RADAR TULUNGAGUNG - Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan di ajang Moto3 2026 setelah tampil impresif bersama Honda Team Asia. Pembalap muda asal Gunungkidul itu disebut mulai menarik perhatian tim-tim besar Eropa usai performa konsistennya di enam seri awal musim, termasuk aksi comeback dramatis di GP Catalunya.
Nama Veda Ega Pratama kini ramai diperbincangkan setelah dirinya bertengger di posisi lima besar klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin. Catatan tersebut membuat pembalap Indonesia itu unggul atas sejumlah rider yang bahkan sudah meraih kemenangan seri musim ini.
Penampilan Veda di Moto3 2026 juga memunculkan spekulasi terkait ketertarikan pabrikan Eropa seperti KTM dan Aspar Team. Honda Team Asia pun disebut mulai memberi perhatian khusus terhadap perkembangan sang rookie yang tampil mengejutkan di musim debutnya.
Veda Ega Pratama Tampil Konsisten di Moto3 2026
Performa Veda Ega Pratama sepanjang Moto3 2026 dinilai sangat stabil untuk ukuran pembalap debutan. Pada seri GP Catalunya, Veda sukses finis di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari grid ke-20.
Aksi comeback tersebut menjadi perhatian banyak pengamat MotoGP karena Veda mampu menyalip sejumlah pembalap papan atas di lap-lap akhir. Bahkan, ia finis tepat di depan Adrian Fernandez dengan selisih waktu sangat tipis.
Hingga seri keenam Moto3 2026, Veda tercatat mengoleksi 58 poin. Ia sempat finis kelima di Thailand, podium ketiga di Brasil, posisi keenam di Le Mans dan Spanyol, serta kedelapan di Catalunya.
Catatan itu membuat Veda memimpin persaingan rookie of the year dan menjadi tulang punggung Honda Team Asia. Seluruh poin tim sejauh ini berasal dari pembalap Indonesia tersebut, sementara rekan setimnya, Zen Mitani, masih kesulitan menembus zona poin.
“Keluar masuk grup depan tanpa kehilangan konsentrasi menunjukkan kualitas balap Veda sudah sangat matang,” demikian analisis yang ramai dibahas pengamat MotoGP usai GP Catalunya.
Mugello Jadi Sirkuit Favorit Veda Ega Pratama
Sorotan kini tertuju pada Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello yang akan berlangsung pada 29-31 Mei mendatang. Mugello dianggap sebagai salah satu lintasan paling cocok dengan karakter balap Veda Ega Pratama.
Data Red Bull Rookies Cup menunjukkan Veda punya rekam jejak impresif di Mugello. Pada musim 2025 lalu, ia sukses meraih back to back victory dengan top speed mencapai 227,8 km/jam.
Sirkuit sepanjang 5,2 kilometer tersebut dikenal memiliki trek lurus panjang dan tikungan cepat yang mendukung gaya agresif Veda. Banyak pengamat menilai Mugello bisa menjadi peluang terbesar sang rider meraih podium kedua di Moto3 musim ini.
Komentator MotoGP Matteo Guerinoni bahkan menyebut Honda Team Asia harus memberikan setelan motor terbaik agar Veda bisa bersaing di barisan depan.
“Veda punya bakat sebagai rider berbahaya. Kalau tidak dimaksimalkan, tim besar Eropa bisa saja mengambilnya,” ujar Matteo dalam pembahasan Moto3 Italia 2026.
Selain itu, sejumlah rumor menyebut Honda Racing Corporation mulai memberi perhatian lebih terhadap perkembangan Veda Ega Pratama. Meski belum ada konfirmasi resmi, isu mengenai peningkatan performa motor Honda NSF250RW mulai ramai dibicarakan di paddock Moto3.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Fans Jepang Kagum, Popularitas Rider Indonesia Disebut Mulai Kalahkan Pembalap Negeri Sakura
Honda Team Asia Hadapi Tekanan Besar
Meningkatnya performa Veda Ega Pratama juga membuat Honda Team Asia menghadapi tekanan besar. Tim asal Asia tersebut kini dituntut mampu menjaga perkembangan rider Indonesia itu agar tetap kompetitif melawan dominasi pembalap Eropa.
Pada GP Catalunya, sempat muncul kritik terhadap setup motor Honda milik Veda yang dinilai kurang maksimal di sektor akselerasi keluar tikungan. Pengamat MotoGP menyoroti area gearbox dan rasio gigi yang dianggap belum optimal.
Meski demikian, Veda memilih tetap tenang dan fokus memperbaiki performa. Sikap dewasa pembalap berusia 17 tahun itu justru mendapat pujian dari banyak pihak.
Di sisi lain, rumor mengenai ketertarikan KTM terhadap Veda Ega Pratama semakin memperbesar tensi persaingan di Moto3 2026. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia tersebut menjadi incaran serius tim-tim besar Eropa pada musim mendatang.
Kini seluruh perhatian tertuju pada Moto3 Mugello 2026. Sirkuit legendaris Italia itu akan menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Veda Ega Pratama untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di ajang Grand Prix.
Editor : Gita Dwi Nuraini