Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Valve Hidupkan Kembali Steam Machine, Rilis Mini PC Gaming 6 Kali Lebih Kuat dari Steam Deck dengan Performa Super Gahar

Iqbal Pangestu • Sabtu, 15 November 2025 | 05:50 WIB

Mini PC Steam Machine yang didesain berbentuk kubus, diklaim memiliki Kekuatan 6x Steam Deck dan berjalan menggunakan SteamOS.
Mini PC Steam Machine yang didesain berbentuk kubus, diklaim memiliki Kekuatan 6x Steam Deck dan berjalan menggunakan SteamOS.

RADAR TULUNGAGUNG - Valve secara resmi menghidupkan kembali proyek lama mereka, Steam Machine, dalam bentuk mini PC baru yang siap menyaingi konsol game.

Perangkat ini diklaim memiliki "lebih dari enam kali Kekuatan 6x Steam Deck" yang mereka miliki saat ini.

Valve juga memperbarui toko Steam untuk memamerkan produk hardware baru yang akan datang. Mereka turut memperkenalkan headset VR baru bernama Steam Frame VR dan controller Steam yang didesain ulang.

Valve Mini PC ini dirancang untuk memberikan peningkatan signifikan pada frame rate dan grafis permainan. Valve merasa waktunya tepat karena pelanggan telah mencoba menjalankan SteamOS di berbagai perangkat mandiri.

Baca Juga: Chery J6T Siap Mengaspal di Indonesia, Hadir dengan Fitur Lebih Canggih dan Siap Gebrak Pasar SUV Listrik

Steam Machine baru ini ditenagai oleh chip AMD kustom yang memuat CPU Zen 4. CPU ini memiliki 6 core yang mampu mencapai kecepatan clock hingga 4.8GHz.

Untuk pengolahan grafis, chip tersebut memanfaatkan GPU RDNA 3 yang memiliki 28 unit komputasi. GPU ini juga dilengkapi dengan RAM video GDDR6 sebesar 8GB.

Mesin ini dirancang sebagai "PC yang kuat" dan dikemas dalam kubus hitam berukuran 6 inci. Perangkat ini berbobot sekitar 5,7 pon dan dapat dihubungkan ke TV untuk bermain game Steam di layar lebar.

Perangkat ini juga didukung RAM DDR5 sebesar 16GB. Pilihan penyimpanan internalnya adalah SSD NVMe 512GB atau 2TB.

Untuk ekspansi penyimpanan, Steam Machine dilengkapi slot kartu microSD berkecepatan tinggi. Perangkat ini menggunakan SteamOS berbasis Linux, sama seperti Steam Deck sebelumnya.

Valve mengklaim perangkat ini dapat menjalankan game 4K pada 60 frame per second (fps). Klaim ini didukung penggunaan teknologi upscaling AMD FidelityFX Super Resolution (FSR).

IGN melaporkan performa perangkat ini sebanding dengan kartu grafis seluler Nvidia RTX 4060 atau AMD RX 7600. Digital Foundry memperkirakan performanya berada di antara Xbox Series S dan PlayStation 5.

Seorang insinyur Valve menyatakan benchmark utama mereka adalah kemampuan bermain setiap game Steam di 4K60 dengan upscaling FSR. Namun, gameplay 1080p tanpa upscaling diakui memberikan pengalaman yang jauh lebih mulus.

SteamOS sangat menguntungkan performa karena mengurangi overhead dibandingkan Windows 11. Proton adalah lapisan kompatibilitas yang memungkinkan game Windows berjalan di Linux.

Namun, beberapa solusi anti-cheat tertentu tidak dapat berjalan di Linux, seperti pada game Battlefield 6 atau Fortnite.

Pengguna tetap dapat mengganti SteamOS dengan Windows 11 pada Steam Machine Bangkit jika mereka ingin memainkan game tersebut.

Desain berbentuk kubus ini lahir dari pertimbangan efisiensi termal, kata insinyur Valve, Jeff Mucha. Perangkat ini dirancang agar dapat muat dalam rak enam inci.

Desainnya menggunakan catu daya sebagai sasis, yang menyederhanakan konstruksi internal perangkat. Perangkat ini hanya menggunakan satu kipas custom 120 mm untuk pendinginan.

Kipas tunggal ini dirancang agar bekerja sangat senyap, bahkan saat menjalankan game berat. Desain pendinginan ini mengambil inspirasi dari rak server.

Steam Machine mendukung koneksi internet melalui modem Wi-Fi 6E atau melalui port Ethernet. Terdapat juga port HDMI dan DisplayPort untuk koneksi ke monitor atau TV.

Baca Juga: BOBIBOS, Inovasi Energi Anak Bangsa RON 98 Siap Guncang Pasar Bahan Bakar Nasional

Untuk koneksi nirkabel, terdapat empat antena, termasuk untuk Wi-Fi 6E dan Bluetooth. Perangkat ini juga memiliki strip lampu terintegrasi yang dapat menampilkan warna atau notifikasi unduhan.

Selain mini PC, Valve juga menyiapkan Steam Frame VR sebagai penerus headset Valve Index. Headset ini menghilangkan kabel dan fokus pada pengalaman streaming-first nirkabel dari PC.

Steam Frame dapat menjalankan game secara mandiri (standalone) menggunakan prosesor Snapdragon 8 Gen 3. Resolusi yang didukungnya adalah 2.160 x 2.160 piksel per mata, dengan refresh rate 72 hingga 144Hz.

Kedua produk baru ini dapat dipasangkan dengan Steam Controller yang didesain ulang. Controller ini memiliki thumbstick magnetik generasi baru untuk menghindari masalah joy-con drift.

Valve berencana merilis perangkat keras baru ini, termasuk Valve Mini PC tersebut, sekitar awal tahun depan. Sayangnya, hingga berita ini dirilis, Valve belum mengumumkan harga jual resminya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#gaming #Steam Machine #Valve #Mini PC