JAKARTA - Rodri ke Barcelona menjadi kabar besar bagi Blaugrana pada bursa transfer musim panas 2026. Gelandang asal Spanyol itu disebut akan bergabung dengan biaya transfer mencapai 76,5 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.
Kepindahan Rodri ke Barcelona terdiri atas 60 juta euro sebagai dana yang dijamin. Nilainya bisa bertambah 10-15 juta euro melalui bonus dan klausul variabel. Rodri juga disebut akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun.
Kedatangan Rodri ke Barcelona bukan sekadar transfer biasa. Blaugrana melihat pemain 30 tahun tersebut sebagai bagian penting dari proyek Hansi Flick untuk mempertahankan dominasi di sepak bola Spanyol dan bersaing di level Eropa.
Rodri Langsung Diproyeksikan Jadi Starter
Barcelona tidak ingin memberikan waktu adaptasi panjang kepada Rodri. Pengalaman sang gelandang bersama Manchester City dan timnas Spanyol membuatnya dianggap sudah memahami sepak bola modern yang mengandalkan penguasaan bola serta tekanan tinggi.
Rodri juga pernah bekerja dalam sistem Pep Guardiola di Manchester City. Gaya tersebut dinilai memiliki sejumlah kemiripan dengan filosofi permainan Barcelona di bawah Flick.
Meski begitu, ada satu pertanyaan besar mengenai kemampuan Rodri. Ia harus beradaptasi dengan garis pertahanan tinggi yang diterapkan Flick.
Barcelona kerap bermain dengan risiko besar ketika mempertahankan garis pertahanan jauh dari gawang. Kesalahan kecil dapat membuat lawan mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik.
Namun, kemampuan Rodri membaca permainan menjadi modal penting. Ia dikenal mampu mendeteksi ancaman lebih awal dan mengambil posisi sebelum bahaya berkembang.
Barcelona bahkan berencana memperkenalkan Rodri kepada suporter dalam agenda di Camp Nou pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi simbol ambisi baru Blaugrana.
Rodri Pakai Nomor 16, Fermin Lopez Naik ke 7
Rodri akan mengenakan nomor punggung 16 di Barcelona. Nomor tersebut diberikan setelah Fermin Lopez rela menyerahkannya kepada pemain anyar Blaugrana.
Fermin kemudian menggunakan nomor 7. Pergantian tersebut dianggap cukup masuk akal karena karakter permainannya memang lebih dekat dengan pemain ofensif.
Musim lalu, Fermin mencatat 13 gol dan 17 assist dari 43 pertandingan. Ia juga membantu Barcelona meraih gelar La Liga dan Piala Super Spanyol.
Nomor 16 sendiri memiliki nilai historis bagi Barcelona. Sergio Busquets pernah menggunakan nomor tersebut pada awal kariernya sebelum beralih ke nomor 5.
Rodri juga memiliki hubungan kuat dengan nomor 16. Ia menggunakan nomor tersebut ketika memperkuat Manchester City sejak 2019 dan juga bersama timnas Spanyol.
Sementara itu, nomor 7 Barcelona sebelumnya pernah dikenakan sejumlah nama besar. Di antaranya Pep Guardiola, Luis Figo, Pedro, David Villa, Philippe Coutinho, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, hingga Ferran Torres.
Sergio Busquets Kembali ke Barcelona
Kabar positif lainnya datang dari Sergio Busquets. Legenda Barcelona itu resmi kembali ke klub, tetapi kali ini bukan sebagai pemain.
Busquets bergabung sebagai asisten pelatih Barca Athletic. Ia akan bekerja bersama pelatih Juliano Belletti dan tidak menjadi bagian dari staf Hansi Flick di tim utama.
Kembalinya Busquets dianggap sebagai langkah penting untuk meneruskan DNA sepak bola Barcelona kepada generasi muda. Pengalaman panjangnya di klub menjadi modal berharga dalam proses pengembangan pemain.
Busquets mencatat 722 penampilan untuk Barcelona. Jumlah tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak ketiga dalam sejarah klub.
Selama 15 musim bersama tim utama, Busquets memenangkan 32 trofi. Koleksinya mencakup sembilan gelar La Liga, tujuh Copa del Rey, tujuh Piala Super Spanyol, tiga Liga Champions, tiga Piala Super Eropa, dan tiga Piala Dunia Antarklub.
Setelah meninggalkan Barcelona, Busquets bermain untuk Inter Miami selama dua setengah musim sejak 2023. Kini ia kembali ke klub yang membesarkan namanya untuk memulai perjalanan sebagai pelatih.
Bukan tidak mungkin Busquets suatu hari menangani tim utama Barcelona. Namun, peluang tersebut diperkirakan masih jauh karena Flick masih menjadi bagian penting dari proyek Blaugrana.
Jika perjalanan kepelatihannya berkembang pesat, Busquets bisa lebih dahulu mencari pengalaman di klub lain. Langkah tersebut akan menjadi jalur seperti yang pernah ditempuh Luis Enrique sebelum akhirnya menangani Barcelona.
Dengan kedatangan Rodri, kenaikan status Fermin Lopez, serta kembalinya Busquets, Barcelona memperlihatkan satu hal: regenerasi skuad dan identitas klub berjalan bersamaan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : BARCA MEDIA