RADAR TULUNGAGUNG - Review Indomobil E-Motor Tirano menjadi sorotan setelah motor listrik bergaya adventure ini ramai diperbincangkan di kalangan pecinta otomotif.
Desainnya yang unik dan fitur modern membuat banyak orang penasaran dengan performanya di jalan.
Dalam review Indomobil E-Motor Tirano, motor ini pertama kali dilihat di showroom Indomobil E-Motor di Klaten.
Dari beberapa varian yang tersedia seperti Sprinto dan Adora, Tirano justru paling mencuri perhatian berkat tampilan gagahnya.
Motor ini mengusung konsep dual purpose yang mengingatkan pada Yamaha X-Ride maupun Honda ADV, namun dengan desain yang dinilai lebih proporsional dan modern.
Tidak hanya sekadar tampilan, Tirano juga dilengkapi crash guard serta rak barang yang benar-benar fungsional.
Desain Adventure dan Fungsionalitas Maksimal
Salah satu keunggulan utama dalam review Indomobil E-Motor Tirano adalah desainnya.
Motor ini memiliki rangka tambahan yang mampu membawa beban hingga 50 kg di bagian atas serta 30 kg di sisi kanan dan kiri.
Tidak sekadar aksesoris, seluruh bagian tersebut benar-benar dapat digunakan untuk membawa barang.
Hal ini menjadikan Tirano cocok untuk aktivitas harian hingga kebutuhan semi off road.
Pilihan warna yang mencapai delapan varian juga menjadi daya tarik tersendiri.
Empat di antaranya hadir dengan motif loreng ala militer yang memperkuat kesan adventure.
Fitur Canggih, Layar Touchscreen hingga Android Auto
Masuk ke sektor teknologi, review Indomobil E-Motor Tirano mengungkap fitur yang tergolong canggih di kelasnya.
Motor ini sudah menggunakan speedometer digital dengan layar touchscreen.
Menariknya, layar tersebut mendukung konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless.
Pengendara bisa mengakses navigasi, musik, hingga informasi kendaraan langsung dari dashboard.
Tak hanya itu, Tirano juga dilengkapi speaker internal. Meski suaranya kurang terdengar saat kecepatan tinggi, fitur ini tetap berguna sebagai penanda keberadaan motor listrik yang cenderung senyap, sehingga meningkatkan aspek keselamatan.
Performa dan Mode Berkendara
Dalam hal performa, review Indomobil E-Motor Tirano menunjukkan karakter yang cukup responsif.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport.
Pada mode Eco, kecepatan maksimal berada di kisaran 40 km/jam demi efisiensi baterai.
Mode Comfort mampu mencapai sekitar 60 km/jam, sementara mode Sport bisa menembus hingga 90 km/jam.
Akselerasinya terasa spontan khas motor listrik, terutama saat menggunakan mode Sport.
Namun, pengguna disarankan berhati-hati karena tenaga yang dihasilkan cukup agresif di kecepatan rendah.
Jarak Tempuh dan Kapasitas Baterai
Salah satu poin penting dalam review Indomobil E-Motor Tirano adalah daya jelajahnya.
Secara klaim, motor ini mampu menempuh hingga 110 km dalam sekali pengisian daya.
Namun dalam penggunaan normal, jarak tempuh realistis berada di kisaran 80 hingga 90 km, tergantung gaya berkendara.
Baterai berkapasitas sekitar 2,4 kWh ini dapat diisi penuh dalam waktu 3 hingga 4 jam.
Sayangnya, posisi port pengisian daya berada di dalam bagasi, sehingga pengguna harus membuka jok setiap kali ingin mengisi ulang.
Handling dan Kenyamanan Berkendara
Dari sisi handling, Tirano terasa ringan dan mudah dikendalikan, terutama saat digunakan di jalanan padat. Suspensinya cukup nyaman, meski tidak terlalu empuk.
Ban dual purpose memberikan grip yang baik saat melintasi jalan tidak rata.
Namun, sedikit getaran terasa di kecepatan rendah sebelum akhirnya stabil di kecepatan lebih tinggi.
Fitur tambahan seperti hill start assist, traction control, serta combi brake system turut meningkatkan keamanan berkendara.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, review Indomobil E-Motor Tirano menunjukkan bahwa motor ini merupakan salah satu pilihan motor listrik yang cukup matang di kelasnya.
Desain menarik, fitur lengkap, serta performa yang mendekati motor bensin menjadi nilai jual utama.
Bagi pengguna yang ingin beralih ke motor listrik tanpa kehilangan sensasi berkendara konvensional, Tirano bisa menjadi opsi yang patut dipertimbangkan.
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Ridwan Hanif