RADAR TULUNGAGUNG- Masa depan Jay Idzes di Sassuolo kembali menjadi sorotan setelah CEO klub, Giovanni Carnevali, mengungkap filosofi bisnis yang selama ini dijalankan tim berjuluk Neroverdi tersebut. Pernyataan itu memunculkan spekulasi bahwa Jay Idzes berpeluang menjadi pemain berikutnya yang dijual ke klub besar setelah tampil impresif sepanjang musim Serie A 2025/2026.
Jay Idzes menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam skuad Sassuolo musim ini. Kapten Timnas Indonesia tersebut tidak hanya mampu mengamankan posisi utama di lini belakang, tetapi juga menjelma sebagai pemain yang paling dipercaya oleh tim pelatih sepanjang kompetisi.
Performa konsisten yang ditunjukkan Jay Idzes membuat namanya mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Italia. Situasi tersebut semakin menarik setelah manajemen Sassuolo secara terbuka mengakui bahwa salah satu tujuan klub adalah mengembangkan pemain dan mengantarkan mereka menuju level yang lebih tinggi.
CEO Sassuolo Buka Peluang Lepas Pemain ke Klub Besar
Sassuolo kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu klub pengembang talenta terbaik di Italia. Selain sukses bertahan di Serie A, klub tersebut juga dikenal mampu mencetak pemain berkualitas yang kemudian direkrut oleh tim-tim besar dengan nilai transfer tinggi.
CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, secara terbuka menyatakan bahwa filosofi klub memang berorientasi pada pengembangan pemain. Menurutnya, Sassuolo ingin terus menjadi tempat berkembang bagi talenta-talenta potensial sebelum mereka melangkah ke klub yang lebih besar.
Pernyataan tersebut muncul setelah Sassuolo menutup musim Serie A 2025/2026 dengan hasil yang cukup positif. Sebagai tim promosi, mereka berhasil mengakhiri kompetisi di papan tengah klasemen dan menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang musim.
"Kami ingin mengantar pemain-pemain terbaik menuju klub besar setiap tahun," demikian pesan yang disampaikan Carnevali kepada media Italia.
Pernyataan itu langsung memunculkan spekulasi mengenai pemain-pemain yang berpotensi dilepas pada bursa transfer mendatang, termasuk Jay Idzes yang menjadi salah satu aset paling berharga milik klub saat ini.
Jay Idzes Jadi Pemain Paling Dipercaya di Sassuolo
Jika melihat kontribusi sepanjang musim, Jay Idzes menjadi kandidat terkuat untuk mengikuti jejak sejumlah pemain Sassuolo yang sukses menembus klub-klub elite Italia.
Didatangkan dari Venezia pada awal musim, bek berusia 25 tahun itu langsung mengamankan tempat utama di jantung pertahanan. Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan segera menjadi pilar penting dalam sistem permainan tim.
Statistik menunjukkan betapa besar peran Jay Idzes bagi Sassuolo. Sepanjang musim Serie A 2025/2026, ia tampil dalam 35 pertandingan dengan total 3.064 menit bermain. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh pemain Sassuolo lainnya.
Sebagai perbandingan, bek muda Tarik Muharemovic yang juga tampil impresif mencatatkan 33 pertandingan dengan total 2.925 menit bermain. Data tersebut menegaskan bahwa Jay Idzes merupakan pemain yang paling diandalkan oleh pelatih dalam menjaga stabilitas lini belakang.
Kombinasi antara Idzes dan Muharemovic bahkan dianggap sebagai salah satu kekuatan utama Sassuolo musim ini. Keduanya mampu menghadirkan keseimbangan dalam bertahan sekaligus membantu proses pembangunan serangan dari lini belakang.
Statistik Buktikan Pengaruh Besar Jay Idzes di Serie A
Peran Jay Idzes tidak hanya terlihat dari jumlah pertandingan yang dimainkan. Statistik hasil pertandingan juga menunjukkan pengaruh besar sang pemain terhadap performa tim.
Saat Jay Idzes tampil, Sassuolo mampu meraih 14 kemenangan dan sejumlah hasil positif lainnya yang membantu klub mengamankan posisi di papan tengah Serie A. Yang lebih menarik, Sassuolo hanya kehilangan sang bek dalam tiga pertandingan sepanjang musim.
Ketiga laga tersebut berakhir dengan kekalahan bagi Neroverdi. Fakta itu memperlihatkan betapa pentingnya kehadiran Jay Idzes dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Media lokal Italia bahkan memasukkan nama Jay Idzes ke dalam daftar pemain dengan performa terbaik Sassuolo musim ini. Penilaian tersebut semakin memperkuat anggapan bahwa bek Timnas Indonesia itu telah berkembang menjadi salah satu pemain bertahan yang diperhitungkan di Serie A.
Meski saat ini sedang menjalani pemulihan cedera tumit yang didapat pada laga terakhir musim melawan Parma, kondisi tersebut dilaporkan tidak mengarah pada cedera serius jangka panjang. Dengan usia yang masih berada dalam masa emas seorang bek tengah serta performa yang terus meningkat, peluang Jay Idzes untuk melangkah ke klub yang lebih besar pada musim depan terbuka sangat lebar.
Jika mengikuti pola bisnis Sassuolo selama bertahun-tahun, musim panas 2026 bisa menjadi awal dari babak baru dalam perjalanan karier Jay Idzes di sepak bola Italia.
Editor : Cholifatun Nisak