Messi Beli Klub Spanyol, Strategi Como 1907 Milik Hartono Diduga Jadi Inspirasi

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:25 WIB
Messi beli klub Spanyol dan mulai bangun proyek sepak bola. Strategi Como 1907 milik Hartono ikut jadi sorotan. (Pinterest)
Messi beli klub Spanyol dan mulai bangun proyek sepak bola. Strategi Como 1907 milik Hartono ikut jadi sorotan. (Pinterest)

JAKARTA - Lionel Messi semakin serius memasuki dunia kepemilikan klub sepak bola setelah mencapai kesepakatan prinsip untuk mengakuisisi CD Eldense, klub Segunda Division Spanyol.

Langkah tersebut disebut memiliki kemiripan dengan strategi pengelolaan Como 1907 yang berada di bawah kepemilikan keluarga Hartono melalui Grup Djarum, terutama dalam membangun klub sebagai proyek jangka panjang, bukan sekadar membeli pemain.

Kesepakatan Messi dengan Eldense diumumkan pada September 2026. Berdasarkan laporan Reuters, Messi berencana mengambil 100 persen saham yang sebelumnya dimiliki kelompok investasi Kolombia, TH Soluciones Group. Namun, proses tersebut masih membutuhkan penyelesaian prosedur hukum dan persetujuan Consejo Superior de Deportes (CSD) Spanyol.

Baca Juga: Weton 2027 yang Masuk Jalur Kekayaan, Rezeki Disebut Mengalir Deras

Messi Mulai Bangun Portofolio Klub

Eldense bukan klub pertama yang masuk dalam portofolio bisnis sepak bola Messi. Pada April 2026, pemain Inter Miami itu lebih dulu mengakuisisi UE Cornella, klub yang berkompetisi di level bawah sepak bola Spanyol.

Selain itu, Messi juga terlibat dalam proyek sepak bola di Uruguay bersama Luis Suarez melalui Deportivo LSM. Langkah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Messi di dunia sepak bola mulai berkembang dari sekadar pemain menjadi investor sekaligus pemilik klub.

Akuisisi Eldense menjadi langkah yang lebih besar karena klub tersebut berada di kasta profesional sepak bola Spanyol. Jika proses akuisisi selesai, Messi akan memiliki kendali atas klub yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui strategi bisnis dan olahraga jangka panjang.

Como 1907 Jadi Perhatian

Dalam transkrip video yang menjadi sumber pembahasan, hubungan antara Messi dan Como 1907 dikaitkan dengan Cesc Fabregas. Mantan pemain Barcelona tersebut merupakan sahabat lama Messi sejak keduanya berada di akademi La Masia.

Fabregas kini menjadi pelatih Como 1907. Di bawah kepemilikan keluarga Hartono, klub Italia tersebut mengalami transformasi besar. Hartono bersaudara mengambil alih Como pada 2019 ketika klub masih berada di kasta bawah. Setelah melalui proses pembangunan bertahap, Como kembali ke Serie A pada 2024 dan kemudian menembus posisi empat besar Serie A musim 2025/2026. Pencapaian itu mengantarkan mereka ke Liga Champions untuk pertama kalinya.

Perubahan tersebut membuat Como tidak hanya dikenal karena performa di lapangan. Klub juga mengembangkan identitas yang menghubungkan sepak bola dengan Danau Como, pariwisata, hiburan, dan gaya hidup.

Bukan Sekadar Membeli Pemain

Model Como menjadi menarik karena investasi klub tidak berhenti pada pembelian pemain. Manajemen membangun struktur olahraga, fasilitas, identitas merek, serta hubungan dengan potensi pasar internasional.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, sebelumnya pernah mengungkap ambisi menjadikan klub dan kawasan Como sebagai destinasi wisata olahraga. Strategi tersebut membuat pertandingan sepak bola menjadi bagian dari pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung Danau Como.

Media internasional juga menyoroti bagaimana Como berkembang menjadi klub yang menggabungkan sepak bola, pariwisata, dan entertainment. Kehadiran sejumlah figur terkenal di sekitar klub turut memperkuat eksposur internasional mereka.

Fabregas Jadi Penghubung Messi dan Como

Kedekatan Messi dengan Fabregas membuat Como menjadi salah satu klub yang pernah dikaitkan dengan sang megabintang. Pada 2025, bahkan muncul pembicaraan mengenai kemungkinan Messi bergabung dengan Como, meski tidak pernah menjadi transfer nyata.

Yang kemudian terjadi justru berbeda. Messi memilih membangun portofolio klubnya sendiri.

Karena itu, hubungan Messi dengan Como lebih tepat dilihat sebagai konteks yang menarik daripada bukti langsung bahwa strategi Hartono menjadi penyebab Messi membeli Eldense. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Messi yang secara eksplisit menyebut Como 1907 atau Grup Djarum sebagai alasan utama akuisisi tersebut.

Meski demikian, kemiripan pendekatan bisnisnya menarik perhatian. Messi kini tidak hanya mengejar prestasi sebagai pemain, tetapi juga mulai membangun proyek sepak bola yang berpotensi menjadi bagian dari warisannya setelah karier bermain berakhir.

Baca Juga: Weton 2027 yang Masuk Jalur Kekayaan, Rezeki Disebut Mengalir Deras

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Puncak Klasemen
Hartono bersaudara CD Eldense Grup Djarum lionel messi Como 1907