RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik semakin populer di Indonesia, namun masih banyak yang mempertanyakan apakah kendaraan ini benar-benar irit atau hanya sekadar gimmick. Sebuah uji coba terbaru menggunakan motor listrik Alpha Servo mencoba menjawab keraguan tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan, dengan biaya perjalanan yang sangat rendah untuk jarak yang tidak sedikit.
Dalam pengujian ini, motor listrik Alpha Servo dengan harga di kisaran Rp30 jutaan digunakan untuk perjalanan sejauh 35 kilometer. Pengujian dilakukan dalam kondisi penggunaan normal, tanpa upaya khusus untuk menghemat energi. Pengendara menggunakan berbagai mode berkendara, mulai dari eco hingga sport, dengan gaya berkendara yang bervariasi, terkadang santai dan sesekali melaju kencang.
Perjalanan dimulai dengan kondisi baterai 100 persen dan trip meter di-reset ke nol. Rute yang ditempuh mengarah ke kawasan Pancoran untuk keperluan syuting proyek. Setelah sampai di lokasi, perjalanan dilanjutkan kembali menuju rumah dengan rute berbeda yang cenderung lebih padat karena bertepatan dengan jam pulang kerja. Kondisi lalu lintas yang lebih macet ini menjadi salah satu faktor penting dalam menguji efisiensi motor listrik tersebut di situasi nyata.
Konsumsi Listrik yang Mengejutkan
Setelah menyelesaikan perjalanan sejauh 35 km, motor listrik Alpha Servo langsung diisi ulang menggunakan alat pengukur KWH meter. Tujuannya untuk mengetahui secara pasti berapa besar konsumsi listrik yang dibutuhkan untuk mengisi kembali baterai hingga penuh.
Hasilnya, hanya dibutuhkan 1,79 kWh untuk mengisi baterai dari kondisi habis setelah perjalanan tersebut. Jika dikonversikan ke biaya listrik rumah tangga, total pengeluaran hanya sekitar Rp3.000. Angka ini tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan motor berbahan bakar bensin yang umumnya membutuhkan biaya lebih besar untuk jarak yang sama.
Jika dihitung lebih rinci, biaya per kilometer motor listrik Alpha Servo ini hanya sekitar Rp87. Ini menjadi salah satu bukti kuat bahwa motor listrik действительно menawarkan efisiensi biaya yang sangat tinggi dalam penggunaan sehari-hari.
Uji Nyata Tanpa Setting Hemat
Yang menarik, pengujian ini tidak dilakukan dengan gaya berkendara hemat energi. Pengendara secara sengaja tidak menahan diri untuk tetap menggunakan mode sport di beberapa kesempatan. Hal ini membuat hasil pengujian lebih realistis dan mencerminkan penggunaan harian pengguna motor pada umumnya.
Selain itu, kombinasi kondisi jalan yang lancar saat berangkat dan macet saat pulang memberikan gambaran lengkap mengenai performa efisiensi motor listrik dalam berbagai situasi. Bahkan dalam kondisi lalu lintas padat, konsumsi energi tetap tergolong sangat hemat.
Motor Listrik vs Motor Bensin
Jika dibandingkan dengan motor bensin konvensional, biaya Rp3.000 untuk 35 km jelas jauh lebih murah. Motor bensin rata-rata membutuhkan setidaknya 1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak sekitar 40-50 km, dengan harga bensin yang saat ini berada di kisaran Rp10.000 per liter atau lebih.
Dengan demikian, motor listrik seperti Alpha Servo bisa memangkas biaya operasional hingga lebih dari 70 persen. Ini belum termasuk biaya perawatan yang umumnya lebih rendah karena tidak memiliki banyak komponen bergerak seperti mesin pembakaran internal.
Apakah Ini yang Paling Irit?
Meski hasil ini sangat impresif, pertanyaan berikutnya adalah apakah ada motor lain yang bisa lebih irit dari angka Rp87 per kilometer. Jawabannya masih terbuka, tergantung pada kapasitas baterai, efisiensi motor, serta gaya berkendara masing-masing pengguna.
Namun, uji coba ini setidaknya membuktikan bahwa motor listrik bukan sekadar gimmick. Dengan teknologi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin efisiensi akan semakin meningkat di masa depan.
Bagi masyarakat yang mencari kendaraan harian dengan biaya operasional rendah, motor listrik seperti Alpha Servo bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Selain hemat, penggunaan motor listrik juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi dan lebih ramah lingkungan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina