RADAR TULUNGAGUNG- Charge Maleo S menjadi sorotan baru di segmen motor listrik Indonesia setelah hadir dengan berbagai peningkatan signifikan yang membuatnya semakin ramah digunakan untuk kebutuhan ojek online (ojol) dan mobilitas harian. Dibanding versi sebelumnya, Charge Maleo S membawa sejumlah pembaruan penting yang berfokus pada kenyamanan, performa, hingga efisiensi penggunaan di lapangan.
Sejak awal, Charge Maleo S memang sudah dikenal sebagai motor listrik utilitarian yang banyak digunakan untuk keperluan transportasi barang maupun penumpang. Namun versi terbaru ini disebut mengalami “introspeksi diri” lewat berbagai perbaikan berdasarkan masukan pengguna, terutama dari para pengemudi ojol yang menjadi pengguna utama kendaraan ini di jalanan perkotaan.
Salah satu perubahan paling mencolok pada Charge Maleo S adalah sektor ergonomi, terutama bagian jok yang kini dibuat lebih panjang dan menyatu (single piece). Jika sebelumnya jok dipisah antara pengendara dan penumpang, kini desain baru ini membuat posisi duduk jauh lebih nyaman, baik untuk pengendara maupun penumpang. Jok yang lebih empuk dan fleksibel ini dinilai meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam perjalanan jarak dekat maupun jauh.
Desain Utilitarian yang Tetap Kompak
Secara tampilan, Charge Maleo S masih mempertahankan desain skutik listrik bergaya Eropa yang mengedepankan fungsi utilitas. Motor ini dirancang untuk kebutuhan angkut barang maupun orang, sehingga sering digunakan oleh ojol maupun pelaku usaha kecil seperti pengantar makanan dan logistik ringan.
Lampu pada Charge Maleo S sudah menggunakan full LED, mulai dari headlamp, sein, hingga stoplamp. Desain lampu depan dibuat modern dengan bentuk prisma yang memberikan kesan futuristik. Di sisi lain, motor ini juga sudah bekerja sama dengan ekosistem teknologi otomotif yang membuat kualitasnya semakin terjamin di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Performa Lebih Responsif dan Kuat
Dari sisi performa, Charge Maleo S mengalami peningkatan signifikan pada respons motor listriknya. Jika versi sebelumnya dianggap lambat pada tarikan awal, kini versi terbaru ini jauh lebih responsif dan “nendang”. Perubahan ini membuat akselerasi terasa lebih halus namun tetap bertenaga, baik pada mode Eco, Normal, maupun Sport.
Selain itu, kemampuan menanjak Charge Maleo S juga meningkat dari sebelumnya sekitar 15 derajat menjadi 20 hingga 25 derajat. Hal ini membuat motor lebih andal digunakan di berbagai kondisi jalan, termasuk area berbukit atau tanjakan perkotaan.
Baterai Fast Charging dan Jarak Tempuh Lebih Jauh
Salah satu upgrade penting pada Charge Maleo S adalah sistem pengisian daya yang kini sudah mendukung fast charging. Jika sebelumnya waktu pengisian mencapai sekitar 5 jam, kini proses pengisian menjadi jauh lebih cepat sehingga sangat menguntungkan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi seperti ojol.
Untuk jarak tempuh, motor ini mampu menempuh hingga 150 km dengan dua baterai. Sementara jika hanya menggunakan satu baterai, jarak tempuhnya sekitar 75 km. Kombinasi ini membuat Charge Maleo S menjadi salah satu motor listrik yang cukup kompetitif di kelasnya.
Fitur Lengkap untuk Kebutuhan Harian
Charge Maleo S juga dibekali berbagai fitur tambahan seperti regenerative braking (reger braking), suspensi yang sudah diperbarui, serta preload dan rebound yang lebih nyaman untuk penggunaan harian. Sistem pengereman sudah menggunakan disc brake di depan dan belakang dengan CBS (Combined Braking System) yang meningkatkan keamanan saat berkendara.
Motor ini juga memiliki fitur reverse atau mundur yang sangat membantu saat parkir di area sempit. Selain itu, panel instrumen digital menampilkan informasi lengkap seperti kecepatan, kapasitas baterai, mode berkendara, hingga suhu sekitar motor.
Ergonomi Nyaman untuk Ojol dan Harian
Dari sisi kenyamanan, Charge Maleo S dirancang agar tetap nyaman digunakan dalam kondisi stop-and-go di perkotaan. Posisi stang lebar, jok empuk, serta suspensi yang lebih lembut membuat pengalaman berkendara terasa stabil. Bahkan saat digunakan berboncengan, motor ini masih memberikan kenyamanan yang baik.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Charge Maleo S adalah evolusi penting dari motor listrik utilitarian di Indonesia. Dengan peningkatan pada jok, performa motor, kemampuan tanjakan, hingga sistem fast charging, motor ini semakin cocok digunakan sebagai kendaraan operasional harian, terutama bagi pengemudi ojol.
Editor : Cholifatun Nisak