RADAR TULUNGAGUNG – Pasar motor listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain lama dengan wajah baru.
Minerva kini bangkit lewat lini Minerva Elektron M1 yang menawarkan konsep berbeda dibanding motor listrik kebanyakan.
Setelah sempat vakum cukup lama, Minerva kembali hadir di 2022 dengan membawa teknologi elektrifikasi.
Motor listrik Minerva Elektron M1 langsung mencuri perhatian karena mengusung sistem swap baterai yang praktis dan cepat.
Keunggulan utama Minerva Elektron M1 ada pada teknologi baterainya yang menggunakan sistem dari Swap Energi Indonesia.
Dengan metode ini, pengguna tidak perlu lagi menunggu lama saat mengisi daya.
Proses penukaran baterai bahkan diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 9 detik.
Cukup datang ke stasiun penukaran, cabut baterai lama, dan pasang yang baru, motor sudah bisa langsung digunakan kembali.
Desain Mirip Skutik Populer
Secara tampilan, Minerva Elektron M1 terlihat familiar. Desainnya sekilas mirip dengan beberapa skutik listrik yang sudah beredar di Indonesia, terutama pada bagian bodi depan dan lampu.
Lampu utama sudah menggunakan LED dengan tambahan DRL di sisi kanan dan kiri. Sementara bagian roda menggunakan pelek ring 12 dengan desain yang mengingatkan pada motor skutik populer.
Di sektor kaki-kaki, suspensi depan memakai model teleskopik, sedangkan belakang sudah menggunakan dual shockbreaker. Sistem pengereman juga cukup menarik karena sudah mengusung cakram depan dan belakang dengan teknologi CBS.
Fitur Digital dan Terhubung Aplikasi
Masuk ke bagian fitur, Minerva Elektron M1 sudah dibekali panel instrumen digital. Informasi yang ditampilkan meliputi kecepatan, indikator baterai, jarak tempuh, hingga status motor.
Menariknya, motor ini juga terkoneksi dengan aplikasi. Pengguna wajib memiliki token untuk mengoperasikan kendaraan. Tanpa token, motor tidak bisa digunakan meski dalam kondisi siap.
Lewat aplikasi tersebut, pengguna bisa memantau sisa baterai, lokasi motor, hingga riwayat perjalanan. Bahkan, motor bisa dimatikan dari jarak jauh sebagai fitur keamanan tambahan.
Performa Cukup untuk Harian
Minerva Elektron M1 dibekali motor penggerak tipe hub dengan tenaga 1.500 watt. Kecepatan maksimalnya mencapai sekitar 60 km/jam, cukup untuk kebutuhan mobilitas dalam kota.
Torsi yang dihasilkan cukup besar di putaran awal, membuat akselerasi terasa responsif saat pertama kali digas. Namun seperti motor listrik pada umumnya, tenaga akan terasa lebih stabil di kecepatan menengah.
Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai sekitar 60 kilometer. Angka ini cukup ideal untuk penggunaan harian seperti ke kantor atau aktivitas dalam kota.
Harga Murah, Jadi Daya Tarik
Salah satu faktor paling menarik dari Minerva Elektron M1 adalah harganya. Motor listrik ini dibanderol sekitar Rp16,5 juta (OTR), menjadikannya salah satu yang paling terjangkau di kelasnya.
Dengan harga tersebut, pengguna juga tidak perlu khawatir soal umur baterai. Sistem swap membuat baterai bukan lagi milik pribadi, sehingga tidak perlu mengganti baterai mahal di kemudian hari.
Namun, pengguna tetap harus rutin mengisi token untuk bisa menggunakan layanan swap baterai. Ini menjadi sistem biaya operasional yang berbeda dibanding motor konvensional.
Masih Terbatas di Kota Besar
Meski menawarkan banyak keunggulan, penggunaan Minerva Elektron M1 saat ini masih terbatas. Infrastruktur swap baterai dari Swap Energi Indonesia baru tersedia di wilayah tertentu seperti Jakarta dan sekitarnya.
Hal ini tentu menjadi pertimbangan bagi calon pengguna di daerah. Tanpa stasiun swap, pengguna harus mengisi daya secara manual yang mengurangi kepraktisan sistem ini.
Secara keseluruhan, Minerva Elektron M1 bisa menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke motor listrik dengan harga terjangkau dan teknologi modern.
Editor : Krisna Pambudi