Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dramatis! Srikandi Voli Indonesia Takluk di Tangan Vietnam dalam Pertarungan Lima Set yang Menguras Emosi

Cholifatun Nisak • Senin, 15 Juni 2026 | 16:19 WIB
Timnas voli putri Indonesia takluk 2-3 dari Vietnam dalam laga dramatis 5 set di Candon. Sempat kejar poin hingga 13-13, Srikandi voli tetap tampil heroik.
Timnas voli putri Indonesia takluk 2-3 dari Vietnam dalam laga dramatis 5 set di Candon. Sempat kejar poin hingga 13-13, Srikandi voli tetap tampil heroik.

 

RADAR TULUNGAGUNG– Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim nasional voli putri Indonesia dalam laga krusial menghadapi Vietnam di Candon City, Filipina. Dalam pertarungan yang berlangsung sengit hingga set kelima, skuad Merah Putih akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor tipis setelah melalui laga yang menguras emosi dan fisik.

Pertandingan ini benar-benar menjadi ujian mental bagi anak asuh pelatih Marco Sugiama. Memasuki set kelima, tensi di dalam arena melonjak drastis. Jual beli serangan terjadi sejak bola pertama diservis. Vietnam sempat mencuri momentum di awal set dan unggul jauh hingga 8-3 saat perpindahan sisi lapangan. Keputusan wasit yang sempat memicu perdebatan melalui challenge berkali-kali menambah ketegangan di lapangan.

Baca Juga: Sahabat Dekat Megawati, Yum Hye-seon Bakal Gelar Jumpa Fans di Surabaya, Tiket Eksklusif Mulai Diserbu!

Sempat Bangkit, Namun Vietnam Lebih Unggul

Meski sempat tertinggal cukup jauh, mentalitas pantang menyerah ditunjukkan oleh para pemain Indonesia. Perlahan tapi pasti, Indonesia mulai mengejar ketertinggalan melalui aksi heroik Ersandra Devaga dan Medioku. Keberhasilan memperkecil kedudukan menjadi 10-6 memaksa pelatih Vietnam mengambil timeout untuk meredam laju poin Indonesia.

Tekanan dari supporter Merah Putih di tribun seakan menjadi bahan bakar tambahan. Indonesia terus menekan hingga berhasil memangkas jarak menjadi hanya berselisih satu poin. Puncaknya, skor sempat imbang 13-13. Suasana stadion Candon mendadak hening sebelum gemuruh sorak sorai pendukung kembali pecah. Sayangnya, ketenangan Vietnam di poin-poin krusial menjadi pembeda. Tim lawan berhasil mencetak dua poin penentu yang menutup perlawanan Indonesia dengan skor akhir tipis untuk kemenangan Vietnam.

Pelajaran Berharga untuk Masa Depan

Kekalahan ini tentu menjadi pil pahit bagi seluruh tim dan pendukung. Namun, melihat bagaimana Indonesia mampu bangkit dari ketertinggalan dan memaksa Vietnam bekerja keras hingga poin terakhir, ada optimisme besar yang tersisa.

"Kita memang kalah, tapi daya juang para pemain hingga set kelima menunjukkan progres yang sangat baik," ujar pengamat voli. Penampilan ciamik dari pemain-pemain seperti Chelsea Berliana, Medioku, dan kepemimpinan kapten Disha Amalia membuktikan bahwa tim voli putri Indonesia kini sudah berada di level kompetitif yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Setelah laga berakhir, panitia memberikan apresiasi kepada kedua tim atas tontonan berkelas dunia yang disuguhkan. Meskipun gagal meraih kemenangan, para pemain tetap mendapatkan sambutan hangat dari para pendukung di fan zone yang disediakan di lobi utama stadion.

Perjuangan di Candon City ini telah berakhir, namun perjalanan panjang regenerasi voli putri Indonesia baru saja dimulai. Kekalahan dari Vietnam ini menjadi pelajaran berharga untuk membenahi detail-detail kecil—terutama dalam konsistensi di poin-poin penentuan—sebelum menatap turnamen-turnamen internasional berikutnya.

Baca Juga: Tantangan Baru Srikandi Voli Indonesia di AVC Nations Cup 2026: Tanpa Megawati, Saatnya Pemain Muda Unjuk Gigi

Editor : Cholifatun Nisak
#AVC Nations Cup 2026 #Candon City #indonesia vs vietnam #Timnas Voli Putri #voli indonesia