RADAR TULUNGAGUNG - Uji penggunaan harian Polytron Fox 350 kembali menarik perhatian. Kali ini, motor listrik tersebut dites untuk kebutuhan pulang-pergi (PP) kantor tanpa pengisian ulang di siang hari. Hasilnya cukup mengejutkan, karena motor ini mampu menempuh jarak hingga 77 kilometer lebih dalam satu hari penggunaan.
Dalam pengujian ini, Polytron Fox 350 digunakan sejak pagi hari dengan kondisi baterai penuh 100 persen. Perjalanan dimulai dengan jarak awal sekitar 1,7 kilometer sebelum akhirnya digunakan untuk aktivitas kerja seperti biasa. Menariknya, pengguna sengaja tidak melakukan pengisian daya di kantor guna menguji ketahanan baterai secara realistis.
Memasuki siang hari sekitar pukul 12.17, kondisi baterai tercatat berada di angka 55 persen. Ini menjadi titik krusial, karena biasanya pengguna motor listrik akan mulai mempertimbangkan untuk mengisi ulang daya. Namun dalam pengujian ini, keputusan diambil untuk tetap melanjutkan tanpa charging, demi melihat kemampuan asli jarak tempuh Polytron Fox 350.
Uji Medan Berat, Baterai Sempat Tertekan
Dalam perjalanan, motor sempat melewati tanjakan cukup ekstrem yang menguras daya baterai lebih cepat. Bahkan, indikator sempat menunjukkan peringatan berwarna merah dan muncul kode error. Kondisi ini menunjukkan bahwa medan berat masih menjadi tantangan bagi motor listrik, terutama dalam hal konsumsi energi.
Meski demikian, motor tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan sistem kelistrikan dan manajemen baterai masih bekerja dengan baik meski sempat mengalami tekanan.
Pulang Kantor Tanpa Ngecas, Berani Coba?
Menjelang malam hari, perjalanan pulang dimulai dengan kondisi baterai sekitar 55 persen. Pengendara tetap menggunakan mode D sepanjang perjalanan, tanpa beralih ke mode S yang cenderung lebih boros energi.
Saat perjalanan berlangsung, baterai perlahan turun hingga menyentuh angka 23 persen. Kekhawatiran mulai muncul, apakah motor ini mampu sampai ke rumah tanpa kehabisan daya. Namun, Polytron Fox 350 tetap melaju hingga akhirnya mendekati tujuan dengan sisa baterai yang semakin menipis.
Mode D Terkunci dan Indikator Kedip
Ketika baterai turun hingga 22 persen, sistem otomatis mengunci motor di mode D. Mode S tidak lagi bisa digunakan demi menjaga efisiensi energi. Ini merupakan fitur umum pada motor listrik untuk memastikan sisa daya digunakan secara optimal.
Saat baterai menyentuh angka 10 persen, indikator mulai berkedip sebagai tanda peringatan. Pada titik ini, estimasi jarak tempuh juga berubah, menunjukkan sisa perjalanan sekitar 14 kilometer. Fitur ini membantu pengendara memperkirakan apakah masih aman melanjutkan perjalanan.
Sampai Rumah dengan Sisa Tipis
Akhirnya, perjalanan pun berhasil diselesaikan. Motor sampai di rumah dengan sisa baterai sekitar 3 persen. Total jarak tempuh yang tercatat mencapai 77,4 kilometer dalam satu hari tanpa pengisian ulang.
Hasil ini menjadi bukti bahwa Polytron Fox 350 mampu digunakan untuk aktivitas harian seperti commuting tanpa perlu khawatir kehabisan baterai di tengah jalan. Bahkan dengan kondisi jalan yang bervariasi, termasuk tanjakan, performanya tetap dapat diandalkan.
Cocok untuk Kebutuhan Harian
Dengan hasil ini, Polytron Fox 350 menunjukkan dirinya sebagai salah satu motor listrik yang layak dipertimbangkan untuk penggunaan sehari-hari. Jarak tempuh yang mampu menembus lebih dari 70 kilometer dalam sekali pakai menjadi nilai tambah, terutama bagi pekerja kantoran.
Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan gaya berkendara, kondisi jalan, serta kebiasaan pengisian baterai. Faktor-faktor tersebut sangat memengaruhi hasil akhir jarak tempuh.
Secara keseluruhan, tes ini memberikan gambaran nyata bahwa motor listrik bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah bisa menjadi kendaraan utama untuk aktivitas harian. Polytron Fox 350 pun membuktikan bahwa efisiensi dan performa bisa berjalan beriringan dalam satu paket kendaraan modern.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina