JAKARTA - Nama Iker Casillas kembali menjadi perbincangan publik dunia pada Oktober 2022. Legenda Real Madrid tersebut sempat membuat heboh setelah mengunggah pernyataan yang mengaku dirinya gay melalui akun Twitter pribadinya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan media internasional dan para penggemar sepak bola. Tidak sedikit yang terkejut karena pengakuan itu datang dari sosok Iker Casillas, mantan kapten Timnas Spanyol yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.
Namun, tidak lama setelah unggahan itu viral, Iker Casillas memberikan klarifikasi. Ia menghapus cuitan tersebut dan menjelaskan bahwa akun Twitter pribadinya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diundang Presiden Prabowo, Ole Romeny Ungkap Pesan Khusus Jelang Lawan Jepang
Cuitan yang Menghebohkan Dunia Sepak Bola
Pada Minggu, 9 Oktober 2022, akun Twitter milik Casillas mengunggah pernyataan yang mengaku dirinya gay dan meminta publik menghormati keputusannya.
Unggahan itu langsung menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari penggemar maupun tokoh sepak bola. Bahkan legenda Barcelona, Carles Puyol, sempat merespons cuitan tersebut dengan komentar yang bernada bercanda.
Namun situasi berubah setelah Casillas menghapus unggahan itu. Ia kemudian menjelaskan bahwa akun media sosialnya telah diretas sehingga pernyataan tersebut bukan berasal darinya.
Klarifikasi itu sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial maupun media massa internasional.
Profil Singkat Iker Casillas
Iker Casillas Fernandez lahir di Mostoles, Spanyol, pada 20 Mei 1981. Mantan penjaga gawang itu memiliki tinggi badan 185 sentimeter dan dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Karier profesionalnya dimulai bersama Real Madrid pada 1999. Casillas kemudian menjadi andalan Los Blancos selama 16 tahun sebelum memutuskan bergabung dengan klub Portugal, Porto, pada 2015.
Di Porto, Casillas tetap menunjukkan kualitasnya sebagai kiper berpengalaman hingga akhirnya pensiun pada 2020 setelah mengalami masalah kesehatan.
Deretan Prestasi Bersama Real Madrid
Karier Casillas di Real Madrid dipenuhi berbagai gelar bergengsi. Selama membela klub ibu kota Spanyol itu, ia berhasil mempersembahkan lima gelar La Liga.
Selain itu, Casillas juga meraih sejumlah trofi penting lainnya seperti Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental.
Keberhasilannya menjaga gawang Real Madrid membuatnya mendapat julukan "Saint Iker". Julukan tersebut diberikan karena refleks cepat dan kemampuan melakukan penyelamatan krusial dalam berbagai pertandingan penting.
Casillas juga tercatat sebagai salah satu pemain yang paling lama mengabdi untuk Real Madrid dan menjadi simbol kesuksesan klub pada era 2000-an.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Bank 2026: Peluang Cuan Emas atau Jebakan Value Trap?
Sukses Bersama Timnas Spanyol
Tidak hanya berjaya di level klub, Casillas juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan Timnas Spanyol.
Sejak level kelompok umur, ia sudah mengoleksi berbagai gelar internasional. Di antaranya Piala Eropa U-15 tahun 1995, Piala Eropa U-17 tahun 1997, Piala Meridian 1999, dan Piala Dunia Junior 1999.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Bank 2026: Peluang Cuan Emas atau Jebakan Value Trap?
Puncak karier internasionalnya terjadi ketika menjadi kapten Spanyol yang menjuarai Euro 2008. Gelar tersebut menjadi awal dominasi La Furia Roja di panggung sepak bola dunia.
Penghargaan Individu yang Mengukuhkan Status Legenda
Sepanjang kariernya, Casillas juga mengoleksi berbagai penghargaan individu bergengsi.
Ia pernah meraih Bravo Award dan beberapa kali masuk UEFA Team of the Year. Namanya juga masuk FIFPro World XI serta mendapatkan penghargaan IFFHS World's Best Goalkeeper.
Berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensinya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia selama lebih dari satu dekade.
Meski sempat terseret kontroversi akibat kasus peretasan akun Twitter pada 2022, reputasi Casillas sebagai legenda Real Madrid dan sepak bola Spanyol tetap tidak tergoyahkan. Hingga kini, namanya masih dikenang sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah menghiasi lapangan hijau.
Editor : Dyah Wulandari