SMAN 1 Karangrejo Tulungagung Tampil Perdana di Mini Soccer, Pilih Kejar Pengalaman

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Tim mini 
soccer SMAN 
1 Karangrejo 
mempersiapkan 
diri untuk 
mengikuti 
kompetisi 
perdana dengan 
mengutamakan 
kekompakan 
dan pengalaman.

Tim mini soccer SMAN 1 Karangrejo mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi perdana dengan mengutamakan kekompakan dan pengalaman.

 

TULUNGAGUNG  - SMAN 1 Karangrejo tak memasang target muluk-muluk dalam gelaran Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.

Tampil untuk kali pertama dalam event mini soccer, tim sekolah tersebut memilih bermain lepas sekaligus mengumpulkan pengalaman sebanyak mungkin.

Lapangan mini soccer menjadi ruang baru bagi tim SMAN 1 Karangrejo untuk menguji keberanian dan kekompakan.

Alih-alih membebani pemain dengan target juara, kompetisi ini dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan secara langsung.

Persiapan tetap dilakukan sebaik mungkin sebelum tim turun bertanding. Bagi SMAN 1 Karangrejo, persiapan menjadi bagian penting untuk menyambut pengalaman pertama mereka di ajang mini soccer.

Baca Juga: Persiapan Bahlil Mini Soccer 2026 Zona Tulungagung, Delegate Meeting Digelar 1 September

“Untuk persiapan sudah kami siapkan dengan baik, untuk menyambut event mini soccer yang baru pertama kali kami ikuti,” ujar Randhy Ade Irawan, guru penjasorkes SMAN 1 Karangrejo.

Keikutsertaan dalam Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 tidak semata-mata dilihat dari hasil pertandingan.

Tim SMAN 1 Karangrejo ingin mengetahui sejauh mana kemampuan pemain ketika berhadapan dengan tim lain dalam situasi kompetisi.

Karena menjadi pengalaman perdana, tim memilih tidak memasang target tinggi. Para pemain diarahkan untuk menikmati proses pertandingan sambil membangun mental dan kekompakan.

“Kami tidak menargetkan yang tinggi atau juara. Secara ini event mini soccer pertama kami dan kami berharap mendapatkan pengalaman yang baik,” katanya.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Jatim Diikuti 176 Tim, Total Hadiah Capai Ratusan Juta Rupiah

Sikap tersebut membuat kompetisi menjadi bagian dari proses pembelajaran tim. Setiap pertandingan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan pemain sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Pengalaman bertanding juga memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan sesi latihan. Pemain tidak hanya dituntut memahami permainan, tetapi juga harus mampu menghadapi tekanan dari lawan dan mengambil keputusan dalam waktu cepat.

Randhy menyebut atmosfer pertandingan memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh pemain ketika hanya berlatih. Situasi tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk belajar menghadapi kondisi nyata di lapangan.

“Tekanan dari lawan, situasi pertandingan, hingga tuntutan untuk mengambil keputusan secara cepat menjadi bagian yang tidak selalu bisa didapatkan saat berlatih,” ungkapnya.

Bagi SMAN 1 Karangrejo, pengalaman pertama di event mini soccer diharapkan tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Apa yang didapatkan selama pertandingan bisa menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan tim.

Baca Juga: Cesc Fabregas dan Rahasia di Balik Kebangkitan Como 1907 di Serie A

Evaluasi dapat dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari permainan hingga komunikasi antarpemain. Pertandingan juga menjadi sarana bagi pemain untuk mengetahui hal-hal yang masih perlu diperbaiki ketika menghadapi lawan.

Keikutsertaan perdana tersebut sekaligus menjadi langkah awal SMAN 1 Karangrejo untuk semakin mengenal kompetisi mini soccer.

Tim dapat merasakan langsung dinamika pertandingan dan mengukur kemampuan mereka dalam atmosfer kompetisi.

Hasil akhir tetap menjadi bagian dari sebuah pertandingan. Namun, bagi tim SMAN 1 Karangrejo, pengalaman yang diperoleh menjadi modal penting untuk perkembangan tim ke depan.

Dengan pendekatan tersebut, Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 menjadi kesempatan bagi para pemain untuk belajar tanpa tekanan target juara.

Pengalaman dari setiap pertandingan diharapkan dapat membantu mereka tampil lebih siap ketika kembali mengikuti kompetisi mini soccer lainnya.(bac)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
bahlil mini soccer sman 1 karangrejo mini soccer 2026 randhy ade irawan Karangrejo