RADAR TULUNGAGUNG - Tren HP 1 jutaan terbaik 2026 semakin menggeliat di awal tahun.
Jika dulu ponsel murah identik dengan spesifikasi seadanya, kini anggapan tersebut mulai terpatahkan.
Berbagai merek berlomba menghadirkan smartphone terjangkau dengan performa mumpuni, layar nyaman, hingga baterai jumbo.
Bagi pengguna yang mencari perangkat kedua, ponsel untuk orang tua, atau sekadar daily driver hemat, daftar HP 1 jutaan terbaik 2026 ini patut dilirik.
Menariknya, sebagian besar sudah mampu menjalankan aktivitas harian seperti media sosial, streaming, hingga gaming ringan tanpa kendala berarti.
Berikut ini rekomendasi lengkap HP 1 jutaan terbaik 2026 dengan harga Rp1 juta hingga Rp1,5 juta yang layak dipertimbangkan.
Samsung A07, Update Panjang dan Performa Stabil
Samsung A07 menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas entry-level.
Ponsel ini menawarkan layar 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz yang cukup mulus untuk scrolling.
Ditenagai chipset Helio G99, performanya tergolong stabil untuk kebutuhan harian hingga gaming menengah.
RAM tersedia hingga 8 GB dengan penyimpanan lega. Kamera utama 50 MP juga cukup mumpuni untuk dokumentasi sehari-hari.
Yang paling menonjol adalah dukungan update sistem hingga enam tahun, membuatnya unggul dari sisi investasi jangka panjang.
Poco C71, Layar 120 Hz di Harga Murah
Poco C71 hadir dengan layar 6,8 inci dan refresh rate 120 Hz, fitur yang jarang ditemui di kelas ini.
Chipset Unisoc T7250 dipadukan RAM 4 GB cukup untuk penggunaan ringan.
Baterai 5.200 mAh memastikan daya tahan seharian, meski pengisian daya masih 15 watt.
Infinix Smart 10 Series, Pilihan Variatif dan Baterai Awet
Infinix Smart 10 Series menawarkan banyak varian RAM hingga 8 GB.
Layarnya 6,67 inci dengan refresh rate 120 Hz, memberikan pengalaman visual yang nyaman.
Versi Smart 10 Plus dibekali baterai 6.000 mAh, cocok bagi pengguna yang butuh daya tahan ekstra.
Itel City 100, Murah tapi Niat
Itel City 100 tampil mengejutkan dengan RAM 8 GB dan storage 128 GB berbasis UFS 2.2. Layarnya 6,75 inci dengan refresh rate 90 Hz.
Baterai 5.200 mAh dan fitur bypass charging membuatnya ideal untuk penggunaan sambil bermain game.
IT S25, Layar AMOLED Jadi Daya Tarik
IT S25 menjadi salah satu yang menonjol berkat layar Super AMOLED 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz.
Kamera depan 32 MP juga jadi nilai tambah bagi pengguna yang gemar selfie atau membuat konten.
Motorola G06 Power, Rajanya Baterai
Motorola G06 Power membawa baterai jumbo 7.000 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya.
Dipadukan chipset Helio G81 Extreme, ponsel ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan tanpa sering mengisi ulang.
Oppo A6T, Seimbang di Semua Sektor
Oppo A6T hadir dengan Snapdragon 685 dan baterai 6.500 mAh. Layarnya juga sudah mendukung refresh rate 120 Hz.
Meski kamera tergolong standar, performa keseluruhan cukup stabil untuk penggunaan harian.
Inoi A7 5 Elegance, Turun Harga Jadi Menggiurkan
Awalnya dirilis di harga Rp2 jutaan, kini Inoi A7 5 Elegance turun ke kisaran Rp1,5 jutaan.
Spesifikasinya cukup tinggi dengan layar Full HD+ 120 Hz, chipset Helio G99, serta kamera 50 MP.
Realme P3 Lite 4G, Tahan Lama dengan Update OS
Realme P3 Lite 4G menawarkan update OS hingga tiga kali dan keamanan empat tahun.
Baca Juga: 10 HP Harga 2 Jutaan Terbaik Maret 2026: Sudah AMOLED, Baterai Jumbo, hingga 5G Murah!
Baterai 6.300 mAh dan fitur tambahan seperti NFC menjadikannya pilihan menarik untuk jangka panjang.
Itel A100C, Paling Simpel dan Hemat
Itel A100C cocok untuk pengguna yang butuh perangkat ringan. Mengusung Android 15 Go Edition, performanya tetap lancar untuk aplikasi dasar.
Baterai 5.000 mAh dan penggunaan USB Type-C jadi nilai plus.
Pilihan Menarik di Kelas Terjangkau
Dengan banyaknya pilihan HP 1 jutaan terbaik 2026, konsumen kini punya lebih banyak opsi sesuai kebutuhan.
Mulai dari performa, baterai besar, hingga layar berkualitas tinggi, semuanya bisa didapat tanpa harus merogoh kocek dalam.
Bagi pengguna dengan budget terbatas, deretan smartphone ini membuktikan bahwa harga murah tidak selalu berarti kualitas rendah.
Editor : Krisna Pambudi