RADAR TULUNGAGUNG- Yadea T9 Milan kembali menjadi sorotan setelah seorang pengguna membagikan pengalaman pemakaian selama dua tahun penuh. Dalam ulasan panjang tersebut, motor listrik Yadea T9 Milan digunakan untuk kebutuhan harian seperti bekerja, mengantar anak sekolah, hingga aktivitas ke pasar dengan intensitas tinggi setiap hari.
Pengguna mengungkapkan bahwa motor listrik ini telah menempuh jarak sekitar 40 hingga 50 kilometer per hari tanpa henti. Selama dua tahun penggunaan, sejumlah komponen mengalami penggantian seperti baterai, ban, kampas rem, hingga sarung jok. Meski begitu, Yadea T9 Milan tetap dinilai masih layak digunakan sebagai kendaraan operasional harian di dalam kota.
Perawatan dan Penggantian Komponen di Yadea T9 Milan
Selama pemakaian, komponen paling sering diganti adalah kampas rem belakang yang sudah dua kali mengalami keausan. Menurut pengguna, kampas rem motor listrik ini tergolong cepat habis, meski harganya relatif murah sekitar Rp25.000–Rp30.000 per set.
Selain itu, ban belakang juga diganti karena cepat botak. Ban bawaan pabrik diganti dengan merek FDR berukuran lebih tebal, yaitu 100/90 dari sebelumnya 100/80. Perubahan ini justru memberikan kenyamanan lebih saat melewati jalan berlubang karena daya redam meningkat.
Sementara itu, baterai Yadea T9 Milan sempat diklaim garansi sebelum usia dua tahun. Menariknya, baterai lama sebenarnya masih dalam kondisi baik, namun pengguna memilih penggantian untuk memaksimalkan garansi resmi.
Ketahanan dan Masalah Teknis
Dari sisi ketahanan, Yadea T9 Milan dinilai cukup tangguh. Motor ini masih dapat berfungsi meski sempat menerobos banjir hingga bagian bawah bodi terendam. Namun, pada awal pemakaian sempat terjadi gangguan pada sakelar lampu dan klakson akibat air, yang kemudian diperbaiki dengan sealant di bengkel resmi.
Masalah lain muncul pada indikator baterai yang dinilai tidak akurat. Indikator tidak langsung turun secara proporsional, sehingga pengguna perlu mengandalkan pengalaman penggunaan untuk memperkirakan sisa daya.
Selain itu, bagian shockbreaker disebut mudah berkarat dan menimbulkan bunyi. Beberapa bagian bahkan mengalami kerusakan ring akibat korosi, sehingga disarankan untuk dilakukan pengecatan ulang atau pelapisan pelindung tambahan.
Performa Harian dan Baterai Yadea T9 Milan
Untuk kebutuhan harian, Yadea T9 Milan masih dianggap sangat fungsional. Dengan jarak tempuh harian 40–50 km, motor ini harus diisi ulang setiap malam sekitar 3 jam. Pengguna juga menekankan pentingnya tidak meninggalkan motor saat pengisian daya demi alasan keamanan.
Dari sisi performa, motor ini memiliki kecepatan maksimum sekitar 65 km/jam dengan torsi yang cukup kuat untuk penggunaan dalam kota. Sistem pengereman sudah menggunakan double cakram yang dinilai membantu menahan bobot motor yang cukup berat akibat baterai besar.
Kelebihan dan Kekurangan Yadea T9 Milan
Beberapa keunggulan Yadea T9 Milan antara lain hemat biaya operasional karena tidak membutuhkan bensin, deck yang luas untuk membawa barang, serta fitur keyless yang praktis. Lampu LED juga cukup terang untuk penggunaan malam hari.
Namun, motor ini juga memiliki kekurangan seperti ketahanan komponen tertentu yang perlu perawatan rutin, indikator baterai yang kurang akurat, serta ketidakcocokan untuk perjalanan jauh atau touring.
Secara keseluruhan, Yadea T9 Milan dinilai masih sangat layak sebagai motor listrik harian di perkotaan. Dengan catatan pengguna harus siap melakukan perawatan berkala agar performanya tetap optimal.
Editor : Cholifatun Nisak