Megawati Hangestri Bikin Eks Hyundai Terkejut, Spike Disebut Lebih Tinggi dan Diprediksi Jadi Ancaman

Brilian Syifa Almasih • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Megawati Hangestri mulai mencuri perhatian di Hyundai Hill State. Mantan pemain Hyundai, Kari Geisberger, bahkan mengaku terkejut melihat tinggi titik pukulan spike Megawati saat latihan. Kini, Mega bersiap menjadi salah satu senjata utama Hyundai Hill State menghadapi musim baru Liga Voli Korea 2026/2027.
Megawati Hangestri mulai mencuri perhatian di Hyundai Hill State. Mantan pemain Hyundai, Kari Geisberger, bahkan mengaku terkejut melihat tinggi titik pukulan spike Megawati saat latihan. Kini, Mega bersiap menjadi salah satu senjata utama Hyundai Hill State menghadapi musim baru Liga Voli Korea 2026/2027.

JAKARTA - Megawati Hangestri membuat mantan pemain Hyundai Hill State, Kari Geisberger, terkejut setelah melihat langsung kemampuan spike pemain Indonesia tersebut dalam sesi latihan. Geisberger menilai titik pukul Megawati sangat tinggi dan memprediksi Hyundai bisa mengalahkan Wonder Dogs dengan skor 3-1.

Megawati Hangestri menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan menjelang Liga Voli Korea 2026–2027. Kehadirannya di Hyundai Hill State diharapkan menambah kekuatan serangan tim asuhan Kang Sung Hyung dalam persaingan memperebutkan gelar juara.

Penampilan Megawati Hangestri juga membuat Geisberger penasaran. Mantan pemain Hyundai tersebut mengaku baru menyadari betapa tingginya titik pukul Megawati setelah melihatnya berlatih secara langsung bersama klub barunya.

Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Segini, Taspen Bantah Kabar Kenaikan dan Rapelan

Geisberger mengaku tidak menyangka kemampuan lompatan Megawati bisa menghasilkan titik pukul yang begitu tinggi. Menurutnya, kombinasi lompatan, timing, dan kekuatan pukulan menjadi keunggulan pemain asal Indonesia tersebut.

"Jujur saja saya tidak menyangka. Saya melihat lompatan Megawati dan merasa titik pukulannya lebih tinggi daripada saya," ujar Geisberger dalam pernyataan yang dikutip dalam transkrip.

Menurut Geisberger, kemampuan tersebut akan menjadi tantangan bagi middle blocker lawan. Pemain yang bertugas menghadang serangan dari tengah harus memiliki kesiapan tinggi ketika menghadapi spike Megawati.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Masuk Perpres, Benarkah Segera Cair? Ini Penjelasan Pemerintah

Ia bahkan mengaku ingin mempelajari teknik Megawati dalam mendapatkan timing lompatan yang tepat. Geisberger menilai akurasi waktu lompatan menjadi salah satu faktor yang membuat serangan Megawati sulit dihentikan.

Geisberger juga memberikan prediksi mengenai pertandingan Hyundai Hill State kontra Wonder Dogs. Ia menjagokan Hyundai dan memperkirakan tim tersebut menang dengan skor 3-1.

"Megawati adalah pemain Asia yang cerdas dan mempunyai fisik yang lebih kuat daripada saya," tutur Geisberger seperti disebut dalam transkrip.

Baca Juga: Taspen Layani 9 Juta Peserta, Klaim Pensiun Makin Digital dan Ada 4 Tantangan Besar

Geisberger sebelumnya harus meninggalkan Hyundai Hill State setelah mengalami masalah pada lutut. Ia disebut menjalani perawatan rehabilitasi akibat kondisi patela sebelum akhirnya melanjutkan karier ke Amerika Serikat.

Kepergiannya membuat Geisberger tidak sempat merasakan bermain satu tim dengan Megawati. Padahal, ia mengaku penasaran dengan pengalaman berada di lapangan bersama pemain Indonesia tersebut.

"Kalau saya tahu Megawati akan datang ke Hyundai, mungkin saya akan ingin bertahan lebih lama," kata Geisberger.

Baca Juga: Taspen Layani 9 Juta Peserta, Klaim Pensiun Makin Digital dan Ada 4 Tantangan Besar

Ia juga mengaku sering melihat sambutan penggemar Korea terhadap Megawati. Menurutnya, atmosfer yang tercipta ketika Megawati hadir menjadi sesuatu yang ingin ia rasakan secara langsung.

Meski demikian, Geisberger kini hanya dapat mengikuti perkembangan Megawati dari luar tim. Prediksinya menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kekuatan baru Hyundai Hill State menjelang kompetisi musim 2026–2027.

Selain kemampuan teknis, kondisi fisik Megawati menjadi perhatian menjelang debutnya bersama Hyundai Hill State. Sebelumnya sempat muncul pembahasan mengenai kemungkinan pemain Indonesia itu menjalani operasi lutut.

Baca Juga: Gaji Pensiunan Agustus 2026: 5 Golongan Ini Disebut Terima Nominal Terbesar

Pelatih Kang Sung Hyung kemudian memberikan kabar positif setelah bertemu dan melihat kondisi Megawati secara langsung. Ia menyatakan tidak menemukan masalah besar yang mengharuskan Megawati menjalani tindakan tersebut.

"Saya sudah bertemu langsung dengan Mega dan tidak melihat ada masalah besar pada kondisi fisiknya," ujar Kang Sung Hyung seperti disebut dalam transkrip.

Setelah kondisi fisiknya dinilai baik, Megawati kini fokus menjalani persiapan dan membangun chemistry dengan rekan-rekan setim. Adaptasi tersebut menjadi penting karena ia diproyeksikan sebagai salah satu opsi utama Hyundai di sektor serangan.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 Belum Ada, Taspen Ungkap Fakta Rapelan

Megawati sendiri menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak dapat bergantung pada satu pemain. "Bola voli bukan olahraga individu. Jika seluruh tim bermain baik, kami bisa menang," ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan fokus Megawati terhadap kerja sama tim. Pengalamannya selama dua musim di Liga Voli Korea bersama Red Sparks menjadi modal untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Hyundai Hill State memasang target tinggi pada musim 2026–2027. Dengan kondisi fisik yang dinilai baik dan proses chemistry yang terus dibangun, Megawati kini bersiap membuktikan apakah dirinya benar-benar mampu menjadi salah satu senjata utama Hyundai dalam perburuan gelar.

Editor : Brilian Syifa Almasih
Spike Megawati Hyundai Hill State Liga Voli Korea 2026–2027 Kari Geisberger Megawati Hangestri