JAKARTA – Oppo Reno 15 5G hadir sebagai salah satu smartphone mid-range yang cukup mencuri perhatian di tahun 2026. Dengan banderol harga di kisaran Rp6–7 jutaan, perangkat ini menawarkan kombinasi desain premium, kamera mumpuni, serta performa yang efisien untuk penggunaan harian.
Dalam penggunaan selama lebih dari satu bulan sebagai daily driver, Oppo Reno 15 5G menunjukkan sejumlah keunggulan yang cukup menonjol, terutama di sektor kamera depan dan efisiensi daya. Meski demikian, ada beberapa catatan yang masih perlu diperbaiki pada generasi berikutnya.
Secara desain, Oppo Reno 15 5G tampil elegan dengan frame aluminium yang memberikan kesan flagship. Bobotnya terasa pas—tidak terlalu berat maupun ringan—sehingga nyaman digenggam tanpa casing. Bezel layar yang tipis dan simetris di keempat sisi juga menambah kesan premium, sesuatu yang kini mulai menjadi standar di kelas menengah.
Baca Juga: Kenapa Mobil Sedan Kurang Laku di Indonesia? Dulu Primadona, Kini Kalah dari SUV dan MPV
Namun, terdapat sedikit catatan pada bagian belakang, khususnya tulisan “AI Camera” yang dianggap mengganggu estetika. Jika dihilangkan, desainnya dinilai bisa tampil lebih minimalis dan bersih.
Kamera Selfie Ultrawide Jadi Nilai Jual Utama
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama. Oppo Reno 15 5G dibekali konfigurasi triple camera di belakang dengan sensor utama dan telefoto 50 MP, serta ultrawide 8 MP.
Meski kamera belakang tergolong solid dengan hasil foto tajam, detail, dan warna natural khas Oppo, peningkatan signifikan justru hadir di kamera depan. Smartphone ini kini mengusung kamera selfie 50 MP dengan lensa ultrawide hingga 100 derajat.
Hasilnya, foto selfie terasa lebih luas, tajam, dan tetap natural, bahkan dalam kondisi low light maupun backlight. Fitur autofocus pada kamera depan juga menjadi nilai tambah besar, terutama bagi pengguna yang gemar membuat konten vlog atau video review.
Untuk videografi, kamera utama, telefoto, dan selfie sudah mampu merekam hingga 4K 60 fps. Namun, stabilisasi pada mode ini masih kurang optimal saat digunakan sambil berjalan. Pengguna disarankan menggunakan 4K 30 fps untuk hasil video yang lebih stabil.
Performa Stabil dengan Efisiensi Tinggi
Dari sisi performa, Oppo Reno 15 5G ditenagai chipset Snapdragon 7 Gen 4. Secara angka, ini memang sedikit di bawah pendahulunya, namun menawarkan keunggulan dalam efisiensi daya dan suhu yang lebih stabil.
Dalam pengujian, skor AnTuTu mencapai sekitar 1,4 juta poin. Untuk gaming, performanya cukup solid—Mobile Legends mampu berjalan hingga 120 FPS dengan suhu tetap di kisaran 37 derajat Celsius, menandakan manajemen termal yang baik.
Sistem operasi berbasis ColorOS juga menjadi salah satu keunggulan. Antarmuka terasa halus dengan animasi yang smooth, didukung berbagai fitur AI seperti AI Portrait Glow, AI Search, hingga Private Safe untuk keamanan data.
Layar AMOLED dan Baterai Tahan Lama
Di sektor layar, perangkat ini mengusung panel AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120 Hz dan dukungan HDR untuk layanan seperti Netflix. Tampilan warna tergolong nyaman di mata, tidak berlebihan, dan cocok untuk konsumsi konten.
Daya tahan menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan baterai besar dan efisiensi chipset, smartphone ini mampu bertahan seharian penuh, bahkan hingga dua hari untuk penggunaan ringan. Screen-on-time berkisar 6–8 jam tergantung intensitas pemakaian.
Pengisian daya juga didukung fast charging 80W, memungkinkan pengisian yang cepat dan praktis.
Fitur Lengkap dan Dukungan Jangka Panjang
Oppo Reno 15 5G juga dilengkapi berbagai fitur modern seperti sertifikasi IP68/IP69, IR blaster, eSIM, hingga konektivitas lintas perangkat melalui OP Connect.
Dari sisi software, Oppo menjanjikan dukungan hingga 5 tahun update Android dan 6 tahun patch keamanan, menjadikannya salah satu yang terbaik di kelasnya.
Kesimpulan: All-Rounder yang Layak Dipertimbangkan
Secara keseluruhan, Oppo Reno 15 5G merupakan smartphone all-rounder yang menawarkan paket lengkap di kelas mid-range. Kamera selfie ultrawide menjadi pembeda utama, sementara performa yang adem dan baterai awet menambah nilai praktis untuk penggunaan harian.
Namun, beberapa kekurangan seperti kamera ultrawide belakang yang belum optimal serta stabilisasi video 4K 60 fps yang masih kurang perlu menjadi perhatian.
Dengan harga yang kompetitif, perangkat ini tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari smartphone stylish dengan kemampuan kamera dan daya tahan yang solid.
Editor : Divka Vance Yandriana