TRENGGALEK NJENGGELEK– Pasar smartphone entry level di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai perangkat dengan spesifikasi menarik. Salah satu yang mencuri perhatian adalah OPPO A6, ponsel harga 1 jutaan yang menawarkan kombinasi desain premium, layar 120 Hz, serta baterai berkapasitas besar.
Meski dibanderol mulai sekitar Rp1,5 jutaan, OPPO A6 hadir dengan sejumlah fitur yang biasanya ditemukan pada smartphone kelas yang lebih tinggi. Mulai dari penggunaan chipset yang cukup stabil hingga penyimpanan berteknologi UFS yang membuat performa terasa lebih responsif.
Desain terlihat premium
Secara tampilan, OPPO A6 membawa desain yang cukup solid untuk smartphone entry level. Bodinya menggunakan material polikarbonat, namun finishing pada bagian belakang memberikan kesan premium seperti kaca.
Smartphone ini memiliki dimensi sekitar 166,6 mm x 78,5 mm dengan ketebalan 8,61 mm serta bobot sekitar 210 gram. Meski terasa agak berat, hal tersebut cukup wajar mengingat perangkat ini membawa baterai berkapasitas besar.
Perangkat ini juga sudah memiliki sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu serta percikan air ringan.
Layar besar dengan refresh rate 120 Hz
Di sektor layar, OPPO A6 menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,75 inci dengan resolusi HD Plus. Meski belum menggunakan resolusi Full HD, layar tersebut sudah mendukung refresh rate hingga 120 Hz.
Refresh rate adaptif memungkinkan layar beralih antara 60 Hz, 90 Hz, hingga 120 Hz sesuai kebutuhan penggunaan. Hal ini membuat navigasi terasa lebih mulus saat scrolling media sosial atau membuka berbagai aplikasi.
Tingkat kecerahan layarnya juga tergolong tinggi untuk kelas harga 1 jutaan dengan peak brightness hingga sekitar 1125 nits.
Performa cukup untuk aktivitas harian
Untuk dapur pacu, OPPO A6 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 685 yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 6 nm.
Chipset ini dipadukan dengan RAM 6 GB LPDDR4X serta penyimpanan internal 128 GB berteknologi UFS 2.2. Penggunaan UFS memberikan kecepatan baca dan tulis data yang lebih cepat dibanding eMMC yang biasanya digunakan pada smartphone murah.
Dalam pengujian benchmark, perangkat ini mampu mencetak skor sekitar 360 ribu poin pada AnTuTu Lite. Hasil tersebut menunjukkan performa yang cukup stabil untuk multitasking ringan hingga gaming kasual.
Beberapa game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dapat berjalan di sekitar 60 fps dengan pengaturan grafis menengah. Sementara PUBG Mobile berjalan pada pengaturan Smooth Ultra dengan frame rate sekitar 40 fps.
Kamera sederhana untuk kebutuhan dasar
Pada sektor fotografi, OPPO A6 membawa kamera utama 13 MP dengan aperture f/2.2 yang dilengkapi sensor tambahan monokrom.
Kamera tersebut mampu merekam video hingga resolusi 1080p 30 fps. Di bagian depan terdapat kamera selfie 5 MP yang juga mendukung perekaman video dengan resolusi yang sama.
Secara keseluruhan, kemampuan kameranya masih tergolong standar untuk smartphone kelas entry level.
Baterai besar 6500 mAh
Salah satu daya tarik utama OPPO A6 adalah baterai berkapasitas 6500 mAh. Kapasitas ini memungkinkan smartphone digunakan seharian bahkan lebih dalam penggunaan normal.
Dalam pengujian pemutaran video lokal, perangkat ini mampu bertahan hingga sekitar 24 jam. Sementara untuk streaming video selama satu jam, konsumsi baterainya hanya sekitar 5 persen.
Sayangnya, pengisian dayanya masih menggunakan charger 15 watt sehingga waktu pengisian dari 0 hingga penuh membutuhkan sekitar 2 jam 37 menit.
Cocok untuk pengguna pemula
Dengan harga yang relatif terjangkau, OPPO A6 cocok digunakan sebagai smartphone pertama bagi anak atau pengguna yang membutuhkan perangkat sederhana untuk komunikasi, media sosial, serta hiburan ringan.
Meski memiliki beberapa kekurangan seperti kamera yang masih sederhana dan tidak adanya NFC, perangkat ini tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang cukup nyaman berkat sistem operasi yang ringan serta performa yang stabil.
Editor : Cholifatun Nisak