Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik Swap Baterai Viral! Tanpa Charge, Bisa Tahan 60 Km, Tapi Ini Fakta Kelebihan dan Kekurangannya

Cholifatun Nisak • Senin, 4 Mei 2026 | 20:54 WIB
Motor listrik swap baterai tanpa charge, bisa tukar baterai cepat, jarak 60 km, praktis tapi cocok untuk jarak dekat.
Motor listrik swap baterai tanpa charge, bisa tukar baterai cepat, jarak 60 km, praktis tapi cocok untuk jarak dekat.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Tren kendaraan ramah lingkungan kembali menjadi sorotan setelah munculnya review motor listrik swap baterai tanpa charge yang menawarkan konsep unik: pengguna tidak perlu lagi mengisi daya secara manual, melainkan cukup menukar baterai di titik khusus.

Dalam video yang beredar, motor listrik swap baterai tanpa charge ini diperkenalkan sebagai produk lokal Indonesia dengan desain minimalis, futuristik, dan pilihan warna yang cukup beragam seperti lemon, vanilla, bubble gum, hingga mint. Tampilan ini membuatnya terlihat lebih stylish dibanding motor listrik konvensional.

Konsep motor listrik swap baterai tanpa charge ini menarik perhatian karena menghilangkan salah satu masalah utama kendaraan listrik, yaitu waktu pengisian daya yang lama. Pengguna cukup datang ke stasiun swap, mengganti baterai kosong dengan yang penuh, dan langsung bisa melanjutkan perjalanan.

Desain Futuristik dan Fitur Modern

Motor listrik ini mengusung desain compact namun tetap kokoh. Lampu sudah full LED, baik headlamp maupun sein, serta speedometer digital yang menampilkan informasi lengkap seperti kecepatan dan status baterai.

Selain itu, terdapat berbagai tombol modern seperti mode lampu jauh-dekat, klakson, hingga mode mundur yang memudahkan saat parkir. Fitur ini menjadi nilai tambah karena jarang ditemukan pada motor listrik di kelasnya.

Performa dan Kecepatan

Dari sisi performa, motor listrik swap baterai tanpa charge ini dibekali tiga mode kecepatan: Eco, Normal, dan Sport. Kecepatan maksimalnya mencapai sekitar 60 km/jam, cukup untuk kebutuhan mobilitas dalam kota.

Motor ini juga menggunakan dinamo 1500 watt yang diklaim mampu membawa beban hingga sekitar 150 kg. Akselerasi awalnya disebut halus dan nyaman dibanding beberapa motor listrik lain di kelasnya.

Baca Juga: Review Rakata NX8: Desain Retro Futuristik Bikin Jatuh Hati, Tapi Rem Terlalu Pakem dan Suspensi Lembek Jadi Sorotan

Sistem Swap Baterai: Tanpa Isi Daya

Keunggulan utama motor ini terletak pada sistem swap baterai. Pengguna tidak perlu menunggu charging, cukup menukar baterai di lebih dari 1.000 titik swap yang tersedia dan terus bertambah di Indonesia.

Prosesnya cukup sederhana: baterai dimasukkan ke slot, lalu sistem otomatis menggantinya dengan baterai penuh. Satu baterai diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 km.

Menariknya, sistem ini tidak memerlukan biaya bulanan tambahan dan diklaim gratis untuk penukaran baterai, sehingga menjadi daya tarik utama bagi pengguna.

Kenyamanan dan Fitur Tambahan

Motor ini juga dilengkapi USB port untuk pengisian daya gadget, ruang penyimpanan yang cukup luas, serta jok tebal dan lebar yang nyaman untuk perjalanan jauh.

Ban tubeless dengan ukuran 12 inci serta rem cakram depan-belakang menambah rasa aman saat berkendara. Fitur ini membuatnya cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

Tes Tanjakan dan Ketahanan

Dalam uji ketahanan, motor listrik swap baterai tanpa charge ini diuji pada medan tanjakan dengan kondisi boncengan maupun sendiri. Hasilnya, motor tetap mampu melaju stabil tanpa kendala berarti.

Pengujian tersebut membuktikan bahwa motor ini masih cukup kuat digunakan di medan menanjak, meski tetap lebih ideal untuk penggunaan dalam kota.

Kesimpulan

Konsep motor listrik swap baterai tanpa charge ini menawarkan solusi praktis bagi pengguna yang tidak ingin repot mengisi daya. Sistem swap menjadi keunggulan utama yang membuatnya berbeda dari motor listrik lain di pasaran.

Namun, keterbatasan jarak per baterai yang hanya sekitar 60 km membuatnya lebih cocok untuk mobilitas jarak dekat. Meski begitu, dari sisi inovasi, motor ini menjadi salah satu langkah menarik dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Rakata NX8 Tantang Kawasaki Z e-1: Harga Cuma Rp54 Juta, Fitur ABS, Jarak 120 Km—Motor Lokal Ini Bikin Kaget!

Editor : Cholifatun Nisak
#review motor listrik murah #motor listrik 60 km #motor listrik swap baterai #motor listrik tanpa charge #motor listrik indonesia