Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra Bikin Fans Kecewa? Kapasitas Baterai Disebut Tak Sampai 5.400 mAh, Fast Charging 65W Juga Meleset!

Natasha Eka Safrina • Jumat, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: baterai disebut di bawah 5.400 mAh dan fast charging 65W meleset. Upgrade tipis lagi?
Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: baterai disebut di bawah 5.400 mAh dan fast charging 65W meleset. Upgrade tipis lagi?

JAKARTA - Bocoran terbaru mengenai Samsung Galaxy S26 Ultra kembali ramai diperbincangkan, namun kali ini bukan karena peningkatan besar yang membuat publik kagum. Justru sebaliknya, rumor terbaru menyebut kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya flagship Samsung ini berpotensi tidak mengalami lompatan signifikan. Padahal, banyak pengguna berharap seri Galaxy S26 akan membawa pembaruan besar, terutama setelah tren smartphone flagship kini mulai berlomba menawarkan baterai besar dan charging super cepat.

Dalam pembahasan terbaru dari kanal GSM IN, disebutkan bahwa Samsung selama beberapa generasi terakhir memang cenderung menghadirkan peningkatan yang bersifat “iteratif”, alias naik sedikit demi sedikit. Pola itu terlihat jelas pada Galaxy S25 Ultra, yang disebut hanya membawa perubahan kecil dibanding Galaxy S24 Ultra, seperti sudut bodi yang lebih membulat, peningkatan kamera ultrawide yang tidak terlalu besar, serta pembaruan chipset terbaru.

Kini, perhatian publik mengarah ke Samsung Galaxy S26 Ultra yang digadang-gadang meluncur pada kuartal pertama 2026. Namun, kabar soal baterai dan charging justru memunculkan tanda tanya besar: apakah Samsung benar-benar siap bersaing dengan brand lain yang semakin agresif?

Baca Juga: IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun, Purbaya Yakin Hanya Masalah Teknis MSCI dan Saham Gorengan, Fundamental Ekonomi Indonesia Disebut Tetap Kuat

Harapan Baterai Silicon Carbon Mulai Direm

Sebelumnya, sempat beredar spekulasi bahwa Samsung akan mengadopsi teknologi baterai silikon karbon berdensitas tinggi untuk seri Galaxy S26. Teknologi ini dianggap penting karena mampu meningkatkan kapasitas baterai tanpa membuat bodi ponsel jadi terlalu tebal.

Jika rumor tersebut benar, banyak yang berharap Samsung bisa menghadirkan peningkatan baterai besar-besaran, bahkan menembus angka di atas 5.500 mAh. Namun, orang dalam industri kemudian meminta publik untuk menurunkan ekspektasi. Mereka menyebut kapasitas baterai Galaxy S26 Ultra kemungkinan tidak akan melebihi 5.500 mAh.

Harapan itu makin “dingin” setelah muncul bocoran terbaru yang dinilai lebih pesimistis.

Bocoran: Kapasitas Baterai Masih di Bawah 5.400 mAh

Menurut informasi dari sumber bernama Panda Flash Pro, kapasitas baterai Samsung Galaxy S26 Ultra disebut belum ditetapkan secara final. Namun, bocoran yang beredar mengklaim kapasitasnya saat ini masih berada di bawah 5.400 mAh, jika memang ada peningkatan.

Rumor ini membuka kemungkinan yang cukup mengejutkan: Galaxy S26 Ultra bisa saja kembali menggunakan baterai 5.000 mAh, kapasitas yang sudah dipakai pada beberapa generasi Ultra sebelumnya.

Baca Juga: Cita Rasa Autentik Ronde Tradisional Kendalbulur Tulungagung, Minuman Jahe Warisan Budaya yang Tetap Diminati

Jika skenario ini benar, maka peningkatan baterai yang selama ini ditunggu pengguna kemungkinan tidak akan terwujud. Padahal, tren kompetitor saat ini sudah mengarah ke baterai lebih besar, termasuk ponsel yang mulai memamerkan baterai silikon karbon 6.000 mAh atau lebih.

