Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Canva Luncurkan Sistem Operasi Kreatif Baru, Lengkap dengan AI dan Alat Pemasaran Digital, Siap Mencoba?

Dharaka R. Perdana • Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:21 WIB

Canva memperkenalkan hal baru yang bisa mendukung pemasaran sebuah produk. (THE VERGE)
Canva memperkenalkan hal baru yang bisa mendukung pemasaran sebuah produk. (THE VERGE)

RADAR TULUNGAGUNG – Platform desain populer Canva kembali membuat gebrakan besar di dunia kreatif digital.

Perusahaan asal Australia itu resmi memperkenalkan rangkaian perangkat pemasaran digital dan penyuntingan video terbaru, yang dikembangkan berdasarkan model kecerdasan buatan (AI) berfokus desain pertama di dunia.

Langkah ini merupakan bagian dari perombakan besar Visual Suite, yang kini diubah menjadi apa yang disebut Canva sebagai “Sistem Operasi Kreatif” untuk tim pemasaran.

Baca Juga: Canva Tiba-Tiba Error Serentak di Seluruh Dunia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Namun, istilah “sistem operasi” yang dimaksud bukanlah dalam arti perangkat lunak seperti Windows atau macOS.

Salah satu pendiri Canva, Cameron Adams, menjelaskan bahwa istilah tersebut dipilih karena Canva kini menjadi pusat bagi seluruh proses kreatif dan alur kerja tim.

“Kami memikirkan beberapa istilah lain, tapi ‘sistem operasi’ paling menggambarkan apa yang kami buat. Ini bukan lagi sekadar aplikasi, melainkan cara baru untuk menjalankan seluruh proses kreatif,” ujar Adams kepada The Verge.

Baca Juga: Mitsubishi Destinator Sabet Gelar Desain Terbaik di Jepang, Harga Terbaru Naik Rp 10 Juta di Bulan Oktober

Dalam pembaruan kali ini, editor video Canva juga mendapat penyegaran besar. Pengguna kini bisa melakukan penyuntingan video dengan lebih mudah berkat tampilan baru, pustaka templat yang diperluas.

Serta linimasa yang lebih sederhana untuk memangkas, menyinkronkan, dan menambahkan lapisan video tanpa perlu keahlian teknis tinggi.

Selain itu, Canva menghadirkan fitur baru bernama Forms, alat untuk mengumpulkan umpan balik yang berfungsi layaknya Google Forms.

Baca Juga: Panduan Lengkap Membuat Desain UI Aplikasi di Figma untuk Pemula, Mudah dan Rapi

Data dari formulir tersebut bisa langsung diimpor ke Canva Sheets, sehingga memudahkan integrasi data dalam satu platform.

Untuk memperkuat sisi pemasaran digital, Canva juga meluncurkan Canva Grow, sebuah platform yang memungkinkan pemasar merancang dan meluncurkan kampanye iklan sekaligus memantau kinerjanya secara langsung.

AI di baliknya mampu mempelajari data performa kampanye agar setiap strategi pemasaran menjadi semakin efektif seiring waktu.

Tak hanya itu, hadir pula Desain Email, fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat dan mengekspor kampanye email bermerek tanpa perlu memahami kode atau beralih ke layanan lain seperti Mailchimp.

Baca Juga: Manfaat Belajar Desain Grafis untuk Karier dan Kehidupan Sehari-hari, Bahkan Sumber Cuan

Semua kemampuan baru tersebut didukung oleh model AI internal yang diklaim Canva telah dilatih secara khusus untuk memahami “kompleksitas desain”.

Versi AI yang lebih canggih ini sebagian besar tersedia untuk pelanggan premium, dan kini telah tertanam di seluruh proses kerja Canva.

Transformasi ini mempertegas ambisi Canva untuk bergeser dari platform desain grafis biasa menjadi alternatif bagi ekosistem aplikasi perkantoran, menyaingi raksasa seperti Google Workspace dan Microsoft 365.

Baca Juga: 10 Rahasia Warna dalam Desain: Bukan Cuma Estetika, Tapi Juga Psikologi

Meski begitu, Adams menegaskan bahwa Canva belum berencana menawarkan sistem langganan terpisah bagi pengguna yang ingin memilih produk tertentu saja—kendati ada kritik terhadap kenaikan harga yang dikaitkan dengan ekspansi fitur AI tersebut.

Dengan langkah baru ini, Canva tampak semakin serius memantapkan posisinya bukan sekadar alat desain, tetapi sebagai pusat kendali kreatif dan pemasaran digital modern. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#pemasaran digital #digital #Canva #penyuntingan video #dunia kreatif