JAKARTA - Redmi Note 13 5G kembali jadi sorotan di pasar smartphone kelas menengah setelah mendapat ulasan positif dari kanal YouTube GadgetIn. Smartphone 5G besutan Xiaomi itu dinilai punya keseimbangan menarik antara performa, layar, dan daya tahan baterai, meski masih menyisakan beberapa kekurangan yang cukup mengganggu.
Dalam review terbarunya, GadgetIn bahkan secara tegas menyarankan pengguna untuk memilih varian 5G dibanding versi 4G. Alasannya sederhana, pasar HP Rp2-3 jutaan saat ini sudah terlalu padat dengan smartphone 4G berperforma tinggi seperti POCO M6 Pro, lini Infinix, hingga Tecno.
Keyword utama “Redmi Note 13 5G” pun dianggap masih punya daya tarik kuat karena dukungan jaringan generasi terbaru mulai semakin luas di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.
Redmi Note 13 5G Andalkan Jaringan Kencang
Di segmen harga Rp3 jutaan, pilihan HP 5G memang belum terlalu banyak. Karena itu, Redmi Note 13 5G punya posisi yang cukup unik. Smartphone ini dibekali chipset MediaTek Dimensity 6080, RAM 8GB, dan memori internal 256GB UFS 2.2.
Untuk kebutuhan gaming, performanya terbilang cukup stabil. Mobile Legends bisa berjalan mulus di 60fps tanpa frame drop, walaupun belum mendukung mode 90fps. Sementara PUBG Mobile masih mentok di 40fps.
Meski begitu, performa chipset dianggap sebenarnya masih punya potensi lebih besar. GadgetIn menilai Xiaomi terlalu bermain aman dalam optimalisasi software.
“Genshin Impact saja bisa jalan di 40fps, jadi sebenarnya chipset ini masih kuat,” demikian ulasan dalam video tersebut.
Sayangnya, Redmi Note 13 5G masih menggunakan Android 13 saat dirilis. Xiaomi juga hanya menjanjikan pembaruan hingga Android 15, yang dinilai cukup pendek dibanding kompetitor premium.
Layar AMOLED Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu kekuatan terbesar Redmi Note 13 5G ada di sektor layar. Smartphone ini memakai panel AMOLED 6,67 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1000 nits.
Bezel tipis simetris membuat tampilannya terlihat premium, bahkan untuk kelas harga menengah. Proteksi Corning Gorilla Glass 5 juga menjadi nilai tambah.
Baca Juga: Gunungan Sampah di TPS Bago Tulungagung Dibersihkan, DLH Turunkan Dua Truk dan Libatkan Warga
Kombinasi layar AMOLED dan dukungan 5G inilah yang membuat Redmi Note 13 5G tetap menarik dibanding rival di kelas harga serupa.
Sebagai perbandingan, Tecno memang menawarkan HP 5G lebih murah dengan chipset sama, namun masih memakai panel IPS dengan brightness lebih rendah.
Desain Premium, Tapi Speaker Jadi Sorotan
Secara desain, Redmi Note 13 5G tampil cukup elegan meski materialnya masih dominan plastik. Bagian belakang memakai finishing matte dengan modul kamera mengilap yang mengingatkan pada desain flagship Xiaomi beberapa tahun lalu.
Fitur lain seperti IR Blaster, headphone jack, fingerprint di tombol power, hingga port USB Type-C juga masih dipertahankan.
Namun ada satu kekurangan yang cukup disorot, yakni penggunaan speaker mono. Di saat banyak pesaing sudah memakai speaker stereo, Xiaomi justru menghadirkan audio mono pada Redmi Note 13 5G.
Ironisnya, varian Redmi Note 13 4G yang lebih murah justru sudah memakai speaker stereo.
Selain itu, mesin getar atau vibration motor juga dianggap masih terasa murahan sehingga mengurangi kesan premium perangkat.
Baterai Awet dan Kamera Cukup Oke
Untuk daya tahan, Redmi Note 13 5G dibekali baterai 5.000 mAh yang cukup hemat. Bermain Mobile Legends selama 30 menit hanya menghabiskan sekitar 7 persen baterai. Suhu perangkat juga stabil di kisaran 40-41 derajat Celsius.
Pengisian daya didukung fast charging 33W. Dalam 30 menit baterai bisa terisi 51 persen dan penuh dalam waktu sekitar satu jam lebih sedikit.
Sementara di sektor kamera, Redmi Note 13 5G membawa kamera utama 108MP dan ultrawide 8MP. Hasil fotonya dinilai cukup baik, meski warna khas Xiaomi di kelas menengah masih terlihat agak kusam dan kurang vibrant.
Kamera ultrawide juga disebut mengalami penurunan kualitas cukup jauh dibanding kamera utama.
Secara keseluruhan, Redmi Note 13 5G dianggap cocok bagi pengguna yang memang membutuhkan jaringan 5G dengan paket fitur yang seimbang. Namun jika tidak membutuhkan 5G, persaingan di kelas HP 4G Rp2 jutaan dinilai jauh lebih menarik.
Baca Juga: Langgar Marka Jalan, Bus Harapan Jaya Adu Banteng dengan Truk di Jembatan Ngujang Tulungagung
Editor : Dyah Wulandari