RADAR TULUNGAGUNG - Infinix Note 40 BMW Racing Edition kembali jadi sorotan setelah diuji performanya melalui serangkaian game berat.
Menariknya, hasil pengujian menunjukkan bahwa performa Infinix Note 40 BMW Racing Edition tidak berbeda dengan versi regulernya, terutama dari sisi chipset yang masih mengandalkan Helio G99.
Sejak awal pengujian, Infinix Note 40 BMW Racing Edition langsung diuji dengan berbagai skenario ekstrem, mulai dari gaming nonstop hingga penggunaan fitur bypass charge.
Tujuannya jelas, untuk mengetahui apakah performa tetap stabil tanpa overheat seperti klaim pemasaran.
Secara spesifikasi, perangkat ini dibekali RAM 8 GB dan memori internal 256 GB UFS 2.2 tanpa slot tambahan. Sistem operasi yang digunakan adalah XOS 14 berbasis Android 14.
Pada pengujian pertama, game Call of Duty Warzone dijalankan dengan setting very low dan FPS medium.
Di 10 menit awal, performa masih tergolong playable dengan rata-rata 34 FPS.
Namun, memasuki menit ke-20, FPS mulai tidak stabil bahkan turun hingga 16 FPS. Rata-rata FPS akhirnya berada di angka 26 FPS.
Performa Gaming Beragam, Ada yang Stabil Ada yang Drop
Masuk ke PUBG Mobile, performa terlihat lebih menjanjikan. Dengan setting smooth ultra, FPS relatif stabil di angka 40 FPS. Saat pertempuran intens, FPS sempat turun ke 28 FPS, tetapi masih tergolong nyaman dimainkan.
Game Free Fire Max menjadi salah satu yang paling optimal. Dengan setting rata kanan, FPS mampu mencapai 74–77 FPS tanpa kendala berarti. Ini menunjukkan bahwa Infinix Note 40 BMW Racing Edition masih sangat mumpuni untuk game populer.
Sementara itu, Modern Warships memberikan hasil rata-rata 48 FPS pada setting tinggi. Visual terlihat memukau, meski tidak mencapai 120 FPS seperti yang diatur.
Pada eFootball 2025, performa cukup stabil di 50 FPS. Namun, terdapat penurunan FPS saat replay gol hingga 20–30 FPS. Meski begitu, gameplay utama tetap lancar.
Game Berat Jadi Tantangan Serius
Ujian sesungguhnya datang dari game berat seperti Wuthering Waves. Pada setting low 60 FPS, performa terasa berat dengan FPS sering turun ke belasan saat pertempuran. Bahkan saat diturunkan ke 30 FPS, performa masih belum stabil.
Sebaliknya, Genshin Impact masih bisa dijalankan dengan cukup baik. Saat eksplorasi, FPS berada di sekitar 40 FPS, sementara saat pertempuran turun ke kisaran 30 FPS. Rata-rata keseluruhan mencapai 42 FPS.
Total Screen On Time (SOT) untuk gaming dari 100% hingga 13% baterai mencapai sekitar 5 jam. Angka ini tergolong standar, meski masih kalah dibandingkan kompetitor dengan baterai lebih besar.
Fitur Bypass Charge Jadi Andalan
Salah satu fitur unggulan yang diuji adalah bypass charge. Saat digunakan pada Mobile Legends, sistem otomatis mengunci FPS di 60 untuk menjaga stabilitas.
Baca Juga: 7 HP Kamera OIS Murah Terbaik 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan Tapi Hasil Video Super Stabil!
Hasilnya cukup impresif. Dalam satu match selama 26 menit, FPS stabil di angka 58–60 FPS. Suhu perangkat juga tetap adem di kisaran 34 derajat Celsius.
Fitur ini memungkinkan arus listrik langsung dialirkan ke prosesor tanpa mengisi baterai, sehingga mengurangi panas berlebih. Namun, pengguna tetap disarankan berhati-hati karena penggunaan sambil charging berisiko merusak kabel atau port.
Pengisian Cepat dan Kesimpulan
Untuk pengisian daya, teknologi fast charging 45W mampu mengisi baterai dari 30% ke 100% dalam waktu sekitar 45 menit. Suhu saat charging juga terjaga di angka 29 derajat Celsius.
Secara keseluruhan, Infinix Note 40 BMW Racing Edition masih layak disebut sebagai HP gaming di kelasnya. Game populer seperti PUBG Mobile, Free Fire, dan Mobile Legends dapat dimainkan dengan nyaman.
Namun, untuk game berat seperti Wuthering Waves, performanya masih terbatas. Dengan harga yang kompetitif, perangkat ini tetap menjadi pilihan menarik bagi gamer kasual hingga semi serius.
Editor : Krisna Pambudi