RADAR TULUNGAGUNG - Microsoft secara resmi menghentikan operasional Windows 10 pada bulan ini.
Kisah perjalanan sistem operasi komputer paling populer di dunia ini menarik untuk disimak.
Selama hampir empat dekade, Windows terus berevolusi dari antarmuka grafis sederhana menjadi platform pintar berbasis kecerdasan buatan (AI).
Berikut perjalanan panjang Windows dari masa ke masa menemani aktivitas manusia dengan komputernya.
Baca Juga: Microsoft Resmi Hentikan Windows 10, Lalu Apa Solusi untuk Pengguna?
1.Windows 1.0 Hingga 3.x (1985–1994)
Windows pertama kali hadir pada 20 November 1985 melalui versi Windows 1.0. Saat itu, sistem operasi ini masih berjalan di atas MS-DOS dengan tampilan grafis sederhana dan jendela yang belum bisa tumpang tindih.
Dua tahun kemudian, Windows 2.0 membawa inovasi besar dengan kemampuan overlapping windows serta kombinasi tombol cepat seperti Alt + Tab.
Puncak era awal ini terjadi saat Windows 3.0 dan 3.1 meluncur di awal 1990-an. Tampilan grafis 16-bit, ikon berwarna, dan performa yang stabil membuatnya populer di kalangan pengguna PC rumahan dan perkantoran.
2. Windows 95 Hingga ME (1995–2000)
Tahun 1995 menjadi titik balik besar. Microsoft memperkenalkan Windows 95, sistem operasi dengan tampilan modern, dilengkapi Start Menu dan Taskbar yang legendaris.
Windows 95 juga mendukung 32-bit dan koneksi internet melalui protokol TCP/IP — tonggak awal era digital modern.
Selanjutnya, Windows 98 hadir dengan integrasi internet yang lebih kuat, mendukung multimedia, dan performa lebih stabil.
Namun, Windows ME (Millennium Edition) yang dirilis tahun 2000 justru menuai kritik. Meski membawa fitur multimedia baru, kestabilannya kurang baik, menjadikannya salah satu versi Windows paling singkat usianya.
3. Windows 2000 – XP – Vista (2000–2007)
Memasuki abad ke-21, Microsoft fokus pada kestabilan dan performa. Windows 2000 menjadi fondasi untuk sistem berbasis NT yang lebih tangguh.
Kemudian hadir Windows XP pada 2001 — sistem operasi yang sangat sukses. Antarmuka “Luna” yang berwarna lembut, performa cepat, serta dukungan luas menjadikannya favorit pengguna selama lebih dari satu dekade.
Sayangnya, penerusnya Windows Vista (2007) mendapat sambutan dingin. Meski menghadirkan efek visual Aero yang mewah, sistem ini dikenal berat dan boros sumber daya.
Baca Juga: Modus Penipuan Windows Reinstall Master Sasar Para Pengguna PC, Kenali Cara Menghindarinya
4. Windows 7 – 8 – 8.1 (2009–2015)
Kritik terhadap Vista dijawab Microsoft dengan Windows 7 pada 2009. Sistem ini ringan, stabil, dan tampil elegan dengan fitur Aero Peek, Snap, serta Jump List. Windows 7 menjadi sistem operasi paling disukai hingga hari ini.
Selanjutnya, Microsoft mencoba berinovasi dengan Windows 8 (2012), yang dirancang untuk perangkat layar sentuh.
Namun perubahan drastis dengan menghapus Start Menu justru membuat banyak pengguna kebingungan.
Sebagai perbaikan, Windows 8.1 (2013) kembali menghadirkan Start Button dan peningkatan performa, menjadikannya lebih diterima publik.
Baca Juga: Windows Gandeng Intel untuk Garap Windows 12 yang Berteknologi AI, Nikmati Berbagai Fitur Tersedia
5. Windows 10 – 11 (2015–Sekarang)
Tahun 2015 menjadi awal baru dengan hadirnya Windows 10. Microsoft menggabungkan tampilan klasik dan modern serta memperkenalkan Cortana, Virtual Desktop, dan sistem pembaruan otomatis (Windows Update as a Service).
Kemudian pada 2021, lahirlah Windows 11 dengan desain serba modern: rounded corners, centered taskbar, dan Snap Layouts yang meningkatkan produktivitas. Sistem ini juga lebih aman berkat dukungan TPM 2.0 dan integrasi aplikasi Android.
Menuju Masa Depan: Windows Berbasis AI
Microsoft kini tengah menyiapkan generasi berikutnya yang digadang-gadang sebagai Windows 12. Versi ini dikabarkan akan mengintegrasikan AI Copilot di seluruh sistem, meningkatkan efisiensi energi, keamanan cloud, serta pengalaman pengguna yang lebih personal.
Langkah ini menandai transformasi besar dari sistem operasi tradisional menuju ekosistem cerdas berbasis kecerdasan buatan.
Editor : Dharaka R. Perdana