RADAR TULUNGAGUNG- Nama Jay Idzes kembali menjadi perbincangan di Italia setelah dikabarkan masuk dalam radar AC Milan pada bursa transfer Januari 2026. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu disebut sebagai salah satu kandidat yang dipertimbangkan Rossoneri untuk memperkuat sektor pertahanan yang dinilai masih membutuhkan tambahan amunisi pada paruh kedua musim 2025/2026.
Rumor mengenai ketertarikan AC Milan terhadap Jay Idzes muncul di tengah kebutuhan mendesak klub tersebut untuk menambah kedalaman skuad. Padatnya jadwal di Serie A, kompetisi Eropa, dan turnamen domestik membuat manajemen Milan mulai mencari sosok bek yang siap memberikan kontribusi instan.
Jay Idzes menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian karena performa konsistennya bersama Sassuolo. Bek berusia 25 tahun itu dinilai memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan sepak bola modern, terutama dalam membangun serangan dari lini belakang dan menjaga stabilitas pertahanan.
AC Milan Butuh Bek Baru untuk Hadapi Paruh Kedua Musim
Musim 2025/2026 menjadi tantangan besar bagi AC Milan. Cedera pemain dan ketatnya persaingan di berbagai kompetisi membuat kedalaman skuad menjadi perhatian utama manajemen klub.
Lini belakang menjadi salah satu sektor yang paling mendapat sorotan. Dengan jumlah bek tengah yang terbatas, Milan dinilai membutuhkan tambahan pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang musim.
Situasi tersebut membuat Rossoneri mulai menyusun daftar pemain incaran untuk bursa transfer Januari 2026. Fokus mereka bukan sekadar mencari nama besar, melainkan pemain yang mampu beradaptasi dengan cepat dan memahami tuntutan taktik di Serie A.
Dalam konteks itulah nama Jay Idzes mulai muncul. Bek yang saat ini membela Sassuolo tersebut dianggap memiliki pengalaman bermain di kompetisi Italia serta memahami karakter permainan yang dibutuhkan klub-klub papan atas Serie A.
Jay Idzes Dinilai Punya Profil Ideal untuk Rossoneri
Performa Jay Idzes sejak bergabung dengan Sassuolo terus menunjukkan perkembangan positif. Didatangkan dari Venezia pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro, nilai dan reputasinya kini terus meningkat.
Bek bertinggi 190 sentimeter itu dikenal kuat dalam duel udara, memiliki kemampuan membaca permainan yang baik, serta tenang saat berada di bawah tekanan lawan. Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek yang sangat dihargai dalam sepak bola modern.
Selain itu, Jay Idzes juga memiliki fleksibilitas bermain dalam berbagai skema pertahanan. Ia mampu tampil baik dalam formasi empat bek maupun tiga bek, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan klub-klub elite Eropa.
Di Sassuolo, Idzes tidak hanya berperan sebagai pemain inti, tetapi juga menjadi sosok penting yang menjaga keseimbangan lini belakang. Kepemimpinannya sebagai kapten Timnas Indonesia turut menjadi nilai tambah yang memperkuat daya tariknya di mata klub peminat.
Laporan dari Italia bahkan menyebutkan bahwa komunikasi awal antara pihak AC Milan dan perwakilan Jay Idzes telah terjalin. Meski belum ada pendekatan resmi kepada Sassuolo, langkah tersebut sering kali menjadi sinyal awal ketertarikan serius dalam proses transfer pemain.
Persaingan Ketat dengan Gomez, Kim Min-jae hingga Thiago Silva
Meski nama Jay Idzes masuk dalam daftar incaran, AC Milan tetap memiliki sejumlah opsi lain untuk memperkuat pertahanan mereka.
Bek Liverpool, Joe Gomez, disebut sebagai salah satu kandidat berpengalaman yang dapat memberikan solusi instan. Pengalamannya bermain di Premier League dan Liga Champions menjadi nilai jual utama.
Selain Gomez, ada pula nama Mario Gila yang tampil konsisten bersama Lazio. Bek muda asal Spanyol itu dianggap cocok untuk proyek jangka menengah Milan karena masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Pilihan lain yang lebih ambisius adalah Kim Min-jae. Bek asal Korea Selatan yang kini bermain untuk Bayern Munchen tersebut sudah terbukti kualitasnya di Serie A bersama Napoli. Namun, harga transfer yang tinggi menjadi kendala utama.
Sementara itu, nama Thiago Silva juga sempat muncul sebagai opsi berpengalaman. Mantan bek AC Milan itu dinilai masih memiliki kualitas meski usianya tidak lagi muda.
Di tengah persaingan nama-nama besar tersebut, Jay Idzes menawarkan kombinasi menarik antara usia produktif, pengalaman Serie A, kualitas teknis, serta nilai investasi jangka panjang. Jika akhirnya AC Milan benar-benar bergerak untuk merekrutnya, transfer tersebut berpotensi menjadi salah satu langkah terbesar dalam karier kapten Timnas Indonesia sekaligus membuka babak baru bagi representasi pemain Indonesia di level tertinggi sepak bola Eropa.
Editor : Cholifatun Nisak