Review Oppo A6 harga 1 jutaan 2026, bawa layar 120 Hz dan baterai 6500 mAh, tapi kamera masih basic.
RADAR TULUNGAGUNG - Review Oppo A6 harga 1 jutaan 2026 mulai ramai dibicarakan setelah brand ini merilis smartphone entry level dengan spesifikasi yang cukup menggoda. Dengan banderol mulai Rp 1,5 jutaan, Oppo mencoba menghadirkan kombinasi desain premium, baterai besar, dan performa stabil.
Menariknya, Oppo A6 harga 1 jutaan 2026 ini sudah dibekali layar 120 Hz dan storage UFS, yang jarang ditemukan di kelas entry level. Namun, apakah semua fiturnya sebanding dengan harga yang ditawarkan?
Berikut ulasan lengkap review Oppo A6 harga 1 jutaan 2026 dari berbagai aspek.
Dari sisi desain, Oppo A6 memberikan kesan solid dan premium. Meski menggunakan material polikarbonat, finishing bodinya terasa kokoh dan tidak terlihat seperti HP murah.
Smartphone ini memiliki dimensi cukup besar dengan bobot sekitar 210 gram. Sertifikasi IP64 juga menjadi nilai tambah, membuatnya tahan debu dan percikan air ringan.
Menariknya, desain layar sudah menggunakan punch hole, meninggalkan notch yang selama ini identik dengan HP murah.
Oppo A6 dibekali layar IPS 6,75 inci dengan resolusi HD Plus. Meski belum Full HD, refresh rate 120 Hz membuat pengalaman scrolling terasa lebih halus.
Tingkat kecerahan layar juga tergolong tinggi, bahkan mampu menembus hampir 1000 nits dalam kondisi tertentu. Hal ini membuat layar tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Untuk ukuran HP 1 jutaan, kualitas layar ini tergolong di atas ekspektasi.
Di sektor dapur pacu, Oppo A6 menggunakan Snapdragon 685 yang dipadukan dengan RAM 6 GB dan storage UFS 2.2.
Penggunaan storage UFS menjadi keunggulan tersendiri karena mampu meningkatkan kecepatan baca tulis data dibanding eMMC. Hasilnya, navigasi terasa lancar untuk penggunaan harian, termasuk multitasking dan aplikasi e-commerce.
Untuk gaming, performanya cukup untuk Mobile Legends di 60 fps, namun belum optimal untuk game berat seperti Genshin Impact.
Masuk ke sektor kamera, Oppo A6 mengusung kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP. Secara keseluruhan, kualitas foto tergolong standar untuk kelas entry level.
Kamera belum dilengkapi stabilisasi, baik OIS maupun EIS, sehingga hasil video masih terasa goyang. Perekaman video juga mentok di 1080p 30 fps.
Di kondisi low light, hasil foto cenderung gelap dan muncul noise. Kamera ini lebih cocok untuk kebutuhan dokumentasi sederhana.
Salah satu daya tarik utama Oppo A6 adalah baterai 6500 mAh. Kapasitas ini cukup besar untuk penggunaan seharian penuh, bahkan lebih.
Namun, kekurangannya ada pada kecepatan pengisian daya. Charger bawaan hanya 15 watt, sehingga butuh waktu lebih dari 2,5 jam untuk mengisi penuh baterai.
Meski daya tahan cukup baik, efisiensinya dinilai belum maksimal untuk ukuran baterai sebesar itu.
Oppo A6 masih memiliki beberapa keterbatasan, seperti belum adanya NFC, speaker masih mono, dan sensor gyroscope masih virtual.
Selain itu, kamera dan mikrofon masih tergolong basic, sehingga kurang cocok untuk kebutuhan konten kreator.
Namun, keunggulan seperti layar terang, performa stabil, desain premium, serta dukungan update software tetap menjadi nilai jual.
Secara keseluruhan, review Oppo A6 harga 1 jutaan 2026 menunjukkan bahwa perangkat ini cocok untuk pengguna pemula, seperti pelajar atau orang tua.
Dengan penggunaan yang ringan seperti komunikasi, media sosial, dan browsing, Oppo A6 sudah sangat memadai. Apalagi dengan antarmuka ColorOS yang dikenal mudah digunakan.
Meski ada beberapa kekurangan, smartphone ini tetap menarik di kelas entry level, terutama bagi pengguna yang mengutamakan desain dan kenyamanan penggunaan harian.
Editor : Manda Dwi Agustin