JAKARTA - Brian Uriarte meraih kemenangan dramatis dalam balapan Red Bull Rookies Cup setelah melakukan manuver penentuan di lap terakhir. Pembalap asal Spanyol itu mengalahkan Max Kees, Hakim Danish, dan Valentine Peroni dalam persaingan ketat hingga garis finis.
Brian Uriarte mengawali balapan dari posisi ke-10. Namun, start apik membuatnya langsung merangsek ke rombongan depan dan terlibat dalam perebutan posisi teratas sejak lap-lap awal.
Sementara itu, Veda Ega Pratama juga menunjukkan performa kompetitif. Pembalap Indonesia tersebut sempat bertarung di kelompok depan dan kemudian naik ke posisi keenam.
Balapan berlangsung dalam tempo tinggi. Hakim Danish menjadi salah satu pembalap yang tampil agresif pada fase awal dan sempat memimpin rombongan terdepan.
Baca Juga: Podium Aragon Jadi Bukti Veda Ega Pratama Makin Berbahaya, Dani Pedrosa Ikut Disorot
Di belakangnya, sejumlah pembalap terus bertukar posisi. Alvaro Carpe, Valentine Peroni, Max Kees, Brian Uriarte, serta Veda Pratama menjadi bagian dari persaingan yang sangat rapat.
Brian Uriarte Merangsek dari Posisi Ke-10
Start Brian Uriarte menjadi salah satu sorotan utama. Berangkat dari posisi ke-10, pembalap Spanyol itu langsung memperbaiki posisinya hingga masuk lima besar pada lap pertama.
Komentator balapan bahkan menyoroti start Uriarte yang sangat impresif. Pergerakannya membuat persaingan di grup depan semakin padat.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik Podium di Aragon, Reaksi Dani Pedrosa hingga David Almansa Jadi Sorotan
Kondisi lintasan juga membuat balapan tidak mudah. Para pembalap harus menghadapi perubahan grip serta temperatur lintasan yang turut memengaruhi strategi.
Max Kees, yang merupakan pemenang balapan sebelumnya, juga terus berada dalam persaingan. Ia menunjukkan keunggulan terutama saat memasuki zona pengereman.
Veda Pratama sempat melakukan duel dengan Marco Morelli. Namun, posisi pembalap Indonesia itu kembali berubah setelah persaingan ketat di rombongan tengah.
Memasuki fase akhir, Kees berhasil mengambil alih posisi terdepan. Ia kemudian berusaha mempertahankan keunggulan dari para pembalap yang berada di belakangnya.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026 Lengkap: Jam Tayang Moto3, Klasemen, dan Posisi Veda Ega Pratama
Namun, keunggulan tersebut belum aman. Hakim Danish, Brian Uriarte, Valentine Peroni, dan Alvaro Carpe terus memberikan tekanan.
Manuver Penentu Brian Uriarte
Drama terbesar terjadi pada lap terakhir. Para pembalap di depan tidak lagi menyimpan tenaga karena kemenangan masih terbuka.
Uriarte terus membuntuti Kees. Ia menunggu kesempatan untuk melakukan serangan sebelum memasuki tikungan terakhir.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026 Lengkap: Jam Tayang Moto3, Klasemen, dan Posisi Veda Ega Pratama
Kesempatan itu akhirnya datang. Uriarte melakukan manuver agresif di bagian akhir lintasan dan berhasil melewati Kees.
Komentator menyebut aksi tersebut sebagai manuver yang sangat tepat. Uriarte juga harus memastikan motornya tetap berada di area lintasan agar tidak terkena penalti.
“It's a master stroke from the Spaniard,” ujar komentator saat menyaksikan manuver Uriarte di lap terakhir.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026 Lengkap: Jam Tayang Moto3, Klasemen, dan Posisi Veda Ega Pratama
Uriarte kemudian melintasi garis finis sebagai pemenang. Kees harus puas di posisi kedua, disusul Danish di urutan ketiga dan Peroni di posisi keempat.
Carpe melengkapi lima besar.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Uriarte setelah memulai balapan dari posisi ke-10. Ia mampu memperbaiki beberapa posisi sekaligus menutup lomba sebagai pemenang.
Sementara itu, Veda Pratama finis di posisi keenam. Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia tetap menjadi bagian dari persaingan di rombongan depan setelah sebelumnya beberapa kali terlibat dalam perebutan posisi.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026 Lengkap: Jam Tayang Moto3, Klasemen, dan Posisi Veda Ega Pratama
Balapan juga diwarnai sejumlah insiden. Beberapa pembalap mengalami masalah hingga harus keluar dari persaingan, sementara satu pembalap mendapat long lap penalty pada fase akhir.
Perubahan posisi berlangsung hingga lap terakhir. Faktor pengereman, slipstream, serta keberanian mengambil jalur saat menyalip menjadi pembeda dalam perebutan kemenangan.
Kemenangan Brian Uriarte akhirnya ditentukan dalam hitungan tikungan. Dari posisi ke-10 di grid, ia mampu menutup balapan sebagai pemenang setelah duel sengit dengan Kees.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik Podium di Aragon, Reaksi Dani Pedrosa hingga David Almansa Jadi Sorotan
Bagi Veda Ega Pratama, finis keenam menjadi hasil dari balapan yang penuh persaingan. Ia sempat berada lebih dekat dengan kelompok terdepan sebelum akhirnya menyelesaikan lomba di posisi tersebut.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Bukan Pengawal