Pelatih Baru Timnas Indonesia Belum Dipilih, PSSI Ungkap Target dan Prosesnya

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 15:10 WIB
Pelatih baru Timnas Indonesia belum dipilih. PSSI siapkan target FIFA Match Day dan buka kembali jaringan internasional.(PINTEREST)
Pelatih baru Timnas Indonesia belum dipilih. PSSI siapkan target FIFA Match Day dan buka kembali jaringan internasional.(PINTEREST)

JAKARTA - Pelatih baru Timnas Indonesia belum ditentukan PSSI. Proses pencarian masih berjalan dan federasi belum menetapkan tenggat waktu maupun sosok pelatih interim. PSSI memilih menyusun perencanaan lebih dahulu, termasuk target meningkatkan peringkat FIFA hingga posisi 100 serta membuka kembali komunikasi dengan stakeholder internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi tanya jawab mengenai proses pemilihan pelatih baru. PSSI menegaskan tidak ingin terburu-buru menentukan sosok yang akan menangani Timnas Indonesia karena keputusan tersebut harus disesuaikan dengan target jangka pendek dan jangka panjang.

Dalam penjelasannya, PSSI menyebut belum memikirkan kemungkinan menunjuk pelatih interim. Federasi juga belum masuk pada tahap pencarian secara spesifik terhadap lima atau enam kandidat pelatih.

PSSI terlebih dahulu memprioritaskan agenda FIFA Match Day. Perencanaan pertandingan akan disusun berdasarkan target yang ingin dicapai Timnas Indonesia, termasuk upaya menuju peringkat 100 FIFA.

Rencana tersebut akan dibedah berdasarkan periode pertandingan. PSSI menyebut perlu melihat target pada Maret, Juni, September, hingga Oktober dan November tahun berikutnya. Khusus periode Oktober-November, terdapat kemungkinan agenda FIFA Match Day berlangsung lebih panjang.

Baca Juga: Ketua Umum PSSI Erick Thohir Minta Publik Move On dari Masa Lalu dan Pulihkan Kepercayaan Internasional

Karena itu, pemilihan pelatih disebut harus mengikuti perencanaan yang lebih besar. Federasi ingin mengetahui kebutuhan tim dalam setiap periode sebelum menentukan sosok yang dianggap sesuai.

Dalam pembahasan mengenai kemungkinan kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong atau STY, PSSI menyebut pelatih asal Korea Selatan tersebut bersama Patrick sudah menjadi bagian dari masa lalu.

Meski demikian, PSSI menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi keduanya. Kekurangan yang terjadi pada periode sebelumnya juga disebut menjadi bahan pembelajaran untuk proses selanjutnya.

PSSI mengatakan pencarian pelatih baru diarahkan kepada sosok yang diharapkan memiliki rekam jejak dan target yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Target tersebut mencakup pencapaian jangka pendek sekaligus rencana jangka panjang.

PSSI juga menyatakan tidak menutup mata terhadap kontribusi pelatih lain. Dalam pernyataannya, federasi turut menyebut Coach Indra yang membawa Indonesia meraih juara SEA Games 32 tahun serta Coach Nova sebagai bagian dari sosok yang perlu diapresiasi.

Selain persoalan teknis, PSSI mengungkap tantangan lain dalam mencari pelatih baru Timnas Indonesia. Federasi kini mulai melakukan pendekatan ulang kepada stakeholder internasional.

Langkah tersebut dilakukan setelah sebelumnya terdapat hubungan yang berakhir atau mengalami kegagalan. PSSI ingin kembali membuka jaringan dengan pihak-pihak internasional sebagai bagian dari proses pencarian pelatih.

Federasi juga menyoroti persoalan diskriminasi dan ancaman di media sosial yang dinilai dapat memengaruhi citra Indonesia di mata dunia internasional. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan ketika PSSI berkomunikasi dengan calon pelatih maupun pemain.

PSSI menegaskan federasi akan memberikan perlindungan kepada individu yang terlibat dalam Timnas Indonesia, terutama berkaitan dengan diskriminasi maupun ancaman fisik.

Baca Juga: Erick Thohir Jadi Menpora, Djamari Chaniago Menko Polkam, Presiden Prabowo Lantik 11 Pejabat Baru

PSSI menilai membangun kembali kepercayaan internasional menjadi pekerjaan penting. Federasi menyebut tidak mudah meyakinkan calon pelatih jika muncul kekhawatiran mengenai situasi yang akan mereka hadapi.

Karena itu, PSSI memilih tidak sekadar menghubungi banyak kandidat. Federasi ingin memastikan komunikasi dengan calon pelatih berjalan dalam kondisi yang memungkinkan mereka percaya terhadap Indonesia dan blueprint yang disiapkan.

Sampai pernyataan tersebut disampaikan, PSSI belum mengumumkan nama pelatih baru maupun pelatih interim. Proses seleksi masih menjadi bagian dari perencanaan federasi, dengan agenda FIFA Match Day dan target peringkat 100 FIFA sebagai salah satu pertimbangan.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
shin tae-yong fifa match day Timnas Indonesia pelatih baru timnas indonesia pssi