
TULUNGAGUNG - SMKN 3 Boyolangu memasang target tinggi dalam Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.
Tak sekadar memenuhi undangan, sekolah tersebut membidik gelar juara dan siap menunjukkan kemampuan terbaik di arena kompetisi.
Ajang mini soccer menjadi kesempatan bagi SMKN 3 Boyolangu untuk mengembangkan potensi siswa sekaligus menguji kemampuan tim dalam pertandingan.
Keikutsertaan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan siswa melalui kegiatan olahraga yang mengedepankan sportivitas, kekompakan, persatuan, dan kerja sama.
Kepala SMKN 3 Boyolangu Syaiful Huda mengatakan, pihak sekolah menyambut baik undangan dari panitia.
Baca Juga: Persiapan Bahlil Mini Soccer 2026 Zona Tulungagung, Delegate Meeting Digelar 1 September
Setelah menerima undangan, koordinasi langsung dilakukan bersama keluarga besar kesiswaan dan tim untuk mempersiapkan keikutsertaan sejak awal.
“Terima kasih atas undangan dan kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 3 Boyolangu. Setelah menerima undangan tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan keluarga besar kesiswaan dan tim untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Insyaallah kami siap memenuhi undangan tersebut,” ujarnya.
Bagi sekolah, kompetisi olahraga tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di luar bidang akademik.
Syaiful menyebut pertandingan dapat memberikan pengalaman bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan sekaligus belajar bekerja dalam sebuah tim.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian yang ditekankan sekolah selama mengikuti kompetisi.
“Keikutsertaan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat, sekaligus mengekspresikan kemampuan mereka di bidang nonakademik. Kami juga menekankan pentingnya sportivitas, kekompakan, persatuan, dan kerja sama dalam tim,” lanjutnya.
Baca Juga: SMAN 1 Karangrejo Tulungagung Tampil Perdana di Mini Soccer, Pilih Kejar Pengalaman
SMKN 3 Boyolangu sendiri memiliki sejumlah kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah siswa mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing.
Tidak hanya cabang olahraga, kegiatan tersebut juga mencakup bidang lainnya.
Untuk olahraga, ekstrakurikuler yang tersedia antara lain bola voli, sepak bola, futsal, dan karate. Sekolah juga memiliki kegiatan air modeling sebagai salah satu wadah pengembangan minat siswa.
Keberadaan berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi.
Dalam Bahlil Mini Soccer 2026, kesempatan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan tim dalam kompetisi.
Meski membawa semangat pembinaan siswa, SMKN 3 Boyolangu tidak ingin sekadar menjadi peserta. Sekolah menetapkan target juara dan menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan bagi pemain untuk memberikan kemampuan maksimal.
Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Jatim Diikuti 176 Tim, Total Hadiah Capai Ratusan Juta Rupiah
Target tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi tim untuk menunjukkan hasil latihan dan kerja sama yang telah dibangun. Para pemain diharapkan mampu tampil optimal sejak pertandingan berlangsung.
“Target kami tentu juara. Sebagai murid, kami ingin memberikan yang terbaik dan meraih juara dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta dapat dipertanggungjawabkan. Harapannya, ini juga bisa menjadi motivasi bagi keluarga besar SMKN 3 Boyolangu,” tegasnya.
Syaiful menegaskan, ambisi meraih prestasi harus tetap berjalan beriringan dengan sikap sportif. Tim dituntut menunjukkan kemampuan yang dimiliki tanpa mengesampingkan nilai-nilai dalam pertandingan.
“Yang utama, kami siap bertanding. Kami akan menunjukkan kemampuan yang dimiliki dengan tetap menjunjung sportivitas. Targetnya jelas, kami ingin juara sekaligus membawa nama baik SMKN 3 Boyolangu,” pungkasnya.
Dengan target tersebut, Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 menjadi panggung bagi tim SMKN 3 Boyolangu untuk menguji kemampuan sekaligus membawa nama sekolah.
Persiapan dan kekompakan tim menjadi modal untuk mengejar hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.(bac)
Editor : Vidya Sajar Fitri