Veda Ega Pratama Melesat di Moto3 Inggris 2026, Finis P9 dan Tinggalkan Hakim Danish di Klasemen Rookie

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Inggris 2026 setelah start dari posisi 15. Raihan ini membuatnya semakin unggul atas Hakim Danish di klasemen rookie.(pinterest)
Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Inggris 2026 setelah start dari posisi 15. Raihan ini membuatnya semakin unggul atas Hakim Danish di klasemen rookie.(pinterest)

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian di ajang Moto3 World Championship 2026. Pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sukses finis di posisi kesembilan pada seri Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone setelah melakukan comeback impresif dari posisi start ke-15.

Hasil tersebut membuat Veda Ega Pratama semakin kokoh dalam persaingan Rookie of the Year Moto3 2026. Tambahan tujuh poin dari Silverstone mengantarkannya mengoleksi 97 poin dan bertahan di peringkat keenam klasemen sementara dunia.

Penampilan Veda Ega Pratama semakin terasa spesial karena rival utamanya dari Malaysia, Hakim Danish, gagal meraih poin setelah mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung. Kondisi ini membuat jarak poin keduanya semakin melebar dalam perebutan gelar rookie terbaik musim ini.

Start dari P15, Veda Tembus Top 10

Balapan di Silverstone bukanlah tugas mudah bagi Veda. Memulai lomba dari posisi ke-15, pembalap Honda Team Asia itu langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam.

Baca Juga: Gaji Pensiunan Juni 2026 Cair 1 Juni, Ini Tabel Nominal Golongan 1 hingga 4

Dalam beberapa lap awal, Veda mampu menyalip sejumlah pembalap dan menembus posisi 10 besar. Bahkan, ia sempat berada di posisi ketujuh ketika persaingan berlangsung sangat ketat.

Namun sejumlah insiden yang terjadi di grup depan membuat ritme balapnya terganggu. Veda sempat turun ke posisi ke-13 sebelum akhirnya bangkit kembali pada lap-lap terakhir.

Dengan manajemen ban yang baik dan strategi balap yang matang, Veda berhasil mengamankan posisi kesembilan saat menyentuh garis finis.

Hakim Danish Gagal Raih Poin

Keberhasilan Veda semakin terasa manis karena pesaing utamanya, Hakim Danish, harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat kecelakaan.

Baca Juga: Gaji Pensiunan Juni 2026 Cair 1 Juni, Ini Tabel Nominal Golongan 1 hingga 4

Tidak hanya Danish, rival rookie lainnya, Brian Uriarte, juga gagal meraih hasil maksimal setelah terjatuh pada lap terakhir. Situasi tersebut memberikan keuntungan besar bagi Veda dalam perburuan gelar Rookie of the Year.

Saat ini Brian Uriarte masih memimpin klasemen rookie dengan 127 poin. Namun Veda terus menempel di posisi kedua dengan 97 poin, sementara Hakim Danish turun ke posisi ketiga dengan 86 poin.

Pujian dari Honda Team Asia

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa anak asuhnya tersebut.

Menurut Aoyama, Veda mampu menunjukkan mental bertarung yang luar biasa meski harus menghadapi berbagai kendala selama balapan.

Ia menilai pembalap berusia 17 tahun itu tidak pernah menyerah meski sempat kehilangan kontak dengan rombongan depan akibat insiden yang terjadi di lintasan.

Aoyama juga mengakui bahwa paket motor yang dimiliki Honda Team Asia saat ini belum mampu bersaing secara maksimal dengan tim-tim papan atas seperti KTM maupun Aspar.

Konsistensi Veda Jadi Sorotan

Penampilan Veda sepanjang musim 2026 mendapat perhatian dari berbagai pihak. Selain dua podium yang diraih di Brasil dan Prancis, pembalap Indonesia itu juga mencatat tingkat konsistensi yang sangat tinggi.

Dari 12 seri yang sudah berlangsung, Veda berhasil mencetak poin pada sembilan balapan atau sekitar 75 persen dari total seri yang dijalani.

Catatan tersebut menjadi salah satu yang terbaik di antara para rookie musim ini. Bahkan sejumlah pengamat MotoGP menilai potensi Veda masih bisa berkembang lebih jauh jika mendapatkan paket motor yang lebih kompetitif.

Dekati Target 100 Poin

Tambahan tujuh poin dari Silverstone membuat Veda kini mengoleksi 97 poin. Artinya, ia hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk menembus angka 100 poin pada musim debutnya di Moto3 World Championship.

Kesempatan itu terbuka lebar pada seri berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 28-30 Agustus 2026.

Aragon bukan trek asing bagi Veda karena sebelumnya ia sudah beberapa kali tampil di sana saat mengikuti Red Bull Rookies Cup.

Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali meraih hasil besar di Aragon sangat terbuka.

Jika mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia itu akan menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar Rookie of the Year Moto3 2026.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Veda Ega Pratama Honda Team Asia Hakim Danish rookie of the year Moto3 2026 Moto3 Inggris 2026