JAKARTA - Redmi Note 15 4G menjadi varian paling terjangkau di keluarga Redmi Note 15, tetapi justru memicu perdebatan karena lonjakan harga yang cukup terasa dibanding generasi sebelumnya. Dari transkrip video review yang Anda berikan, perangkat ini dibanderol di kisaran Rp2,5 jutaan sampai Rp3 jutaan lebih, atau naik sekitar Rp500 ribu dari model tahun lalu.
Xiaomi mencoba menahan efek kenaikan dengan merilis varian RAM lebih kecil sebagai “paket hemat”. Pertanyaannya, apakah kenaikan harga sekitar 20–25 persen ini sepadan dengan upgrade yang dibawa? Berikut ulasan lengkapnya dalam format artikel SEO.
Harga dan Varian Redmi Note 15 4G di Awal 2026
Redmi Note 15 4G hadir dengan beberapa konfigurasi memori, antara lain 6/128 GB, 8/128 GB, dan 8/256 GB. Varian 6/128 GB diposisikan sebagai entry agar harga pembuka terlihat lebih ramah. Varian tertinggi 8/256 GB sudah menembus kisaran 3 jutaan.
Ada nilai tambah dari sisi garansi. Unit resmi membawa garansi 15 bulan dan promo periode awal penjualan dengan tambahan garansi hingga total 24 bulan.
Baca Juga: Rekomendasi HP Rp2–3 Jutaan Terbaik 2026: Spek Tinggi, Baterai Jumbo, Gaming Lancar
Desain Glow Up, Lebih Tipis dan Terlihat Lebih Mahal
Perubahan paling terasa ada di desain. Redmi Note 15 4G kini tampil dengan bahasa desain yang sama dengan seri Pro. Modul kamera besar bergaya “kompor” memang memicu pro dan kontra, tetapi memberi kesan visual lebih premium.
Bodinya dibuat lebih tipis, di bawah 8 mm, dengan sisi melengkung depan belakang sehingga terasa lebih nyaman digenggam. Frame dan backdoor masih polikarbonat, namun finishing dibuat mengilap ala metal. Bezel layar juga terlihat lebih tipis dibanding generasi sebelumnya.
Fitur fisik yang tersedia meliputi stereo speaker, IR blaster, USB-C, dan SIM tray hybrid. Yang hilang justru jack headphone 3,5 mm yang sebelumnya masih ada di generasi lama.
Layar AMOLED 120Hz dan Fingerprint di Layar
Redmi Note 15 4G membawa layar 6,77 inci AMOLED Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Ini jadi salah satu peningkatan paling menarik di kelas harga 2–3 jutaan.
Layar sudah memakai in-display fingerprint dan diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak sangat tinggi. Secara visual, pengalaman menonton dan scrolling terasa jauh lebih nyaman dibanding panel LCD generasi lama.
Baca Juga: Rekomendasi HP Murah Spek Tinggi Rp2–3 Jutaan Terbaik Awal 2026
Performa Helio G100 Ultra, Aman untuk Harian dan Game Ringan
Chipset yang dipakai adalah Helio G100 Ultra, turunan dari keluarga G99/G100 yang sudah dikenal stabil untuk penggunaan harian.
Skor benchmark berada di kisaran 400–500 ribuan tergantung versi pengujian. Untuk pemakaian seperti media sosial, multitasking ringan, dan game populer dengan setelan grafis rendah hingga menengah masih tergolong aman. Game berat masih bisa jalan, tetapi tidak untuk mengejar frame rate tinggi.
Refresh rate layar 120 Hz belum selalu termanfaatkan penuh di game karena banyak judul masih terkunci di 60 fps.
Baterai 6000 mAh dan Fast Charging 33W
Upgrade penting lain ada di baterai. Kapasitasnya naik menjadi 6000 mAh, lebih besar 500 mAh dari generasi sebelumnya meski bodi lebih tipis.
Pengisian daya didukung fast charging 33W dan adaptor sudah termasuk di dalam kotak. Ada juga fitur reverse charging kabel hingga 15W untuk mengisi perangkat lain.
Baca Juga: Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik Awal 2026, Spek Allrounder Paling Worth It
Stereo Speaker dan Fitur Tambahan
Audio menjadi nilai plus karena sudah memakai stereo speaker dengan karakter suara cukup seimbang dan tidak mudah pecah di volume tinggi. Ponsel juga sudah mengantongi rating IP64 untuk tahan debu dan percikan air.
Sistem operasi memakai HyperOS 2 dan dijanjikan dukungan update OS hingga 4 tahun serta patch keamanan hingga 6 tahun, termasuk panjang di kelasnya.
Kamera 108MP Tajam di Foto, Lemah di Video
Kamera utama 108 MP mampu menghasilkan foto detail di kondisi cahaya cukup. Mode zoom digital hingga 3x masih terlihat layak di siang hari berkat resolusi tinggi.
Keterbatasan mulai terlihat saat low light dan terutama di perekaman video kamera belakang. Tidak adanya OIS maupun EIS membuat video mudah goyang. Kamera depan untuk video dinilai lebih stabil untuk kebutuhan vlog ringan dan video call.
Kesimpulan: Redmi Note 15 4G Masih Aman, Tapi Harga Terasa Naik
Dari analisis isi review, kenaikan harga Redmi Note 15 4G terutama “dibayar” oleh peningkatan desain, layar AMOLED 120Hz, baterai lebih besar, dan proteksi IP yang lebih baik. Peningkatan performa tidak terlalu besar, kamera video masih jadi titik lemah.
Jika dibandingkan dengan harga generasi lama, model sebelumnya memang terasa lebih value. Namun jika stok lama sudah sulit ditemukan, Redmi Note 15 4G tetap tergolong pilihan aman di kelas 2–3 jutaan untuk pemakaian harian.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya