TULUNGAGUNG – Persib Bandung vs Persebaya Surabaya menjadi laga yang paling dinantikan pada partai final Piala Presiden 2026. Duel dua tim besar Liga Indonesia tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dengan menghadirkan tensi tinggi sejak sebelum peluit kick-off dibunyikan.
Pada laga puncak ini, Persib Bandung vs Persebaya Surabaya tak hanya menyuguhkan pertarungan memperebutkan trofi, tetapi juga adu strategi antara pelatih Igor Tolic dan Bernardo Tavares. Kedua tim sama-sama mempertahankan formasi andalan 4-3-3 dengan sejumlah keputusan menarik dalam susunan pemain.
Sejak pengumuman starting line-up, Persib Bandung vs Persebaya Surabaya sudah memancing perhatian publik. Persib memilih mempertahankan komposisi yang sukses menyingkirkan Persija Jakarta di semifinal, sedangkan Persebaya melakukan tiga perubahan penting untuk menghadapi kekuatan Maung Bandung.
Persib Pertahankan Komposisi Terbaik
Pelatih Igor Tolic tidak melakukan perubahan berarti dibandingkan pertandingan semifinal. Seluruh lini, mulai dari pertahanan hingga penyerangan, tetap diisi pemain yang sama.
Keputusan tersebut menunjukkan kepercayaan penuh terhadap performa skuad yang sebelumnya mampu mengalahkan Persija. Formasi 4-3-3 tetap menjadi andalan dengan keseimbangan antara lini belakang, tengah, dan depan.
Adam Alis kembali dipercaya mengenakan ban kapten Persib Bandung. Gelandang berpengalaman itu diharapkan menjadi motor permainan sekaligus menjaga ritme serangan tim.
Selain Adam Alis, pemain asal Jepang, Notsuda, kembali mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama. Kehadirannya dinilai memberi warna baru di lini tengah Persib berkat performa impresif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di sektor depan, Luka Menalo kembali dipercaya mengisi sisi sayap kanan untuk memberikan kecepatan sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekannya dalam membangun serangan.
Bernardo Tavares Lakukan Tiga Perubahan
Berbeda dengan Persib, Persebaya Surabaya melakukan tiga perubahan dalam susunan pemain.
Baca Juga: TPG Juli dan Agustus 2026 Cair Bersamaan? Ini Penjelasan Terbaru soal SKTP, SP2D, dan Info GTK Guru
Di lini pertahanan, Walber langsung dimainkan sejak awal untuk berduet bersama Yuran. Perubahan ini membuat Risto harus bergeser ke lini tengah.
Risto kemudian dipasangkan dengan Rahmat Irianto sebagai duet gelandang bertahan. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi Bernardo Tavares untuk memperkuat area tengah sekaligus meredam transisi cepat yang menjadi salah satu kekuatan Persib Bandung.
Rivera juga dipercaya tampil sebagai starter menggantikan Diogo Ramos. Pemain tersebut diproyeksikan menjadi kreator serangan utama Persebaya sepanjang pertandingan.
Sementara di lini depan, Ramadan Sananta mendapatkan kesempatan sejak menit pertama. Penyerang Timnas Indonesia itu dipilih menggantikan Yanma Mabela dan akan didampingi Miguel serta Malik Rizal dalam skema tiga penyerang.
Antisipasi Serangan Persib Jadi Fokus
Perubahan komposisi pemain Persebaya diyakini bukan tanpa alasan. Bernardo Tavares tampaknya ingin memperkuat area half-space agar lebih rapat saat menghadapi pola permainan cepat Persib Bandung.
Dengan menempatkan Risto lebih ke depan, Persebaya berharap mampu memutus aliran bola yang dibangun Adam Alis bersama para gelandang Persib.
Meski demikian, skema permainan masih bisa berubah ketika pertandingan berlangsung. Tidak menutup kemungkinan Persebaya beralih menggunakan formasi tiga bek tengah apabila mendapat tekanan bertubi-tubi dari Persib.
Di sisi lain, Persib tetap mengandalkan duet Gabriel Bortombo dan Patricio Matricardi di lini pertahanan. Sementara Teja Paku Alam kembali dipercaya menjaga gawang Maung Bandung pada laga final tersebut.
Final Sarat Adu Taktik
Partai final Piala Presiden 2026 diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama datang dengan modal performa positif.
Persib Bandung memiliki kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Persija Jakarta di semifinal tanpa mengubah komposisi pemain. Sebaliknya, Persebaya memilih melakukan penyegaran demi mencari keseimbangan permainan.
Pertarungan lini tengah menjadi salah satu kunci pertandingan. Persib mengandalkan kreativitas Adam Alis, Balsa Sekulic, dan Luka Menalo dalam membangun serangan, sedangkan Persebaya berharap Rivera, Rahmat Irianto, dan Risto mampu mengontrol tempo permainan.
Setelah seluruh pemain memasuki lapangan dan proses coin toss selesai dilakukan oleh wasit Rio Permana Putra bersama perangkat pertandingan, laga final Piala Presiden 2026 akhirnya resmi dimulai. Kick-off babak pertama pun menjadi penanda dimulainya duel sengit antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya untuk memperebutkan gelar juara turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Editor : Maylanni Diana Fitri