RADAR TULUNGAGUNG - Hiburan di rumah tentunya sangat didambakan dalam rumah tangga, selain handphone dan pemutar musik, televisi (TV) merupakan alat elektronik yang umum ditemukan di ruang keluarga.
TV pun ada beberapa macam dari jenis type teknologi yang dipakainya. LCD, LED, dan Plasma merupakan tiga jenis teknologi layar televisi yang pernah mendominasi pasar elektronik.
Baca Juga: Sangat Mudah, Begini Tutorial Membuat Trend Hailuo AI Kung Fu Melalui HP dan PC/Laptop
Meski saat ini sudah banyak digantikan oleh teknologi OLED dan QLED, pemahaman tentang perbedaan antara ketiga jenis TV masih relevan.
Terutama bagi konsumen yang ingin membeli TV bekas atau menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan dan anggaran.
Secara umum, TV LCD (Liquid Crystal Display) menggunakan lapisan kristal cair dan membutuhkan sumber cahaya dari belakang layar.
TV LED sebenarnya adalah jenis LCD juga, tetapi menggunakan pencahayaan LED (Light Emitting Diode) yang lebih efisien dan terang.
Baca Juga: Baterai HP Cepet Habis? Jangang Panik, Coba Tips Ini
Sementara TV Plasma menggunakan gas ionisasi yang menghasilkan cahaya sendiri di setiap pikselnya, menawarkan warna dan kontras lebih dalam.
Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. TV Plasma unggul dalam kualitas warna dan sudut pandang lebar, tapi boros energi.
Baca Juga: Kamera Favorit Gen Z di Tahun 2025 Pilihan Mirrorless dan Compact Terbaik
TV LCD lebih murah dan ringan, namun kualitas warnanya biasa saja.
Sementara TV LED hadir sebagai versi penyempurnaan LCD dengan efisiensi energi lebih baik dan desain lebih ramping.
Dengan memahami perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari TV LCD, LED, dan Plasma, konsumen bisa lebih cermat menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan menonton dan kondisi ruangan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana