Radar Tulungagung - Persaingan kompetisi bahlil mini soccer di Pulerejo Sport Park, Kecamatan Ngantru, mulai memasuki fase penting. Salah satu peserta, tim SMAN 1 Kauman, berhasil mengamankan tempat di delapan besar dan kini membidik langkah lebih jauh hingga babak final.
Salah satu pemain SMAN 1 Kauman, Daffa Putra Wibowo, mengaku pertandingan yang dijalani tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi awal. Sebelum pertandingan, dirinya berharap lawan (MAN 3 Blitar) yang dijadwalkan bertanding dapat hadir sehingga tim bisa menjalani laga sesuai agenda.
“Sebelumnya saya berharap lawan bisa datang, tetapi ternyata harapan itu tidak sesuai dengan ekspektasi,” ujar Galang.
Meski demikian, situasi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk melanjutkan perjuangan dalam kompetisi. Setelah berhasil masuk delapan besar, Galang dan rekan-rekannya memasang target lebih tinggi.
Menurutnya, pencapaian delapan besar belum menjadi tujuan akhir. Tim SMAN 1 Kauman masih ingin menunjukkan kemampuan terbaik pada pertandingan berikutnya dan berusaha melangkah hingga partai final.
“Setelah berhasil masuk delapan besar, harapan saya tentu bisa terus maju sampai final,” katanya.
Bagi Galang, kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Karena itu, setiap pertandingan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.
Tak hanya menargetkan prestasi di tingkat kompetisi saat ini, Galang juga berharap timnya mampu melanjutkan perjalanan hingga tingkat yang lebih tinggi. Jika mampu menjadi yang terbaik, ia ingin membawa nama SMAN 1 Kauman melangkah ke tingkat provinsi.
“Kalau bisa, kami berharap dapat melaju hingga tingkat provinsi,” pungkasnya.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung