COMO - Como 1907 mendapat kepastian penting menjelang debut di Liga Champions 2026-2027. Stadio Giuseppe Sinigaglia resmi disetujui menjadi stadion kandang klub untuk pertandingan kompetisi Eropa tersebut setelah menjalani renovasi guna memenuhi standar UEFA.
Keputusan ini mengakhiri kekhawatiran Como harus memindahkan laga kandang ke stadion lain. Sebelumnya, keterbatasan waktu renovasi membuat Stadion Mapei milik Sassuolo sempat disebut sebagai opsi untuk menggelar pertandingan kandang Como.
Kini, Como dapat memainkan debut Liga Champions di markas sendiri yang berada di tepi Danau Como. Bagi klub, kepastian tersebut memiliki arti khusus karena Sinigaglia telah menjadi bagian dari perjalanan Como 1907 selama hampir satu abad.
Renovasi dilakukan secara menyeluruh untuk memenuhi persyaratan kompetisi UEFA. Salah satu pekerjaan utama berada di tribun timur atau yang dikenal sebagai Curva Como.
Renovasi Stadion Sinigaglia
Curva Como sebelumnya menggunakan struktur tubular. Bagian tersebut dibongkar dan diganti dengan struktur permanen berbahan beton atau baja terintegrasi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan infrastruktur pertandingan.
Lapangan juga mengalami perubahan. Area bermain diperlebar sekitar 2,5 meter dengan memanfaatkan ruang di depan tribun. Seluruh permukaan lapangan turut diganti sebagai bagian dari pekerjaan renovasi.
Fasilitas untuk media mendapat peningkatan. Como menambah ruang untuk kebutuhan penyiar televisi dan perwakilan media yang bertugas meliput pertandingan.
Pemerintah Kota Como juga menyediakan tambahan ruang seluas 143 meter persegi di gedung terdekat. Area tersebut digunakan untuk studio televisi, zona campuran, serta ruang wawancara setelah pertandingan.
Kebutuhan parkir turut menjadi bagian dari persiapan. Sebanyak 150 tempat khusus bagi VIP dan tamu disediakan dalam radius sekitar 2 kilometer dari stadion, sesuai dengan persyaratan kategori 4 UEFA.
Setelah pembangunan kembali Curva Como, kapasitas Stadio Giuseppe Sinigaglia dilaporkan menjadi 12.379 kursi.
Wali Kota Como Alessandro Rapinese juga mengumumkan bahwa renovasi stadion telah selesai dan persyaratan UEFA telah terpenuhi.
Como Tembus Liga Champions
Kelolosan Como ke Liga Champions menjadi pencapaian penting setelah klub finis di posisi keempat Serie A musim 2025-2026. Hasil tersebut sekaligus melampaui pencapaian terbaik Como sebelumnya, yakni peringkat keenam Serie A pada musim 1949-1950.
Perjalanan Como menuju level tersebut berlangsung cepat. Pada 2021, klub masih bermain di Serie C. Como kemudian berkompetisi di Serie B hingga 2024 sebelum akhirnya mencapai persaingan papan atas Serie A.
Kondisi tersebut membuat persiapan stadion menjadi bagian penting dari perjalanan klub. Sebelumnya, terdapat kekhawatiran Como harus memainkan laga kandang Liga Champions di Stadion Mapei milik Sassuolo yang berjarak sekitar 200 kilometer.
Dengan disetujuinya Sinigaglia, pendukung Como kini dapat menyaksikan pertandingan Eropa dari stadion yang selama ini menjadi rumah klub.
Baca Juga: Cesc Fabregas Sulap Pemain Terbuang Como Jadi Bintang, Harga Mereka Melambung
Pada fase league phase Liga Champions 2026-2027, Como dijadwalkan menjalani empat pertandingan kandang. RB Leipzig menjadi lawan pertama pada 10 September 2026, kemudian Manchester United pada 21 Oktober 2026.
Setelah itu, Como dijadwalkan menghadapi AEK Athens pada 24 November 2026 dan Paris Saint-Germain pada 20 Januari 2027.
Kepastian penggunaan Sinigaglia membuat laga-laga tersebut akan berlangsung di kandang sendiri. Stadion yang selama ini melekat dengan perjalanan Como 1907 itu kini bersiap menjadi panggung klub dalam kompetisi antarklub Eropa.
Bagi Como, debut Liga Champions bukan hanya tantangan di lapangan. Klub juga harus memastikan markas mereka mampu memenuhi tuntutan kompetisi level Eropa. Dengan seluruh rangkaian renovasi yang telah dinyatakan rampung, Sinigaglia kini siap menjadi saksi perjalanan Como menghadapi klub-klub besar Eropa pada musim 2026-2027.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Soccer Talk9