Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Uji Ketahanan Motor Listrik Alpha Servo dari Bogor ke Bandung, Tanjakan Puncak Dilibas Sisa Baterai Masih 13 Persen

Muhamad Ahsanul Wildan • Selasa, 5 Mei 2026 | 14:12 WIB
Uji ketahanan motor listrik Alpha Servo dari Bogor ke Bandung, tanjakan Puncak tetap aman. (Ilustrasi Gemini AI)
Uji ketahanan motor listrik Alpha Servo dari Bogor ke Bandung, tanjakan Puncak tetap aman. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik semakin sering diuji untuk perjalanan antarkota.

Salah satunya dilakukan dalam touring Bogor menuju Kabupaten Bandung menggunakan motor listrik Alpha Servo generasi awal dengan spesifikasi standar dua baterai.

Uji ketahanan motor listrik Alpha Servo ini menarik perhatian karena kendaraan yang digunakan belum mendukung teknologi fast charging atau boost charge seperti model terbaru.

Meski demikian, motor listrik tersebut tetap mampu menyelesaikan perjalanan sejauh lebih dari 133 kilometer dengan hanya dua kali pengisian baterai.

Touring dimulai dari Kota Bogor pada dini hari. Rider membawa beban tambahan berupa top box dan barang bawaan sekitar 5 hingga 7 kilogram, sementara berat badan pengendara sekitar 85 kilogram.

Rute perjalanan terbilang menantang karena melewati jalur pegunungan Puncak-Cianjur yang dipenuhi tanjakan panjang dan tikungan.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil eMotor QT Meluncur di IIMS 2026, Desain Stylish dengan Fitur Canggih dan Harga Rp15 Jutaan

Konsumsi Baterai Cepat di Jalur Menanjak

Pada awal perjalanan menuju Gadog dan kawasan Puncak, konsumsi baterai terlihat cukup besar.

Setelah menempuh sekitar 20 kilometer, sisa baterai turun hingga sekitar 66 persen.

Hal itu terjadi karena motor terus bekerja di jalur menanjak dari Bogor menuju kawasan Puncak Pass.

Meski begitu, temperatur baterai dan dinamo masih tergolong aman. Suhu baterai tercatat berada di kisaran 37 hingga 43 derajat Celsius.

Rider kemudian memutuskan berhenti di kawasan Cisarua untuk melakukan pengisian daya pertama sekaligus mengecek fasilitas charging station Alpha yang baru tersedia di jalur tersebut.

Charging station berada di Alfamart Cisarua dan mampu mengalirkan daya hingga sekitar 15 ampere. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pengisian standar rumahan yang rata-rata hanya 10 sampai 12 ampere.

“Lumayan ada peningkatan dibanding charging di rumah,” ungkap rider saat melakukan pengisian baterai.

Jalur Turunan Jadi Keuntungan Motor Listrik

Selepas Puncak Pass menuju Cianjur, kondisi jalan berubah menjadi turunan panjang.

Situasi ini menjadi keuntungan bagi motor listrik karena fitur regenerative braking bekerja optimal.

Teknologi regenerative braking memungkinkan motor menghasilkan energi listrik kembali saat pengereman atau deselerasi.

Dalam perjalanan tersebut, sistem regenerative braking sempat menambah daya hingga sekitar 8 ampere saat melewati turunan.

Efisiensi ini membantu menjaga sisa baterai tetap stabil meski sebelumnya terkuras cukup banyak di jalur tanjakan.

Sesampainya di Cianjur, rider kembali melakukan charging kedua di Alfamart Sadewa. Charging station di lokasi tersebut memiliki kapasitas lebih besar yakni 3 kW.

Namun rider menilai fasilitas pendukung di lokasi charging masih perlu ditingkatkan karena belum tersedia area duduk yang nyaman bagi pengguna motor listrik.

Sisa Baterai 13 Persen Saat Tiba di Bandung

Setelah baterai kembali penuh di Cianjur, rider melanjutkan perjalanan menuju Bandung tanpa pengisian tambahan.

Saat tiba di kawasan Padalarang, motor masih menyisakan sekitar 45 persen baterai dengan total perjalanan mencapai 105 kilometer.

Kondisi suhu dinamo sempat meningkat hingga 69 derajat Celsius akibat tanjakan menuju Cipatat.

Namun performa motor tetap stabil dan tidak mengalami kendala berarti.

Perjalanan berlanjut melewati Cimahi hingga masuk Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

Ketika memasuki kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, total perjalanan tercatat mencapai 133,2 kilometer dengan sisa baterai sekitar 13 persen.

Hasil touring ini menunjukkan motor listrik Alpha Servo generasi lama masih cukup mampu digunakan untuk perjalanan antarkota, asalkan didukung perencanaan charging yang tepat.

Selain itu, bertambahnya charging station motor listrik di jalur wisata dan antarkota juga mulai memberikan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil eMotor QT Meluncur di IIMS 2026, Desain Stylish dengan Fitur Canggih dan Harga Rp15 Jutaan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#touring motor listrik #motor listrik alpha servo #Bogor Bandung #regenerative braking #charging station motor listrik