Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak, 16 Tim Zona 3 Berebut Tiket ke Regional Jatim

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:53 WIB
Technical Meeting (TM) Zona 3 digelar Selasa (1/9) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.
Technical Meeting (TM) Zona 3 digelar Selasa (1/9) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.

 

TULUNGAGUNG – Gelaran Bahlil Mini Soccer semakin mendekati puncak.

Kompetisi yang digelar DPD I Partai Golkar Jawa Timur bersama Radar Jawa Pos Group se-Jawa Timur itu kini memasuki tahapan persiapan pertandingan Zona 3.

Zona 3 meliputi Kabupaten Tulungagung, Kota dan Kabupaten Blitar, serta Kabupaten Trenggalek.

Sebanyak 16 tim pelajar dipastikan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Technical Meeting (TM) Zona 3 digelar Selasa (1/9) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jalan MT Haryono, Desa Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jairi Irawan, perwakilan DPD I Partai Golkar Jawa Timur Cici Esti Naluranira, serta perwakilan DPD II Partai Golkar Kabupaten Trenggalek dan Blitar serta jajaran direksi Jawa Pos Radar Tulungagung.

Suasana TM berlangsung meriah. Perwakilan masing-masing tim secara bergantian mengambil bola undian untuk menentukan drawing pertandingan.

Antusiasme peserta juga terasa kuat dengan hadirnya ratusan pelajar dari 16 tim beserta perwakilan supporter.

Technical Meeting (TM) Zona 3 digelar Selasa (1/9) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.
Technical Meeting (TM) Zona 3 digelar Selasa (1/9) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.

Dari Tulungagung, enam tim yang ambil bagian adalah SMAN 1 Karangrejo, SMAN 1 Kauman, SMKN 3 Boyolangu, SMAN 1 Gondang, SMAN 1 Kedungwaru, dan SMKN 1 Tulungagung.

Sementara dari Trenggalek terdapat SMAN 1 Durenan, SMAN 1 Trenggalek, SMAN 2 Trenggalek, dan MAN 1 Trenggalek. Sedangkan Blitar mengirim enam tim, yakni MAN Kota Blitar, SMKN 1 Nglegok, MAN 3 Blitar, SMAN 4 Blitar, SMAN 1 Blitar, dan SMAN 3 Blitar.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jairi Irawan mengatakan, Bahlil Mini Soccer menjadi wadah positif bagi kalangan pelajar untuk menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan kemampuan olahraga.

Menurutnya, banyak pelajar yang setiap hari berlatih sehingga membutuhkan ruang kompetisi untuk mengasah kemampuan yang telah dimiliki.

"Mereka setiap hari berlatih. Setidaknya harus ada event-event tertentu yang bisa mengasah kemampuan mereka. Setelah latihan, tentu harus ada pertandingan," ujarnya.

Jairi menambahkan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada olahraga semata. Partai Golkar ingin menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri.

"Kalau anak-anak muda tidak disibukkan dengan hal-hal positif, dikhawatirkan mereka akan terjerumus pada hal negatif. Karena itu, event seperti ini perlu dilakukan secara intensif," jelasnya.

Menurut Jairi, olahraga yang dikembangkan juga tidak terbatas pada mini soccer.

Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan melalui berbagai cabang olahraga lain, seperti pencak silat maupun olahraga lainnya.

Selain menjadi ruang menyalurkan bakat, kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan Partai Golkar dengan generasi muda.

"Partai Golkar ingin mendekatkan diri kepada konstituen, terutama anak-anak muda. Masa depan partai ini juga ada di tangan anak-anak muda," katanya.

Jairi berharap kegiatan tersebut membuat generasi muda semakin mengenal dan dekat dengan Partai Golkar.

Bahlil Mini Soccer disebut sebagai salah satu langkah awal untuk membangun kedekatan tersebut melalui kegiatan yang positif dan digemari anak muda.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Tulungagung Aris Sudanang mengatakan, kolaborasi dalam Bahlil Mini Soccer menjadi kesempatan untuk memberikan ruang kepada pelajar dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang mini soccer.

Namun, dia menekankan bahwa esensi utama kegiatan tersebut adalah menghadirkan pertandingan yang menyenangkan dan menjunjung tinggi sportivitas.

"Ini fun game. Jangan sampai pertandingan kemudian mencederai semuanya. Ketika kalah, jangan sampai membuat bad mood. Esensinya adalah bagaimana sebuah pertandingan bisa diselenggarakan dengan cara yang sportif," tuturnya.

Aris berharap para peserta tidak hanya mengejar kemenangan.

Jika kemudian menjadi juara, menurutnya, hal tersebut merupakan bonus dari proses kompetisi.

Lebih jauh, Bahlil Mini Soccer diharapkan mampu menjadi ruang interaksi bagi generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media sosial.

"Jangan sampai generasi muda hanya terkotak oleh gadget dan media sosial. Lewat pertandingan fun game mini soccer ini, kami ingin melihat bahwa anak-anak muda juga bisa beraktivitas, berkompetisi, dan berinteraksi secara langsung," ujarnya.

Dia menambahkan, kompetisi tersebut masih akan berlangsung dalam beberapa tahapan.

Para juara dari masing-masing zona nantinya akan dipertemukan dalam kompetisi tingkat regional Jawa Timur.

"Pertandingannya masih panjang. Nanti puncaknya akan diselenggarakan di Surabaya bertepatan dengan HUT Golkar ke-62," terang Aris.

Dari Zona 3, seluruh tim kini bersiap memberikan penampilan terbaik.

Sebanyak 16 tim akan bersaing secara sportif untuk memperebutkan tiket menuju tingkat regional Jawa Timur.

Dengan format kompetisi yang mempertemukan pelajar dari sejumlah daerah, Bahlil Mini Soccer diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarpelajar sekaligus menemukan talenta-talenta muda potensial di Jawa Timur. (sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
bahlil mini soccer mini soccer 2026 golkar