JAKARTA – Xiaomi 17 Pro menjadi sorotan setelah muncul dalam sebuah video unboxing yang memperlihatkan detail spesifikasi, harga, hingga pengalaman penggunaan awal. Smartphone flagship terbaru dari Xiaomi ini disebut-sebut sebagai salah satu HP dengan performa tinggi namun harga relatif “ramah” di kelasnya.
Dalam video tersebut, Xiaomi 17 Pro dibeli langsung dari China dengan harga sekitar 5.599 yuan atau jika dikonversi dan ditambah pajak serta bea cukai, totalnya berada di kisaran Rp12 jutaan. Angka ini membuatnya menarik, mengingat perangkat ini sudah dibekali chipset terbaru Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Kehadiran Xiaomi 17 Pro juga menarik perhatian karena strategi desain dan penamaannya yang dinilai “menyerempet” lini iPhone terbaru. Hal ini memicu perdebatan, namun di sisi lain dianggap sebagai strategi marketing cerdas untuk mendongkrak popularitas.
Harga dan Pajak Bikin Penasaran
Harga awal Xiaomi 17 Pro di China memang terlihat kompetitif. Namun, ketika masuk Indonesia, pengguna harus memperhitungkan biaya tambahan seperti bea cukai dan pajak IMEI.
Dalam pengalaman pembelian yang dibagikan, biaya tambahan mencapai sekitar Rp1,9 juta. Meski demikian, total harga yang masih berada di kisaran Rp12 jutaan tetap tergolong murah untuk ukuran flagship dengan spesifikasi tinggi.
Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan tax refund sekitar 9 persen, meski angka ini bisa berbeda tergantung kebijakan di lokasi pembelian.
Desain Premium dengan Sentuhan iPhone
Secara tampilan, Xiaomi 17 Pro membawa desain premium dengan frame aluminium dan finishing matte yang terasa solid saat digenggam. Bobotnya sekitar 192 gram dengan ketebalan 8 mm, masih tergolong nyaman untuk penggunaan harian.
Yang paling mencuri perhatian adalah desain kamera belakang dan tampilan antarmuka yang disebut-sebut mirip dengan iPhone terbaru. Bahkan, pengguna bisa mengatur wallpaper dan tampilan rear display agar terlihat seperti iPhone 17 Pro.
Meski menuai pro dan kontra, pendekatan ini dinilai efektif dari sisi marketing karena mampu menarik perhatian pasar, terutama generasi muda.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP Oppo 5G RAM 8/256 GB Jelang Lebaran 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan hingga Flagship!
Layar LTPO AMOLED 120Hz Super Terang
Di sektor layar, Xiaomi 17 Pro dibekali panel LTPO AMOLED berukuran 6,3 inci dengan resolusi 2,5K. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz serta tingkat kecerahan hingga 3.500 nits.
Fitur tambahan seperti HDR10+ dan Dolby Vision juga hadir, memberikan pengalaman visual yang tajam dan kaya warna. Bezel yang sangat tipis membuat rasio screen-to-body mendekati 90 persen.
Performa Kencang Snapdragon 8 Elite Gen 5
Salah satu daya tarik utama Xiaomi 17 Pro adalah penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan RAM 16 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1.
Dalam pengujian awal, skor AnTuTu mencapai sekitar 3,5 juta poin. Sementara Geekbench mencatat skor sekitar 3.600 untuk single-core dan 10.000 untuk multi-core.
Performa ini membuatnya sangat mumpuni untuk gaming berat seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile dengan setting grafis tinggi.
Kamera Leica 50 MP di Semua Lensa
Untuk sektor fotografi, Xiaomi 17 Pro dibekali tiga kamera belakang yang semuanya beresolusi 50 MP. Kamera ini merupakan hasil kolaborasi dengan Leica, menghasilkan warna khas yang lebih hidup.
Fitur video juga cukup lengkap, mulai dari perekaman 4K 60fps hingga dukungan Dolby Vision. Bahkan, tersedia opsi hingga 8K untuk kebutuhan tertentu.
Namun, perbedaan kualitas terlihat pada lensa ultrawide yang dianggap masih di bawah kamera utama.
Baterai Besar dan Fitur Lengkap
Dari sisi daya, Xiaomi 17 Pro membawa baterai 6.300 mAh berbasis silicon-carbon. Kapasitas ini cukup besar untuk ukuran smartphone 6,3 inci.
Pengisian daya didukung fast charging 100W, wireless charging 50W, serta reverse wireless charging 22,5W. Sayangnya, fitur bypass charging belum tersedia.
Kendala Versi China
Meski menarik, penggunaan Xiaomi 17 Pro versi China memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah tidak adanya layanan Google secara default.
Pengguna harus menginstal Google Play Store secara manual, termasuk mengganti keyboard agar lebih nyaman digunakan. Selain itu, fitur AI yang tersedia masih menggunakan sistem bawaan China, bukan layanan global seperti Gemini.
Layak Ditunggu Versi Resmi Indonesia
Secara keseluruhan, Xiaomi 17 Pro menawarkan kombinasi menarik antara performa tinggi, desain premium, dan harga kompetitif.
Namun, bagi pengguna di Indonesia, disarankan menunggu versi resmi agar mendapatkan pengalaman yang lebih optimal tanpa harus melakukan penyesuaian tambahan.
Jika masuk ke pasar Tanah Air dengan harga kompetitif, bukan tidak mungkin Xiaomi 17 Pro akan menjadi salah satu flagship killer paling menarik di tahun ini.
Editor : Divka Vance Yandriana