RADAR TULUNGAGUNG – Review United TX3000 menjadi perbincangan menarik di kalangan pecinta motor listrik.
Motor ini menawarkan performa tinggi dengan torsi besar, namun memiliki beberapa hal unik yang perlu dipahami pengguna.
Salah satu yang paling disorot dalam review United TX3000 adalah proses pengisian daya baterainya.
Tidak seperti motor listrik lain, charger pada motor ini tidak memiliki indikator on/off yang jelas.
Pengguna harus memahami “trik” khusus agar proses charging berjalan normal.
Setelah charger dinyalakan dan terhubung ke listrik, suara kipas akan terdengar, lalu pengguna harus segera mencolokkan ke motor saat lampu indikator berkedip merah.
Jika terlambat, pengisian daya bisa gagal masuk ke baterai. Hal ini membuat proses charging terasa cukup rumit bagi pengguna baru.
Sistem Keamanan Canggih, Tapi Sedikit Merepotkan
Dalam review United TX3000, fitur keamanan juga menjadi sorotan. Motor ini menggunakan remote sebagai kunci utama untuk mengaktifkan atau mematikan kendaraan.
Pengguna harus menekan tombol unlock terlebih dahulu sebelum menyalakan motor. Jika terlambat beberapa detik, sistem otomatis akan kembali terkunci.
Meski terkesan merepotkan, sistem ini dinilai sangat aman. Bahkan, saat motor dalam kondisi parkir, sedikit pergerakan saja bisa memicu alarm sebagai bentuk perlindungan dari pencurian.
Performa Torsi Besar Jadi Andalan
Salah satu keunggulan utama dalam review United TX3000 adalah performanya. Motor ini dibekali tenaga 60 volt 3000 watt dengan torsi mencapai 145 Nm.
Angka ini tergolong besar, bahkan melampaui beberapa mobil bermesin kecil. Torsi besar ini membuat motor sangat kuat saat menghadapi tanjakan.
Pengujian di jalan menanjak menunjukkan bahwa motor tetap mampu melaju, bahkan saat berhenti di tengah tanjakan. Dengan mode 3, tenaga terasa paling maksimal.
Motor ini juga diklaim cocok digunakan di daerah pegunungan. Akselerasi memang tidak langsung agresif, namun tenaga akan terasa stabil setelah ditarik perlahan.
Mode Berkendara dan Akselerasi
Motor listrik ini memiliki tiga mode berkendara. Mode 1 cenderung lambat, mode 2 cukup responsif, dan mode 3 menjadi pilihan terbaik untuk performa maksimal.
Dalam penggunaan di jalan raya, mode 3 dinilai paling nyaman. Akselerasi terasa lebih cepat dan responsif dibandingkan mode lainnya.
Namun, saat mendekati kecepatan tinggi seperti 80-90 km/jam, tarikan motor mulai terasa melambat. Meski begitu, untuk kecepatan 60 km/jam, motor ini bisa mencapainya dengan mudah.
Handling dan Suspensi
Dari sisi kenyamanan, review United TX3000 menunjukkan bahwa suspensinya cenderung agak keras. Meski begitu, masih dalam batas toleransi dan tetap nyaman digunakan.
Saat melewati jalan berlubang atau kasar, motor masih terasa stabil. Handling juga cukup baik, terutama saat bermanuver di jalanan ramai.
Desainnya yang compact membuat motor ini mudah dikendalikan, bahkan saat digunakan di jalan sempit atau padat kendaraan.
Konsumsi Baterai dan Jarak Tempuh
Dalam pengujian, motor digunakan untuk perjalanan sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit.
Baterai yang awalnya berada di kisaran 97-98 persen, berkurang menjadi sekitar 75 persen saat sampai tujuan. Artinya, konsumsi baterai sekitar 22-23 persen untuk jarak tersebut.
Efisiensi ini tergolong cukup baik untuk penggunaan harian, terutama untuk kebutuhan commuting.
Harga dan Segmentasi Pasar
Motor listrik ini dibanderol sekitar Rp49,9 juta. Harga tersebut menempatkannya di segmen menengah ke atas.
Dalam review United TX3000, motor ini dinilai bukan untuk semua kalangan. Target utamanya adalah pengguna yang menginginkan kendaraan praktis tanpa harus antre BBM.
Motor ini cocok untuk pekerja kantoran yang membutuhkan kendaraan harian efisien dan bertenaga.
Secara keseluruhan, United TX3000 menawarkan performa yang impresif dengan fitur keamanan canggih. Namun, beberapa aspek seperti sistem charging dan detail kecil masih perlu penyempurnaan.
Editor : Krisna Pambudi