RADAR TULUNGAGUNG - Sebuah tren baru yang dikenal sebagai tren foto miniatur AI kini tengah meramaikan jagat media sosial, mengubah foto biasa menjadi action figure digital yang memukau.
Fenomena ini dimungkinkan berkat fitur canggih di Google Gemini, khususnya Gemini 2.5 Flash Image atau Nano Banana, yang mendukung tren foto miniatur AI ini.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengubah potret diri atau objek lain menjadi figur mini realistis layaknya mainan koleksi eksklusif, menjadi inti dari tren foto miniatur AI ini.
Baca Juga: Ketergantungan Media Sosial Bikin Hidup Berantakan, Ini Solusinya!
Pengguna media sosial ramai-ramai membagikan foto diri mereka, aktivitas sehari-hari, hingga objek lain seperti kendaraan yang diubah menjadi action figure atau figur digital mungil.
Konten-konten ini menampilkan objek dalam bentuk miniatur realistis ala action figure atau model kit BANDAI yang sukses mencuri perhatian.
Efek visual yang dihasilkan sangat estetik, unik, dan terlihat seperti karya profesional, padahal bisa dibuat dengan mudah menggunakan alat AI.
Tren ini sendiri baru muncul di awal September 2025 dan langsung melonjak popularitasnya setelah Google memperkenalkan fitur Nano Banana pada Gemini, yang kemudian memuncaki Google Trends
Keistimewaan lain dari tren ini adalah kemudahannya, karena pengguna tidak perlu menguasai desain 3D atau menggunakan printer 3D maupun perangkat lunak desain rumit.
Cukup dengan mengunggah foto dan menambahkan deskripsi singkat atau "prompt", Gemini 2.5 Flash Image akan secara otomatis menghasilkan figur mini lengkap dengan detail wajah, busana, bahkan kemasan yang menyerupai mainan koleksi Bandai.
Konsistensi hasil menjadi daya tarik utama, di mana figur mini berbasis AI ini tetap mempertahankan kemiripan wajah, tidak mendistorsi hewan peliharaan, dan bahkan mampu menggabungkan beberapa foto sekaligus.
Hal inilah yang membuat tren ini cepat menyebar di TikTok dan Instagram, dengan ribuan kreator konten memamerkan karya miniatur unik mereka.
Pertama, Anda memerlukan smartphone atau komputer dengan akses internet dan aplikasi AI seperti Google Gemini (melalui fitur Nano Banana).
Platform alternatif lain seperti Lmarena AI atau Dreamina juga bisa digunakan untuk menghasilkan visual dinamis dengan efek 3D realistis
Pastikan foto memiliki resolusi tinggi untuk hasil yang lebih detail dan mempunyai objek agar AI dapat mendeteksinya untuk diubah menjadi action figure
Anda bisa masuk tanpa login untuk kemudahan penggunaan
Baca Juga: 7 Aplikasi Gadget yang Paling Banyak Digemari Generasi Z, Paling Bontot Sering Banyak Promo
Setelah itu, masukkan prompt atau instruksi teks spesifik untuk mengarahkan AI agar menghasilkan gambar sesuai keinginan.
Google Gemini sendiri menyediakan prompt tersendiri untuk mengubah foto menjadi miniatur.
Contoh prompt populer yang panjang dan mendetail adalah: "Buatlah patung komersial skala 1/7 dari karakter-karakter dalam gambar, dengan gaya realistis, di lingkungan nyata. Patung tersebut diletakkan di atas meja komputer.
Patung ini memiliki alas akrilik transparan berbentuk bulat, tanpa teks di alasnya. Konten di layar komputer merupakan proses pemodelan 3D dari patung ini.
Di samping layar komputer terdapat kotak kemasan mainan, yang dirancang dengan gaya yang mengingatkan pada figur-figur koleksi berkualitas tinggi, dicetak dengan karya seni asli. Kemasannya menampilkan ilustrasi datar dua dimensi.".
Selain prompt panjang tersebut, ada juga beberapa prompt singkat lainnya yang bisa digunakan sebagai instruksi.
Misalnya: "Buatkan figur komersial skala 1/7 di meja komputer, dengan kemasan dan layar pemodelan 3D", atau "Buatkan patung koleksi realistis di atas meja kerja, lengkap dengan kotak kemasan dan tampilan model 3D".
Untuk miniatur objek tertentu seperti motor, bisa digunakan prompt seperti: "Create a 1/7 scale commercialized figurine of the motorcycle in the picture, in a realistic style, in a real environment.
The figurine is placed on a computer desk with a round transparent acrylic base, no text on the base. The computer screen shows the Zbrush modeling process of this figurine.
Next to the screen is a BANDAI-style toy packaging box with two-dimensional flat illustrations of the original artwork."
Setelah hasilnya muncul, Anda bisa langsung mengunduhnya. Jika hasilnya belum sesuai ekspektasi, Anda bisa mengulang proses dengan menyesuaikan prompt untuk hasil yang lebih baik
Setelah itu, foto sudah bisa diposting atau dijadikan foto profil. Unggah ke TikTok, Instagram, atau X dengan hashtag populer seperti #MiniaturAI, #Viral2025, #AIArtIndonesia, atau #ActionFigureAI untuk menjangkau audiens yang lebih luas
Baca Juga: Membedah Sejarah Linux, Ini Keunggulan dan Kelemahan Sistem Operasi Berlambang Pinguin
Banyak yang memamerkan "miniatur dirinya" di meja kerja digital, ada pula yang membuat figur miniatur karakter fiksi dengan hasil nyaris fotorealistik.
Fenomena ini menegaskan bahwa foto yang lagi viral di internet kini bukan sekadar hasil jepretan kamera, melainkan kreasi AI yang dikendalikan lewat kata-kata. ****
Editor : Dharaka R. Perdana