Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Samsung Galaxy A56 Masih Worth It? Setahun Berlalu, Harga Turun tapi Fitur dan Kamera Tetap Jadi Andalan!

Novica Satya Nadianti • Senin, 4 Mei 2026 | 23:21 WIB
Samsung Galaxy A56 masih worth it? Simak review setahun pemakaian, mulai dari kamera, performa, hingga baterai yang masih solid!(pinterest.com)
Samsung Galaxy A56 masih worth it? Simak review setahun pemakaian, mulai dari kamera, performa, hingga baterai yang masih solid!(pinterest.com)

 
JAKARTA - Samsung Galaxy A56 masih worth it menjadi pertanyaan banyak calon pembeli setelah satu tahun sejak peluncurannya. Awalnya, ponsel ini sempat menuai kritik karena dibanderol di kisaran Rp6 jutaan untuk varian 8/128 GB. Namun, seiring waktu, Samsung Galaxy A56 justru mencatat penjualan tinggi dan kini tetap diminati di tengah kenaikan harga smartphone secara umum.

Dalam satu tahun terakhir, Samsung Galaxy A56 menunjukkan bahwa kekuatan utamanya tidak hanya terletak pada spesifikasi, tetapi juga pada dukungan software. Mengusung antarmuka One UI, ponsel ini menawarkan pengalaman penggunaan yang stabil, ringan, dan minim kendala. Bahkan dengan RAM 8 GB, performanya masih terasa lancar untuk aktivitas sehari-hari seperti multitasking dan membuka aplikasi dari latar belakang.

Keunggulan lain dari Samsung Galaxy A56 adalah dukungan update software yang konsisten. Perangkat ini telah mendapatkan pembaruan hingga Android 16 dengan One UI 8, dan masih memiliki jaminan update panjang ke depan. Hal ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di kelas menengah.

Baca Juga: Yadea G6 Motor Listrik Flagship Bikin Kagum, Desain Sporty Futuristik dan Fitur Lengkap Ini Jadi Alasan Layak Dibeli!

Performa Stabil, Cocok untuk Harian

Ditenagai chipset Exynos 1580, Samsung Galaxy A56 memang bukan yang paling kencang di kelasnya. Namun, optimalisasi software membuat performanya tetap responsif. Aktivitas seperti media sosial, editing ringan, hingga bermain game populer seperti Mobile Legends masih dapat dijalankan dengan baik.

Meski begitu, ada sedikit catatan pada refresh rate yang belum mendukung 120 FPS di beberapa game. Hal ini menjadi kekurangan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman gaming maksimal.

Kamera Masih Jadi Andalan

Sektor kamera menjadi salah satu kekuatan utama Samsung Galaxy A56. Kamera utamanya mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, warna vivid namun tetap natural, serta dynamic range yang baik. Bahkan untuk pengguna awam, hasil foto sudah terlihat bagus tanpa perlu pengaturan tambahan.

Baca Juga: Yadea G6 Motor Listrik Premium Bikin Geger, Desain Futuristik Red Dot Award dan Fitur Canggih Ini Jadi Sorotan!

Perekaman video juga patut diapresiasi. Samsung Galaxy A56 mampu merekam hingga resolusi 4K 30 fps dengan stabilisasi yang baik di semua lensa. Fitur ini membuatnya unggul dibandingkan banyak pesaing di kelas harga yang sama.

Namun, absennya lensa telefoto menjadi kekurangan yang cukup terasa, terutama bagi pengguna yang gemar fotografi jarak jauh. Digital zoom yang tersedia dinilai kurang maksimal.

Baterai Awet dan Charging Cepat

Samsung Galaxy A56 dibekali baterai 5.000 mAh yang masih relevan untuk penggunaan saat ini. Dalam pemakaian normal dengan koneksi data seluler, ponsel ini mampu bertahan hingga 6 jam screen-on-time. Untuk penggunaan dengan gaming, daya tahannya berkisar 5 jam.

Baca Juga: Yamaha Aerox A Motor Listrik Gegerkan Pasar: Tenaga 12,7 HP, Torsi 48 Nm, Desain Sporty Tanpa Asap!

Keunggulan lain terletak pada fitur fast charging 45 watt, yang bahkan lebih cepat dibandingkan beberapa seri flagship Samsung sebelumnya yang masih menggunakan 25 watt.

Fitur Tambahan dan Konektivitas

Menariknya, Samsung Galaxy A56 juga sudah mendukung fitur Samsung DeX secara wireless, meskipun penggunaannya sedikit tersembunyi di pengaturan. Fitur ini memungkinkan ponsel terhubung ke layar lebih besar seperti PC atau laptop, memberikan pengalaman layaknya desktop.

Dari sisi konektivitas, performa sinyal dinilai stabil baik di dalam ruangan seperti basement maupun di jalan. Kecepatan download dan upload juga tergolong kencang untuk kebutuhan harian.

Baca Juga: Yamaha EC-05: Motor Listrik Kolaborasi Yamaha, Performa Gesit dan Cocok Buat Perkotaan

Build Quality Masih Solid

Setelah satu tahun penggunaan, kualitas fisik Samsung Galaxy A56 tetap terjaga. Bodi tidak mengalami perubahan warna, cat tidak mengelupas, dan layar masih responsif tanpa masalah seperti green line atau shadow.

Hal ini menunjukkan bahwa build quality ponsel ini cukup baik dan tahan untuk penggunaan jangka panjang.

Kesimpulan: Masih Layak Dibeli

Di tengah kenaikan harga smartphone, Samsung Galaxy A56 masih worth it untuk dibeli. Dengan performa yang stabil, kamera unggulan, baterai awet, serta dukungan software panjang, ponsel ini menjadi pilihan menarik di kelas menengah.

Baca Juga: Yamaha EC-06 Motor Listrik Terbaru: Jarak Tempuh 160 Km, Tenaga 6,7 kW dan Fitur Pintar Modern

Meski memiliki beberapa kekurangan seperti tidak adanya lensa telefoto dan refresh rate gaming terbatas, kelebihan yang ditawarkan masih mampu menutupinya. Bagi pengguna yang mencari smartphone andal untuk jangka panjang, Samsung Galaxy A56 tetap layak dipertimbangkan.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Samsung Galaxy A56 #review Samsung A56 #HP Samsung midrange #harga Samsung A56 #spesifikasi Samsung A56