32 Tim Lintas Daerah Ramaikan Turnamen Sepak Bola di Tulungagung

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 14:38 WIB
Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen sepak bola antarklub yang digelar di Stadion Rejoagung. (RAHIIQ Al BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)
Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen sepak bola antarklub yang digelar di Stadion Rejoagung. (RAHIIQ Al BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Kompetisi sepak bola antarklub di Tulungagung kembali bergulir. Sebanyak 32 tim dari sejumlah daerah mengikuti turnamen yang digelar di Stadion Rejoagung mulai 26 September hingga 1 November mendatang.

Ketua KONI Tulungagung Agus Santosa mengatakan, peserta tidak hanya berasal dari Tulungagung. Sejumlah klub dari Nganjuk, Trenggalek, Blitar, dan Kediri turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

"Alhamdulillah pesertanya hari ini 32 tim. Ini open turnamen, jadi ada beberapa kabupaten termasuk dari Nganjuk, Trenggalek, Blitar, dan Kediri," ujarnya.

Turnamen tersebut menggunakan sistem gugur. Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 15.30 dan seluruh aturan pertandingan mengacu pada regulasi PSSI musim 2025/2026.

Agus mengatakan, aturan pertandingan juga telah disamakan dalam manajer meeting. Panitia menghadirkan wasit nasional untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh peserta, terutama mengenai sejumlah keputusan yang rawan menimbulkan perbedaan persepsi di lapangan.

Sementara itu, Ketua pelaksana Anjar Priadi Putra mengatakan turnamen tersebut diharapkan dapat ikut menghidupkan atmosfer sepak bola akar rumput di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

"Harapannya atmosfer kita tingkatkan, di grass root itu juga semakin meningkat untuk antusiasme, baik pelatih maupun mengikuti turnamen," katanya.

Menurut Anjar, kompetisi tersebut masih berada pada level amatir dan terbuka bagi klub tanpa batasan usia. Peserta dapat berasal dari berbagai daerah dengan tetap membawa nama klub atau desa masing-masing.

Ia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga ruang kompetisi bagi pemain dan klub amatir semakin terbuka.

"Harapannya kalau ada 2026, 2027 juga ada dan selanjutnya. Mudah-mudahan turnamen ini bisa digelar dengan lancar, berhasil dan bisa memberikan dampak yang positif untuk semuanya sehingga ke depan bisa kita gelar kembali," pungkasnya.

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
tulungagung sport 32 tim kompetisi sepak bola indonesia radar tulungagung koni jawa timur