Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Samsung Galaxy Z Trifold, Ponsel Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci yang Bikin Takjub

Mohammad vicky avanda zilmy • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:20 WIB
Galaxy Z Trifold hadir dengan layar 10 inci dan fitur lipat tiga futuristis. Ulasan lengkap Galaxy Z Trifold mengungkap keunggulan dan kelemahannya.
Galaxy Z Trifold hadir dengan layar 10 inci dan fitur lipat tiga futuristis. Ulasan lengkap Galaxy Z Trifold mengungkap keunggulan dan kelemahannya.

RADAR TULUNGAGUNG - Samsung kembali membuat kejutan besar lewat hadirnya Galaxy Z Trifold, ponsel lipat tiga pertama mereka yang langsung menarik perhatian karena menawarkan layar 10 inci ketika dibentangkan.

Dari transkrip video ulasan lengkap yang beredar, terlihat jelas bagaimana Samsung memadukan konsep ponsel dan tablet dalam satu perangkat yang terasa futuristis.

Kehadiran Galaxy Z Trifold tidak hanya mengandalkan gimmick lipatan, melainkan seluruh desain, fitur, hingga pengalamannya benar-benar diperhitungkan untuk penggunaan sehari-hari.

Desain Besar, Layar Besar, dan Inovasi Tiga Lipatan

Saat pertama kali dibuka dari kotak, Galaxy Z Trifold langsung memberi kesan sebagai perangkat premium.

Samsung bahkan menyertakan adaptor 45W, berbeda dengan kebijakan mereka di seri lain yang tidak memberikan charger.

Tepat di bagian luar, ponsel ini membawa layar 6,5 inci yang mirip Galaxy Z Fold 7.

Namun ketika dilihat lebih dekat, tubuhnya jauh lebih besar dan lebih berat, mencapai 309 gram sekitar 50 persen lebih berat dari ponsel lipat dua biasa.

Ketika dilipat, ketebalannya jauh dari ponsel standar. Namun begitu dibentangkan, Galaxy Z Trifold berubah menjadi tablet 10 inci dengan aspek rasio 16:11.

Mekanisme membuka lipatan pun dibuat intuitif. Setiap engsel memiliki magnet kuat yang memudahkan pengguna, termasuk panel tengah yang sedikit terangkat untuk memudahkan pembukaan tanpa harus mencungkil layar.

Kekokohan perangkat juga terasa meyakinkan. Meskipun ketebalan di titik tertentu hanya 3,9 mm, perangkat ini tetap stabil saat dibuka.

Namun, ada konsekuensi besar dari hadirnya dua engsel, yakni munculnya dua lipatan di layar yang terlihat jelas ketika terkena cahaya.

Material, Perawatan, dan Tantangan Keawetan

Bagian luar Galaxy Z Trifold menggunakan komposit fiberglass yang membuat bobot lebih ringan, tetapi teksturnya mudah meninggalkan sidik jari.

Keenam sisi perangkat sangat mudah kotor, membuatnya butuh perawatan ekstra. Layar bagian dalam juga sangat sensitif, goresan bisa muncul bahkan karena gesekan dengan benda ringan seperti vas.

Dengan tiga area lipatan, potensi debu masuk ke sela layar juga lebih besar. Samsung memang melindungi layar cover dengan Gorilla Glass, tetapi layar dalam tetap menjadi titik paling rentan.

Spesifikasi: Kencang, Tetapi Bukan yang Terkencang

Baca Juga: Perbedaan Spesifikasi dan Harga Terbaru Samsung A56 5G, A36 5G, dan A26 5G

Galaxy Z Trifold dibekali chip Snapdragon 8 Elite (bukan Elite Gen 5 terbaru), RAM 16 GB, dan penyimpanan 512 GB.

Performanya jelas bertenaga, terutama saat gaming di layar tablet. Namun secara posisi pasar, chipset yang digunakan membuat ponsel ini terasa sedikit tertinggal.

Pada sektor kamera, Samsung menanamkan modul yang sama seperti Galaxy Z Fold 7: kamera utama 200 MP, zoom 10 MP, dan ultrawide 12 MP.

Tidak ada peningkatan besar, tetapi adanya layar besar memungkinkan fitur kamera seperti preview subjek langsung dalam mode lipat.

Yang menarik adalah baterainya. Galaxy Z Trifold membawa kapasitas 5.600 mAh yang dibagi menjadi tiga bagian. Pengisian cepat kabel 45W dan nirkabel 15W juga hadir, lengkap dengan rating ketahanan IP48.

Pengalaman Layar 10 Inci: Bukan Gimmick, Benar-Benar Berguna

Bagian terbaik dari Galaxy Z Trifold ada pada pengalaman layarnya. Aplikasi tampak lebih optimal dibanding ponsel lipat dua.

Pengguna dapat melihat lebih banyak konten dalam satu tampilan, mulai dari menu file, galeri, hingga YouTube yang menampilkan lebih banyak komentar tanpa mengurangi ukuran video.

Format layar yang lebih persegi panjang juga membuat pengalaman nonton terasa lebih besar, hingga 50 persen lebih luas dari perkiraan ukuran perangkat.

Samsung Dex yang Meningkat Tajam

Untuk pertama kalinya, Samsung Dex dapat digunakan langsung di layar ponsel tanpa harus terhubung ke monitor.

Antarmuka menjadi seperti desktop mini: jendela aplikasi bisa digeser, diperbesar, dan digunakan secara multitasking.

Bahkan, pengguna dapat membuat trio aplikasi yang dapat dibuka bersamaan hanya dengan satu sentuhan.

Galaxy Z Trifold diperkirakan dibanderol sekitar USD 3.000 saat meluncur secara global. Dengan harga yang tinggi, perangkat ini jelas ditujukan bagi pengguna yang ingin merasakan teknologi paling futuristis dari Samsung.

Meski perlu penanganan ekstra, Galaxy Z Trifold berhasil menunjukkan bahwa konsep ponsel lipat tiga bukan lagi eksperimen, melainkan perangkat matang yang memaksimalkan layar besar dalam bentuk yang tetap portabel.

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Layar 10 inch #samsung dex #Galaxy Z TriFold #samsung #ponsel lipat