RADAR TULUNGAGUNG- Vivo V50 resmi hadir sebagai penerus seri sebelumnya dengan membawa sejumlah perubahan yang terbilang minor. Dalam ulasan terbaru, Vivo V50 disebut lebih sebagai “facelift” dibandingkan peningkatan besar-besaran, meski tetap menawarkan pengalaman yang solid di kelas menengah premium.
Kehadiran Vivo V50 melanjutkan kesuksesan pendahulunya yang dikenal sebagai salah satu smartphone paling aman di rentang harga Rp6–8 jutaan. Dengan pendekatan penyegaran desain dan sedikit peningkatan fitur, Vivo mencoba menjaga kualitas tanpa banyak risiko.
Desain Lebih Segar, Tetap Tangguh
Secara tampilan, Vivo V50 membawa perubahan pada varian warna baru seperti Harmony Red, Solid Black, dan Blissful Purple. Desain kamera juga diperbarui dengan ukuran Aura Light yang lebih besar untuk pencahayaan tambahan saat fotografi.
Material yang digunakan masih serupa dengan generasi sebelumnya, yakni frame polikarbonat dan bodi belakang kaca. Dari sisi ketahanan, Vivo V50 tetap mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, membuatnya tahan air bahkan terhadap semprotan bertekanan tinggi.
Layar Berubah, Resolusi Justru Turun
Perubahan cukup signifikan terlihat pada bagian layar. Vivo V50 kini menggunakan desain layar 2.5D atau rounded edge yang lebih datar dibandingkan generasi sebelumnya yang full curved.
Meski tetap mengusung panel AMOLED 6,77 inci dengan refresh rate 120Hz dan dukungan HDR10+, resolusi layar justru diturunkan menjadi Full HD+. Penurunan ini membuat kerapatan piksel berkurang sekitar 15 persen dibanding generasi sebelumnya yang sudah 1.5K.
Namun, sebagai kompensasi, Vivo menyematkan perlindungan Diamond Shield Glass yang diklaim 50 persen lebih tahan terhadap benturan.
Kamera Tetap Andalan dengan Zeiss
Di sektor kamera, Vivo V50 masih mempertahankan konfigurasi kamera ganda 50 MP hasil kolaborasi dengan Zeiss. Kualitas foto dinilai tetap konsisten dengan warna tajam dan detail tinggi.
Mode vivid menjadi favorit karena menghasilkan warna lebih hidup, sementara mode Zeiss natural memberikan hasil yang lebih realistis. Kamera ultrawide juga tetap solid dengan konsistensi warna yang baik.
Untuk video, baik kamera depan maupun belakang sudah mendukung perekaman 4K 30 fps. Namun, stabilisasi terbaik hanya bisa didapat pada resolusi 1080p.
Performa Stabil, Baterai Lebih Besar
Dari sisi performa, Vivo V50 masih mengandalkan chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan sampai 512 GB. Performa ini cukup stabil untuk gaming seperti Mobile Legends hingga PUBG Mobile.
Namun, peningkatan paling terasa ada di sektor baterai. Kapasitasnya kini menjadi 6000 mAh, naik dari sebelumnya 5500 mAh. Daya tahan pun cukup impresif, dengan konsumsi baterai yang relatif hemat saat digunakan untuk streaming maupun gaming.
Pengisian daya juga tetap cepat berkat dukungan fast charging 90 watt, yang mampu mengisi baterai hingga penuh dalam waktu kurang dari satu jam.
Fitur AI dan Sistem Terbaru
Vivo V50 sudah menjalankan Funtouch OS 15 berbasis Android 15. Sejumlah fitur AI turut disematkan, seperti AI Eraser untuk menghapus objek pada foto, AI Transcript Assist, hingga Circle to Search dari Google.
Fitur-fitur ini semakin melengkapi pengalaman pengguna, terutama bagi mereka yang aktif dalam produktivitas digital.
Editor : Fadhilah Salsa Bella