Software Optimization Tidak Selalu Bisa Menutupi Kekurangan

Dalam video tersebut juga disinggung bahwa Galaxy S25 Ultra memang dikenal cukup kuat dalam uji ketahanan baterai. Namun, mengandalkan optimalisasi perangkat lunak saja dinilai tidak cukup untuk mengejar pesaing yang punya kapasitas baterai lebih besar.

Apalagi, ponsel-ponsel kompetitor itu juga sudah memakai chipset terbaru yang lebih efisien. Artinya, selain kapasitas baterai lebih besar, konsumsi dayanya juga lebih hemat. Kombinasi ini membuat jarak persaingan makin terasa, terutama bagi pengguna yang butuh daya tahan seharian penuh untuk kerja, aktivitas outdoor, atau mobilitas tinggi.

Baca Juga: TPG Guru Cair Per Bulan Mulai 2026, SKTP Terbit Otomatis Tanpa Usulan Dinas, Ini Tanggal Krusial yang Wajib Dipahami Guru

Fast Charging Samsung Masih Ketinggalan?

Selain kapasitas baterai, isu berikutnya yang ramai adalah kecepatan pengisian daya. Saat flagship China mulai rutin menawarkan charging kabel 80 watt atau lebih, bahkan wireless charging di kisaran 50 watt, Samsung disebut masih bertahan dengan standar yang sama seperti sebelumnya.

Disebutkan bahwa Samsung saat ini masih mengandalkan pengisian daya kabel 25 watt atau 45 watt, sementara pengisian nirkabel berada di angka sekitar 15 watt. Dengan standar seperti ini, menyebutnya “fast charging” pada era 2025 dinilai mulai terasa berlebihan, terutama jika dibandingkan kompetitor yang bisa mengisi baterai jauh lebih cepat.

Rumor 65W untuk S26 Ultra Disebut Tidak Terjadi

Sempat beredar spekulasi bahwa Samsung akan meningkatkan charging menjadi 65 watt di Galaxy S26 Ultra. Namun, bocoran terbaru menyebut hal itu tidak akan terjadi. Meski begitu, masih ada kemungkinan peningkatan kecil, misalnya naik menjadi 50 watt.

Namun, peningkatan tersebut tetap dinilai belum cukup untuk disebut “game changer”. Publik menilai Samsung masih cenderung konservatif dalam urusan charging, kemungkinan demi alasan keamanan, kontrol suhu, dan daya tahan baterai jangka panjang.

Baca Juga: Sensasi Gurih Alami Udang Windu Kukus dan Gurami Berbumbu, Sajian Seafood Berkelas untuk Pencinta Ikan

Tetap Akan Dipasarkan Sebagai “Galaxy Terbaik”

Terlepas dari kabar baterai dan charging yang kurang menggembirakan, Samsung diprediksi tetap akan memasarkan Galaxy S26 Ultra sebagai seri Ultra terbaik yang pernah dibuat saat peluncuran nanti. Apalagi, lini Ultra biasanya tetap unggul di sektor lain seperti layar, kamera, performa chipset, dan ekosistem.

Untuk saat ini, semua masih sebatas bocoran dan spekulasi. Namun, satu hal yang pasti: semakin dekat jadwal peluncuran kuartal pertama 2026, semakin banyak informasi baru yang akan bermunculan.

Publik kini tinggal menunggu apakah Samsung Galaxy S26 Ultra benar-benar membawa peningkatan signifikan, atau justru kembali hadir dengan upgrade tipis yang membuat pengguna harus berpikir ulang sebelum upgrade.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Galaxy S26 Ultra Indonesia #Samsung Galaxy S26 Ultra #Baterai Samsung Galaxy S26 Ultra