Bruno Fernandes Dapat Kontrak Baru Manchester United, Fans Malah Geram

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:05 WIB
Bruno Fernandes dapat kontrak baru Manchester United, tetapi fans justru geram. MU masih butuh bek kiri, gelandang, dan striker pelapis. (Youtube. com)
Bruno Fernandes dapat kontrak baru Manchester United, tetapi fans justru geram. MU masih butuh bek kiri, gelandang, dan striker pelapis. (Youtube. com)

JAKARTA - Bruno Fernandes menjadi pusat perhatian dalam kabar terbaru Manchester United setelah klub dikabarkan sedang menegosiasikan kontrak baru untuk sang kapten. Situasi ini muncul ketika Galatasaray disebut berusaha membujuk Fernandes meninggalkan Old Trafford dengan tawaran gaji fantastis.

Bruno Fernandes memang dianggap tidak dijual Manchester United. Klub bahkan telah menawarkan kontrak baru sejak Mei dan pembicaraan dengan pihak pemain masih berlangsung. Namun, kabar tersebut justru membuat sebagian fans kecewa karena bursa transfer tinggal menyisakan sekitar dua pekan.

Bagi pendukung Manchester United, persoalannya bukan mempertahankan Bruno Fernandes. Sang kapten dianggap pemain penting. Kekecewaan muncul karena klub dinilai terlalu sibuk mengurus kontrak pemain yang sudah dimiliki, sementara tiga kebutuhan utama skuad belum terselesaikan.

Baca Juga: Sejarah Liga Sepak Bola Indonesia dari Era Kolonial hingga Liga 1, Pernah Mati Suri dan Bangkit Lagi!

Galatasaray Siapkan Tawaran Fantastis

Galatasaray dilaporkan berusaha serius mendapatkan Fernandes. Klub Turki itu disebut siap memberikan paket senilai 42,8 juta poundsterling termasuk bonus, yang secara efektif bisa membuat pendapatan Fernandes menjadi sekitar dua kali lipat dari yang diterimanya di Manchester United.

Namun, laporan dari Simon Stone yang dikutip dalam video menyebut Fernandes tidak dijual dengan harga berapa pun. Sumber senior klub juga menegaskan Galatasaray hanya membuang waktu karena Manchester United sudah menentukan sikap.

Situasi ini berbeda dengan musim panas sebelumnya. Ketika itu, Fernandes sempat diberi kebebasan untuk memutuskan apakah akan menerima tawaran besar dari Al Hilal.

Baca Juga: Rio Matsumura Ungkap Gaji Persija Telat, Publik Sepak Bola Terdiam Usai Eks Pemain Macan Kemayoran Pindah ke Bhayangkara FC

Kini, Manchester United ingin memastikan sang kapten bertahan. Karena itu, pembicaraan kontrak baru menjadi salah satu agenda klub menjelang penutupan bursa transfer.

Fans Minta Manchester United Belanja Pemain

Meski mendukung Fernandes, fans Manchester United mempertanyakan prioritas klub. Menurut pembahasan dalam video, Setan Merah masih membutuhkan setidaknya tiga pemain tambahan.

Posisi bek kiri menjadi kebutuhan mendesak. Lini tengah juga dinilai kekurangan pemain dengan kemampuan bertahan, energi, dan daya jelajah. Sementara di lini depan, kebutuhan striker pelapis semakin besar karena Benjamin Sesko disebut belum sepenuhnya siap.

Baca Juga: Puluhan Klub Ikuti Kejurprov Bola Voli U-18 Antar Klub Se-Jawa Timur di Tulungagung

Nama pemain yang menjadi incaran juga belum jelas. Manchester United disebut menginginkan bek kiri, gelandang tengah, dan kemungkinan penyerang nomor sembilan.

Lewis Hall menjadi salah satu nama yang dibicarakan untuk posisi bek kiri. Sementara itu, Kone disebut memiliki profil yang sesuai untuk menambah kekuatan lini tengah.

Masalahnya, Manchester United masih memegang prinsip tidak ingin membayar terlalu mahal. Sikap tersebut menjadi sumber kritik karena harga pemain di pasar transfer telah meningkat.

Baca Juga: Rio Matsumura Ungkap Gaji Persija Telat, Publik Sepak Bola Terdiam Usai Eks Pemain Macan Kemayoran Pindah ke Bhayangkara FC

Perdebatan Soal Harga Pemain

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah harga pemain disebut sebagai gambaran pasar saat ini. Lewis Hall dikaitkan dengan angka sekitar 70 juta poundsterling, sedangkan Alex Scott disebut bernilai sekitar 80 juta poundsterling.

Perdebatan muncul karena Manchester United dianggap terlalu berhati-hati dalam mengeluarkan uang. Padahal, kegagalan merekrut pemain yang dibutuhkan juga bisa membawa kerugian lebih besar apabila tim gagal mendapatkan tiket Liga Champions.

Menurut pandangan yang disampaikan, harga transfer tidak bisa dinilai hanya dari nominal. Usia pemain, durasi kontrak, kebutuhan tim, persaingan dengan klub lain, hingga potensi pendapatan dari Liga Champions juga harus diperhitungkan.

Baca Juga: Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung yang Dituding Bunuh Sepak Bola Indah, Kini Justru Buktikan Mental Baja dan Angkat Piala

Tiga Posisi Jadi Pekerjaan Rumah

Manchester United memasuki musim baru dengan persoalan yang dinilai belum selesai. Luke Shaw masih menjadi opsi di bek kiri, tetapi klub disebut membutuhkan kompetitor atau pengganti yang lebih siap.

Di lini tengah, komposisi pemain juga dianggap belum cukup untuk menghadapi musim panjang dengan banyak pertandingan. Risiko cedera dan kelelahan bisa menjadi masalah jika tidak ada tambahan pemain.

Sementara itu, kebutuhan striker pelapis menjadi semakin penting. Mengandalkan pemain yang bukan penyerang murni dinilai bukan solusi ideal untuk satu musim penuh.

Baca Juga: Sejarah Galatama: Cikal Bakal Liga Indonesia, Lompatan Besar Sepak Bola Modern Tanah Air

Karena itu, kontrak baru Bruno Fernandes seharusnya tidak menjadi akhir aktivitas Manchester United. Fans masih menunggu bukti ambisi klub di bursa transfer sebelum jendela transfer benar-benar ditutup.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : The United Stand
Lewis Hall bursa transfer manchester united bruno fernandes galatasaray