Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Keren! Julius Perdana Bikin Kapal Induk USS Nimitz Versi RC yang Bisa Terbangkan Pesawat

Dara Shauqy Hadiwijaya • Senin, 12 Januari 2026 | 10:18 WIB

Julius Perdana Bikin Kapal Induk USS Nimitz Versi RC, Detailnya Mirip Asli
Julius Perdana Bikin Kapal Induk USS Nimitz Versi RC, Detailnya Mirip Asli

DEPOK, JAWA BARAT – Jangan salah sangka, kapal induk USS Nimitz yang terlihat berlayar ini bukanlah kapal sungguhan. Kapal tersebut merupakan replika kapal induk versi radio control (RC) karya Julius Perdana, seorang kreator dan penghobi RC asal Cinere, Depok, Jawa Barat.

Dengan ketelitian tinggi, Julius merancang kapal induk RC ini agar menyerupai aslinya, baik dari sisi ukuran, bentuk, maupun fungsi mekanis di dalamnya.

 

Julius Perdana, Kreator Lokal di Balik Kapal Induk RC

Julius Perdana dikenal sebagai kreator yang telah menekuni dunia radio control sejak 2012. Berbagai model RC pernah ia buat, mulai dari pesawat, mobil, tank, hingga robot. Karya-karyanya kini lebih difokuskan untuk kebutuhan konten digital di media sosial.

Melalui pendekatan kreatif tersebut, Julius berhasil menggabungkan hobi, teknologi, dan industri konten menjadi satu kesatuan bernilai ekonomi.

 

Replika USS Nimitz Versi RC Berukuran 7 Meter

Kapal induk USS Nimitz versi RC buatan Julius memiliki ukuran sekitar 7 meter dengan lebar 1,5 meter. Skala besar ini membuat kapal tampak realistis saat dijalankan di atas air.

Model kapal induk RC ini juga dilengkapi dengan mekanisme fungsional, seperti lift pesawat yang dapat bergerak naik turun dan dek penerbangan yang aktif.

 

 

Pesawat RC Bisa Lepas Landas dan Mendarat

Salah satu keunikan utama dari karya Julius Perdana adalah kemampuan kapal induk RC ini untuk meluncurkan dan menerima pesawat RC. Pesawat dapat dilontarkan menggunakan sistem katapel, kemudian mendarat kembali di atas dek kapal.

Fitur ini jarang ditemukan pada model kapal RC lainnya dan menjadi daya tarik utama bagi penonton di media sosial.

 

Proses Pembuatan Manfaatkan Teknologi 3D Printing

Dalam proses pembuatannya, Julius membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Ia menggunakan berbagai bahan sederhana seperti karton, styrofoam, dan triplek, lalu memadukannya dengan teknologi printer 3D untuk menciptakan detail yang sulit dibuat secara manual.

Seluruh proses dirancang berdasarkan riset visual dari foto kapal asli, dokumentasi model kit, serta perencanaan detail sebelum pengerjaan.

 

Tantangan Teknis dalam Pengerjaan Kapal Induk RC

Julius mengakui bahwa bagian tersulit dalam pembuatan kapal induk RC ini adalah lift atau elevator pesawat agar dapat bergerak mulus. Selain itu, pesawat RC kerap mengalami gangguan akibat air, sehingga harus beberapa kali diganti dan diperbaiki.

Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses kreatif yang memperkaya hasil akhir.

 

Baca Juga: Fantastis! Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet hingga Rp1 Miliar, Bentuk Apresiasi Prestasi Nasional

 

Dari Hobi RC hingga Sumber Penghasilan Digital

Awalnya, Julius Perdana membuat model RC berdasarkan pesanan. Namun kini, ia lebih fokus menjadikan karya RC sebagai konten media sosial. Setelah konten selesai diproduksi, replika biasanya dibongkar kembali, karena tujuan utama adalah dokumentasi visual dalam bentuk video.

Menurut Julius, penghasilan dari konten digital saat ini jauh lebih menjanjikan dibandingkan menjual model RC secara langsung.

 

Potensi Kreator Lokal di Industri Kreatif

Kisah Julius Perdana menunjukkan bahwa kreator lokal Indonesia memiliki potensi besar dalam industri kreatif berbasis teknologi. Dengan kreativitas dan konsistensi, hobi dapat berkembang menjadi sumber penghasilan sekaligus inspirasi bagi generasi muda.

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#teknologi #depok jawa barat #replika 3d #kreator lokal