RADAR TULUNGAGUNG - POCO X8 Pro Max kembali jadi perbincangan di kalangan pecinta gadget. Smartphone di kelas Rp6 jutaan ini disebut sebagai “anomali” karena menawarkan performa yang jauh di atas rata-rata.
Bahkan, dalam pengujian terbaru, perangkat ini dicoba untuk menjalankan game PC kelas berat melalui emulator, termasuk GTA 5.
Hasilnya? Mengejutkan. POCO X8 Pro Max ternyata mampu menjalankan game tersebut, meski belum sepenuhnya mulus. Fakta ini semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu HP paling bertenaga di kelas harga menengah.
Sejak awal, POCO X8 Pro Max memang sudah mencuri perhatian. Pada pengujian sebelumnya, smartphone ini mampu menjalankan berbagai game mobile selama 30 menit tanpa kendala berarti, baik dari sisi performa maupun suhu. Tak hanya itu, daya tahan baterainya juga terbukti impresif.
Baca Juga: 7 HP Oppo 3 Jutaan Terbaik April 2026, Performa Ngebut, Kamera OIS, Desain Makin Premium!
Dalam penggunaan dari pukul 10.00 pagi hingga malam hari, baterainya masih menyisakan sekitar 36 persen. Dengan kapasitas besar mencapai 8.500 mAh, daya tahan ini bukan sekadar gimmick.
Uji Ekstrem: Main Game PC di HP
Pengujian terbaru membawa POCO X8 Pro Max ke level yang lebih ekstrem, yakni menjalankan game PC melalui emulator. Dengan bantuan aplikasi seperti GameHub, proses instalasi kini jauh lebih sederhana dibandingkan sebelumnya.
Pengguna tidak lagi perlu melakukan konfigurasi rumit. Cukup satu aplikasi, emulator sudah bisa berjalan dan bahkan terintegrasi dengan layanan seperti PC atau PlayStation.
Namun yang jadi sorotan utama adalah kemampuan hardware-nya. Dibekali chipset Dimensity 9500s, RAM 12 GB, dan penyimpanan 512 GB, smartphone ini mencatat skor AnTuTu hingga 2,5 juta poin.
Meski demikian, tidak semua game PC bisa dijalankan. Beberapa judul berat seperti Cyberpunk atau Resident Evil terbaru masih belum kompatibel, terutama karena perbedaan arsitektur GPU dibandingkan chipset Snapdragon.
Performa GTA 5: Bisa Jalan, Tapi Belum Sempurna
Dalam pengujian GTA 5, POCO X8 Pro Max menunjukkan performa yang cukup mengejutkan. Pada resolusi 800x600, game mampu berjalan di kisaran 30 FPS, meski sesekali turun hingga 11 FPS.
Sementara pada resolusi Full HD, performa rata-rata turun di bawah 30 FPS, bahkan bisa menyentuh 6 FPS di kondisi tertentu. Artinya, meski bisa dimainkan, pengalaman gaming belum sepenuhnya nyaman.
Baca Juga: 3 HP Oppo Rp3 Jutaan Terbaik, Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap Jadi Andalan!
Hal ini wajar mengingat emulator bekerja lebih berat. Smartphone tidak hanya menjalankan game, tetapi juga menerjemahkan instruksi dari arsitektur PC (x86) ke arsitektur ARM secara real-time.
Potensi Gantikan Handheld Gaming?
Meski belum sempurna, potensi POCO X8 Pro Max sebagai pengganti handheld gaming mulai terlihat. Salah satu keunggulan utamanya ada pada baterai.
Dalam pengujian 30 menit bermain GTA 5, baterai hanya berkurang 11 persen. Artinya, secara teori, pengguna bisa bermain hingga sekitar 4 jam—dua kali lebih lama dibandingkan sebagian besar handheld gaming.
Selain itu, layar smartphone yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz juga menjadi nilai tambah. Secara visual, perangkat ini sebenarnya sudah siap untuk pengalaman gaming yang lebih imersif.
Namun, tantangan terbesar masih ada di sektor suhu. Sistem pendingin smartphone masih kalah dibandingkan laptop atau handheld gaming. Dalam pengujian, bagian frame terasa cukup panas meski suhu belakang perangkat masih di kisaran 41 derajat Celsius.
Masa Depan Gaming di Smartphone
Perkembangan software dan hardware menjadi kunci utama. Saat ini, emulator sudah jauh lebih stabil dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika optimalisasi terus dilakukan, bukan tidak mungkin dalam 1–2 tahun ke depan smartphone bisa benar-benar menyaingi handheld gaming.
Baca Juga: 4 HP Oppo Rp3 Jutaan Terbaik, Desain Premium dan Performa Kencang Jadi Andalan!
Bahkan, perusahaan besar seperti Valve dikabarkan juga tengah mengembangkan teknologi translasi dari x86 ke ARM. Ini menunjukkan bahwa industri mulai melihat potensi besar di sektor ini.
Bagi produsen handheld gaming, kondisi ini bisa menjadi sinyal peringatan. Jika smartphone mampu menawarkan performa serupa dengan fleksibilitas lebih tinggi, pasar bisa berubah drastis.
Kesimpulannya, POCO X8 Pro Max membuktikan bahwa dengan harga Rp6 jutaan, pengguna sudah bisa merasakan performa mendekati gaming PC—meski belum sepenuhnya optimal. Jika tren ini berlanjut, masa depan gaming mobile bisa jadi jauh lebih menarik.
Editor : Manda Dwi Agustin