RADAR TULUNGAGUNG - Uji coba pengisian daya atau charging pada motor listrik Maka Cavalry menarik perhatian. Dalam pengujian sederhana selama satu jam, motor listrik ini menunjukkan peningkatan daya baterai yang cukup signifikan, sekaligus menguatkan klaim efisiensi yang diusung pabrikan.
Pengujian dimulai saat persentase baterai berada di angka 33 persen. Dengan menggunakan charger bawaan, proses charging berlangsung selama tepat satu jam. Hasilnya, kapasitas baterai meningkat hingga 11 persen. Angka ini cukup impresif untuk ukuran pengisian daya dalam waktu singkat.
Menariknya, Maka Cavalry tidak hanya menawarkan performa baterai, tetapi juga menghadirkan pengalaman charging yang informatif dan modern. Pengguna bisa memantau status pengisian daya dari berbagai titik indikator yang tersebar di motor.
Sistem Indikator Charging yang Informatif
Salah satu keunggulan Maka Cavalry terletak pada sistem indikator baterainya. Informasi status charging bisa dilihat melalui beberapa bagian, mulai dari panel speedometer, lampu indikator kecil di adaptor, hingga bar light yang terletak di dekat dek motor.
Bar light ini menjadi fitur paling menarik karena memberikan visualisasi langsung apakah baterai sudah penuh atau masih dalam proses pengisian. Pendekatan ini membuat pengguna lebih mudah memahami kondisi baterai tanpa harus terus-menerus mengecek panel utama.
Selain itu, desain soket charging juga cukup fungsional. Letaknya berada di bawah jok, tepat di samping area penyimpanan. Ada pula detail kecil berupa cekungan khusus yang berfungsi sebagai jalur kabel agar tidak terjepit saat jok ditutup. Meski terlihat sederhana, fitur ini menunjukkan perhatian pada kenyamanan dan keamanan pengguna.
Klaim Jarak Tempuh 20 Km per Jam Charging
Berdasarkan klaim dari pihak Maka, pengisian daya selama satu jam bisa memberikan tambahan jarak tempuh hingga 20 kilometer. Dengan hasil uji coba yang menunjukkan kenaikan 11 persen dalam satu jam, klaim tersebut terbilang cukup realistis, tergantung pada gaya berkendara dan kondisi jalan.
Motor listrik ini dibekali baterai berkapasitas 4 kWh, yang menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung efisiensi energi. Kapasitas tersebut memungkinkan Maka Cavalry digunakan untuk mobilitas harian dengan jarak tempuh yang cukup jauh.
Jarak Maksimal Tembus 160 Km
Dalam kondisi baterai penuh, Maka Cavalry diklaim mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu motor listrik dengan daya jelajah kompetitif di kelasnya.
Dengan jarak tersebut, pengguna tidak perlu terlalu sering melakukan pengisian daya, terutama untuk kebutuhan dalam kota. Hal ini tentu menjadi nilai tambah, mengingat salah satu kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik adalah soal jarak tempuh.
Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Daya Tarik
Secara keseluruhan, hasil uji charging Maka Cavalry menunjukkan bahwa motor listrik ini tidak hanya mengandalkan desain modern, tetapi juga efisiensi penggunaan energi. Pengisian daya yang relatif cepat, indikator yang informatif, serta jarak tempuh yang panjang menjadi kombinasi menarik bagi calon pengguna.
Baca Juga: VinFas Evo 2026 Heboh! Motor Listrik Jarak 262 Km Harga Rp11 Jutaan, Siap Guncang Dominasi Jepang
Di tengah tren kendaraan listrik yang terus berkembang, Maka Cavalry hadir sebagai salah satu opsi yang patut diperhitungkan. Terutama bagi mereka yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan performa yang tetap mumpuni untuk aktivitas sehari-hari.
Dengan berbagai fitur yang ditawarkan, motor listrik ini berpotensi menjadi pilihan populer di pasar Indonesia, khususnya di segmen commuter yang membutuhkan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina