RADAR TULUNGAGUNG- Itel P65 kembali menarik perhatian pasar smartphone entry-level di Indonesia karena membawa paket fitur yang tidak lazim di kelas harga sejutaan. Itel P65 dipasarkan dengan harga promo sekitar Rp1,5 juta untuk unit awal, kemudian Rp1,7 juta untuk harga normal, lengkap dengan berbagai bonus menarik yang membuatnya tampak “berlebihan” untuk segmen low budget.
Kehadiran Itel P65 langsung mencuri perhatian karena menawarkan spesifikasi yang biasanya hanya ditemukan di kelas lebih tinggi. Mulai dari layar 120 Hz, RAM hingga 8 GB (dengan klaim ekspansi hingga 16 GB), hingga penyimpanan UFS 128 GB, smartphone ini mencoba mengubah persepsi bahwa HP murah harus serba terbatas.
Dalam pengujian awal, Itel P65 menunjukkan pendekatan agresif dari sisi fitur. Meski tetap memiliki kompromi seperti resolusi layar 720p dan kamera yang sederhana, perangkat ini tetap menyasar pengguna yang menginginkan performa harian stabil dengan harga terjangkau.
Harga dan Bundling Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu hal paling mencolok dari Itel P65 adalah strategi penjualannya. Selain harga yang kompetitif, konsumen juga berkesempatan mendapatkan bonus seperti TWS, smartwatch, hingga charging case yang berfungsi sebagai powerbank tambahan.
Charging case tersebut diklaim memiliki kapasitas sekitar 2400 mAh, meski secara real capacity diperkirakan lebih rendah. Aksesori ini dirancang untuk membantu pengisian daya darurat, meski menambah bobot perangkat saat digunakan.
Desain Tipis dengan Sentuhan Premium
Dari sisi desain, Itel P65 hadir dengan bodi yang cukup tipis, hanya sekitar 7,65 mm. Desain ini menjadi salah satu nilai jual utama karena terasa lebih nyaman digenggam dibandingkan beberapa kompetitor di kelas harga yang sama.
Material bodi terlihat cukup modern dengan finishing glossy dan elemen desain yang menyerupai smartphone kelas menengah. Namun bobot total bisa meningkat signifikan jika menggunakan charging case tambahan, yang membuat perangkat terasa lebih berat saat dibawa harian.
Spesifikasi Itel P65
Dari sisi dapur pacu, Itel P65 dibekali chipset Unisoc T615 yang mengalami peningkatan kecil dibanding generasi sebelumnya. Smartphone ini juga menjalankan Android 14 dengan antarmuka ringan dan fitur tambahan seperti dynamic bar, Flex Button, serta AI assistant sederhana.
Beberapa spesifikasi utama Itel P65 meliputi:
-
Layar IPS 6,7 inci, 120 Hz, resolusi 720p
-
RAM 6 GB / 8 GB + virtual RAM hingga 16 GB
-
Storage 128 GB UFS
-
Baterai 5000 mAh dengan fast charging 18W
-
Kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP
-
Jaringan 4G tanpa NFC
Performa Gaming Masih Layak
Untuk kebutuhan gaming, Itel P65 masih mampu menjalankan Mobile Legends dengan pengaturan grafis tinggi dan frame rate stabil. Pada beberapa pengujian, performanya berada di kisaran 60 FPS dengan pengalaman yang cukup mulus untuk kelas harga sejutaan.
Namun pada game berat seperti Genshin Impact, performa hanya berada di kisaran 30–35 FPS dengan setting rendah. Meski tidak ideal untuk gaming berat, hasil ini masih tergolong wajar untuk smartphone di kelas entry-level.
Kamera Jadi Titik Lemah
Salah satu catatan utama dari Itel P65 adalah sektor kamera. Hasil foto cenderung kurang tajam dengan dynamic range terbatas. Warna terlihat agak kusam, terutama pada kondisi indoor atau pencahayaan kurang optimal.
Meski kamera 50 MP terkesan menjanjikan di atas kertas, hasil akhirnya tidak bisa disandingkan dengan kompetitor di kelas harga yang sama yang menawarkan hasil foto lebih konsisten.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Itel P65 menawarkan paket yang cukup menarik di segmen smartphone sejutaan. Keunggulan ada pada layar 120 Hz, penyimpanan UFS, RAM besar, serta bonus aksesori yang tidak biasa.
Namun, pengguna tetap harus memahami kompromi yang ada, terutama pada kualitas kamera, resolusi layar, dan absennya fitur seperti NFC. Itel P65 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan performa harian, desain modern, dan value for money dibanding kualitas fotografi.
Editor : Cholifatun Nisak