Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Trend Gemini AI di TikTok, Warganet Kreatif Satukan Foto Bareng Idola di Satu Frame ala Polaroid, Ini Prompt-nya

Shofia Indana Zulfa • Kamis, 11 September 2025 | 18:25 WIB

Gemini AI yang menjadi pusat perhatian warganet dalam tren Polaroid Gemini AI di TikTok. (aihub.id)
Gemini AI yang menjadi pusat perhatian warganet dalam tren Polaroid Gemini AI di TikTok. (aihub.id)

Radar Tulungagung - Beberapa pekan terakhir, pengguna TikTok ramai membahas tren baru yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan, Gemini AI.

Tren ini memungkinkan warganet mengedit foto dan “menyatukan” diri mereka dengan idola favorit di satu frame ala Polaroid, menghasilkan gambar yang lucu, kreatif, dan realistis.

Fenomena ini langsung viral karena tampilan hasilnya yang unik dan menarik perhatian, membuat banyak orang berlomba-lomba menunjukkan kreativitas mereka.

Gemini AI memiliki fungsi diantaranya adalah membantu menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan melakukan berbagai tugas berbasis teks, dll.

Namun, warganet kreatif menemukan cara memanfaatkan Gemini AI untuk membuat edit foto ala Polaroid yang viral.

Membuktikan bagaimana teknologi AI bisa digunakan secara fleksibel untuk hiburan dan ekspresi kreatif.

Di TikTok, banyak warganet membagikan foto hasil edit foto mereka. Tren ini tidak hanya memunculkan kreativitas baru, tetapi juga menghidupkan interaksi antar pengguna.

Beberapa creator menambahkan musik populer agar efek dramatis makin terasa, memperluas daya tarik tren ini di platform media sosial.

Baca Juga: Gemini AI 2.5 vs ChatGPT: Siapa yang Lebih Pintar, Lebih Cepat, dan Lebih Berguna di Dunia Nyata?

Fenomena ini juga menimbulkan diskusi soal etika penggunaan AI. Beberapa pihak mengingatkan agar pengguna berhati-hati dalam memposting foto orang lain, termasuk idola, tanpa izin.

Meski begitu, mayoritas warganet tampak menikmati tren ini sebagai sarana hiburan dan ekspresi kreatif tanpa merugikan pihak manapun.

Tren Polaroid Gemini AI menunjukkan bahwa AI dapat menjadi medium baru untuk berekspresi di era digital.

Cara Membuat Edit Foto ala Gemini AI:

1. Buka situs Gemini AI: Akses gemini.google.com/app melalui browser atau aplikasi resmi. 

2. Siapkan dua foto: Siapkan satu foto potret diri dan satu foto idola favorit. Unggah kedua foto dengan menekan ikon tambah (+) yang tersedia.

3. Tulis prompt spesifik: Tuliskan perintah atau prompt di kolom teks sebelum menekan tombol kirim. Jangan langsung mengirim foto tanpa perintah.

4. Klik generate dan tunggu hasil: Tunggu proses hingga AI menghasilkan gambar sesuai prompt.

Prompt Trend Polaroid yang Viral: 

“Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Beri efek blur dan lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan tirai putih. Dengan cowo itu menyentuh kepala saya.”

Prompt ini fleksibel dan bisa diubah sesuai kreativitas masing-masing warganet, misalnya mengganti latar belakang atau efek cahaya.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana trend Polaroid Gemini AI meresap ke kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan anak muda.

Platform ini membuka cara baru untuk berkreasi, berekspresi, dan bahkan mendekatkan diri dengan figur publik yang dikagumi.

Banyak warganet memanfaatkan tren ini untuk membuat meme, konten humor, atau sekadar menguji kreativitas digital mereka.

Baca Juga: Gemini AI 2.5 vs ChatGPT: Siapa yang Lebih Pintar, Lebih Cepat, dan Lebih Berguna di Dunia Nyata?

Kombinasi AI dan media sosial dapat menciptakan gelombang viral dengan cepat, serta mengubah cara orang berinteraksi dengan konten digital. 

Dengan keunikan dan keseruan yang ditawarkan, tren Polaroid Gemini AI diyakini akan terus berkembang di TikTok.

Warganet pun semakin kreatif dalam menggabungkan foto, musik, dan efek visual agar hasil editan makin menarik.

Tak jarang, hasil editan ini juga dibagikan ke platform lain, memperluas jangkauan tren hingga komunitas online internasional.

Bagi yang belum mencoba, tren ini bisa jadi sarana seru untuk bereksperimen dengan kreativitas digital.

Dari sekadar hiburan hingga ide konten baru, Gemini AI menunjukkan bahwa teknologi dan kreativitas bisa berjalan beriringan di era media sosial saat ini. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#TREND #Gemini AI #kreativitas di era digital #tiktok